Meriah, Masyarakat Sambut Gelar Pahlawan Nasional Sultan Baabullah dengan Berjalan Kaki

TERNATE, Beritamalut.co – Piagam gelar dan plakat Sultan Baabullah Datu Syah sebagai Pahlawan Nasional yang dianugerahkan Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, pada 10 November 2020 lalu tiba di Ternate, Sabtu (14/11/2020).

Gelar tersebut disambut penuh kegembiraan oleh ratusan masyarakat Kota Ternate.

Mulai dari Forkopimda Maluku Utara, Kota Ternate, Perangkat adat Kesultanan Ternate, adat Kesultanan Ternate bahkan dari Kesultanan Tidore, Kesultanan Jailolo dan Bacan.

Mereka diantaranya Gubernur Malut yang diwakili Kepala Dinas Sosial, Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman, Danrem 152 Babullah, Irwasda mewakili Kapolda Malut.

Sementara dari Kementerian Sosial RI diwakili oleh Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restoraso Sosial, Joko Irianto.

Dari bandara, masyarakat adat Kesultanan Ternate yang memegang sketsa Sultan Baabullah Datu Syah berjalan kaki menuju Keraton Kesultanan Ternate yang berjarak kurang lebih 5 kilometer.

Kejadian itu menjadi pusat perhatian warga, hampir sepanjang jalan, warga mengabadikan moment tersebut dengan mengambil dokumentasi menggunakan ponsel.

Setibanya di keraton, plakat dan piagam diterima Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman didampingi perangkat Kesultanan Ternate.

Setelah itu dilakukan doa syukuran oleh perangkat adat kesultanan kemudian sesembahan tarian.

Presidium Keluarga Malamo Ternate (Karamat), M. Roni Saleh dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung, mulai dari naskah akademik sampai dengan saat ini.

“Harapan saya ke depan apa yang diperjuangkan Sultan Baabullah Datu Syah menjadi nilai keteladanan bagi kita semua, karena disini ada nilai yang patut kita teladani demi kemajuan Ternate dan Maluku Utara,” kata Roni.

Jou ngofa Hidayat Mudafar Sjah dalam keterangannya mengatakan, pengusulan Sultan Baabbullah sebagai pahlawan Nasional bukan baru kali ini diusulkan namun sudah diusulkan sejak tahun 1968 dan 1999 hingga tahun 2020.

Pengusulan awal Sultan Baabullah sebagai pahlawan Nasional pertama kali diusulkan oleh Sultan Mudafar Sjah dengan membentuk Pemuda Dewan Adat (PEDA) yang menjadi cikal bakal pemuda Baabullah.

“Memang agak setengah mati kita perjuangkan kolano Babullah untuk menjadi pahlawan Nasional dan waktu itu ayah saya hanya berkata bahwa kita anak cucu (Alih waris) tidak boleh memperjuangkan sendiri karena itu adalah hak rakyat,”katanya.

Ia mengatakan, Sultan Mudafar Sjah juga berpesan agar pengusung Sultan Baabullah sebagai pahlawan Nasional harus menerapkan nilai-nilai yang ditampakkan Sultan Baabullah salah satunya adalah Baabullah yang begitu paham hakekat manusia untuk memanusiawi manusia.

Dengan dikukuhkan Sultan Baabullah sebagai pahlawan Nasional, maka mau tidak mau harus ada rekonstruksi sejarah bahwa sejarah penjajahan dibumi nusantara berawal dari kedatangan portugis dan bukan dari kedatangan Belanda.

Sementara Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman mengatakan, secara pribadi sosol Sultan Baabullah adalah sultan yang paling menghargai hak asasi manusia dan Sultan yang menerapkan rasa toleransi tinggi dimasa kekuasaanya pada waktu itu.

Ini dibuktikan dengan waktu itu ayahnya (Sultan Khairun) dibunuh oleh Portugis tetapi beliau tidak membalas dengan pertumpahan darah bahkan mengantarkan Portugis keluar sampai ke batas territorial Kesultanan Ternate.

“Dengan penganugrahan ini, atas nama pemerintah Kota Ternate, Wali Kota meminta kepada seluruh masyarakat dan Kesultanan Ternate untuk bersama-sama membangun, membanggakan dan melestarikan serta menunjukan bagaimana teladan Sultan Baabullah yang sudah ditunjukan masa lalu dalam kehidupan kita sehari-hari,” kata Burhan.

“Atas nama Pemerintah Kota Ternate mengucapkan selamat atas gelar pahlawan Nasional kepada Sultan Baabullah Datu Syah,” katanya lagi.

Sedangkan Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restoraso Sosial, Joko Irianto mengatakan, pengusulan Sultan Baabullah menjadi Pahlawan Nasional melalui sebuah proses yang panjang, mulai dari Pemerintah Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara hingga pusat.

Dari 20 calon pahlawan nasional yang diusulkan saat itu, hanya menetapkan 6 orang menjadi Pahlawan Nasional.

Penganugerahan gelar pahlawan nasional juga katanya kali pertama dianugerahi langsung oleh Presiden.

“Jasa besar Sultan Baabullah yakni terbebasnya Ternate dari Portugis sehingga jadi pusat perdagangan rempah dengan jaringan internasional.

“Sultan baabullah bukan hanya pahlawan untuk Maluku Utara tapi juga kebanggaan nasional,” kata Joko lagi.

Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba yang diwakili Kepala Dinas Sosial mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas penganugerahan Sultan Baabullah sebagai pahlawan nasional.

Gubernur juga berharap sifat keteladanan dari Sultan Baabullah dapat dicontohi khususnya bagi generasi milenial untuk membangun peradaban di bumi Moloku Kie Raha (Maluku Utara). (Hsd)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Junta Myanmar Bongkar Makam Gadis yang Tewas Tertembak

Jakarta - Junta militer Myanmar dilaporkan membongkar kuburan Kyal Sin, gadis 19 tahun yang tewas pada Rabu (3/3) saat melakukan unjuk rasa menentang kudeta. Wanita yang dikenal dengan...

Puluhan Polisi Myanmar Kabur ke India Menentang Perintah Tembaki Masyarakat Sipil

NAYPYIDAW - Sejumlah anggota kepolisian Myanmar mulai melarikan diri ke India setelah menolak mengambil bagian dalam tindakan keras yang semakin berdarah terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi. Penjaga...

Kemnaker Gandeng IWIP untuk Tingkatkan Kompetensi SDM di Malut

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung proyek prioritas pendukung perekonomian dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di wilayah...

Menaker Nilai Maluku Utara Jadi Harapan Pembangunan Indonesia Timur

Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan pengelola Balai Latihan Kerja (BLK) untuk dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan dunia industri. Peringatan ini...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...