Rapat dengan TNI AU, Warga di Morotai Selatan Minta Hentikan Pemasangan Patok

DARUBA, Beritamalut.co – Lanud Leowattimena Pulau Morotai lakukan rapat bersama Camat Morotai Selatan, DPRD, Polres, dan tokoh masyarakat dalam rangka membahas pemasangan patok lahan oleh Lanud leowattimena Pulau Morotai.

Rapat tersebut berlangsung di kantor Camat Morotai Selatan, Desa Darame pada Senin, (30/11/2020) tadi.

Camat Morotai Selatan, Darmin Jaguna menyampaikan, hearing bersama ini untuk mencari solusi terbaik sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama soal sengketa lahan di Morotai.

“Kami mewakili masyarakat Morotai Selatan meminta agar pihak Lanud Leo Wattimena tidak melakukan pemasangan patok sampai masalah ini sudah clear,” kata Darmin

Menanggapi itu, Ka Intel Lanud Leo Wattimena, Kapten Sus Stephanus Yusuf menyampaikan, sebelumnya pihaknya telah memberikan surat kepada Camat dan para kepala desa untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Yakni TNI AU akan melaksanakan perintah pensertifikatan BPN, dari tanah seluas 1.121 Ha, di mana yang sudah dilakukan sertifikat seluas 600 ha lebih pada tahun 2017, dan rencananya akan melakukan pensertifikatan tambahan di tahun ini seluas 176 ha.

“Ini adalah perintah dari pimpinan bukan inisiatif dari kami,” katanya.

“Tujuan kami menyurat kepada Camat dan kepala desa agar pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa dapat memberikan informasi dan mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa TNI AU akan melakukan pengukuran dan pensertifikatan lahan negara,” tambahnya.

Untuk itu agar masyarakat bisa menentukan batas lahannya, dan kami tidak akan melakukan pengukuran diatas lahan yang ditempati oleh masyarakat ataupun lahan yang diklaim oleh masyarakat, pengukuran hanya dilakukan diatas lahan yang statusnya sudah tidak bermasalah.

“Kami mempersilahkan masyarakat untuk menunjukan batas wilayahnya, dan akan di data,” kata Stephanus.

Sementara Kapolres Pulau Morotai mengatakan, biar nanti yang menjawab masalah ini adalah pihak BPN, untuk itu meminta agar pihak BPN nantinya bisa dihadirkan dalam pertemuan selanjutnya.

Selain itu diminta kepada masyarakat agar jangan melakukan tindakan anarkis ataupun tindakan lainnya yang melanggar hukum.

Sedangkan tokoh masyarakat, Ahmad Peklian juga meminta kegiatan pemasangan patok ataupun pengukuran lahan segera dihentikan sampai ada penyelesaian masalah.

“Terkait masalah ini, kami akan membuat petisi yang akan disampaikan kepada Gubernur dan Presiden RI,” ujarnya.

Menurutnya, bukan hanya permasalahan lahan yang akan diukur dan disertifikatkan seluas 176 ha akan tetapi juga mempermasalahkan lahan yang sudah disertifikatkan seluas kurang lebih 600 ha, karena proses pengukuran lahan tersebut tanpa musyawarah dan tanpa sepengetahuan masyarakat.

“Padahal kita tahu bersama bahwa lahan yang ada di bandara dan sekitarnya adalah milik masyarakat,” pungkasnya.

Begitu juga wakil Ketua DPRD Fahri Hairudin menambahkan, agar masalah pengukuran dan pemasangan patok dipending. Selain itu meminta Pemda Morotai untuk memfasilitasi pertemuan dengan BPN sehingga BPN bisa menjelaskan apa yang menjadi tuntutan masyarakat karena, masalah ini tidak akan dapat diselesaikan disini. (mj)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Dua Tersangka Mengaku Ambil Paket Shabu atas Suruhan Temannya di Lapas Ternate

TERNATE, Beritamalut.co - Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Sat-Resnarkoba) Polres Ternate kembali menciduk dua tersangka kasus narkoba yang diduga jaringan oknum tahanan di Lapas...

3.020 Unit RTLH di Malut Tuntas Dikerjakan Melalui Program BSPS Kementerian PUPR

TERNATE, Beritamalut.co - Sebanyak 3.020 unit perumahan swadaya di tahun Anggaran 2020 tuntas dikerjakan oleh Satuan Non Vertikal (Snvt) Penyediaan Perumahan Provinsi Maluku Utara,...

Dari 11 Penerima, Hanya 1 yang Bisa Divaksin di Ternate, Ini Penjelasan Kadinkes

TERNATE, Beritamalut.co - Sebanyak 10 dari 11 relawan calon penerima vaksin Covid-19 batal disuntik dalam pencanangan vaksinasi di Kota Ternate, Jumat (15/01/2021). Ke 10 pejabat...

204 Personil Brimob Polda Malut Diperbantukan di Freeport Papua

TERNATE, Beritamalut.co - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, Jumat (15/01/2021) pagi tadi memimpin upacara penyambutan Brimob Nusantara BKO Polda Papua...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...