MoU dengan Pertamina, Pemprov Malut Berharap Genjot Pendapatan Pajak Bahan Bakar

TERNATE, Beritamalut.co – Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara bersama Pertamina Region Papua-Maluku melakukan penandatanganan MoU kerjasama dalam rangka optimalisasi pendapatan pajak bahan bakar, Senin (14/12/2020).

Acara yang berlangsung di Kantor Perwakilan Pemprov Malut di Ternate itu merupakan inisiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penandatanganan kerjasama dari Pemprov Malut langsung dilakukan oleh Gubernur Abdul Gani Kasuba sedangkan dari Pertamina yaitu Executive General Manager Regional Papua Maluku Yoyok Wahyu Maniadi.

Usia MoU, Gubernur Abdul Gani Kasuba memberikan apresiasi kepada KPK atas inisiasinya dalam pelaksanaan kerjasamanya karena ini dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak bahan bakar. Selain itu, merupakan sinergitas antara Pemprov Malut dengan PT. Pertamina, khususnya Pertamina Region Papua-Papua Barat-Maluku-Maluku Utara.

Gubernur berharap melalui kerjasama ini, nantinya pendapatan daerah semakin meningkat, apalagi Maluku Utara banyak memiliki perusahaan besar yang tentunya penggunaan bahan bakarnya besar pula.

Executive General Manager Regional Papua-Maluku, Yoyok Wahyu Maniadi mengatakan, melalui kerjasama ini tentunya akan ada harmonisasi, kemudian penyamaan data mulai dari penjualan BBM, penerimaan, pemungutan, penyetoran dan potensi pajak yang ada di Maluku Utara.

“Dengan kerjasama ini, Pertamina dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah. Oleh karena itu menjadi perhatian kita semua agar optimalisasi perolehan pendapatan pajak kendaraan bermotor dapat terserap secara maksimal,” kata Yoyok.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Pemprov Malut, Ahmad Purbaya menjelaskan, realisasi pendapatan pajak dari sektor bahan bakar hingga November 2020 sebesar Rp 97,600 miliar.

Nilai tersebut diharapkan masih dapat ditingkatkan dengan kerjasama bersama PT. Pertamina. Karena dimungkinkan masih lebih besar potensi pendapatan dari pajak bahan bakar, namun selama ini belum dikelola secara optimal.

“Karena selama ini data masih belum fix, mungkin ada rekonsialiasi belum jalan maksimal, sehingga MoU ini pertamina bisa membuka berapa bahan bakar yang digunakan di Malut, sehingga dengan begitu kita akan melihat ke perijinan maupun penerbitan notice pajak,” kata Ahmad Purbaya.

Dari situ katanya, Pemda melalui BPKPAD dapat menelusuri sumber bahan bakar yang berasal dari pertamina dan di luar dari pertamina.

“Nah, yang di luar pertamina ini akan kita cari tau dari mana asalnya,” ujarnya.

Dia menambahkan, kerjasmaa ini namanya intensifikasi pajak daerah, dalam artian kita melihat lagi satu jenis pajak yang masih bisa dioptimalkan, sehingga KPK melihat potensinya masih bisa dioptimalkan.

“Dengan MoU ini maka pemprov dapat akses data bahan bakar yang ada di Malut. Kita bisa telusuri, berapa bahan bakar yang dipasok pertamina untuk pertambangan, non pertambangan maupun kendaraan bermotor,” tambahnya. (mn)

 

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Musrenbang Tingkat Kecamatan yang Dimulai Besok Terkendala Anggaran

TERNATE, Beritamalut.co - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat Kecamatan di Kecamatan Ternate Tengah masih menunggu anggaran. "Walaupun suda ada jadwal dari Bapeda kota Ternate itu...

Aturan Baru Jokowi: Status Pegawai Kontrak Kini Semakin Lama

JAKARTA - Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu...

10 Anggota Polres Ternate Dapat Penghargaan dari Kapolres

TERNATE, Beritamalut.co - Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada memberikan penghargaan kepada 10 personil kepolisian yang berlangsung di halaman Mapolres Ternate, Senin (1/3/2021). Mereka yang diberi...

Ilmuwan Sebut COVID-19 Akan jadi Endemik, Apa Artinya?

Jakarta - Dalam survei pada Februari lalu yang melibatkan lebih dari 100 ahli imunologi, ahli virologi, dan para peneliti penyakit menular, 90% menyebutkan SARS-COV-2, virus yang menyebabkan COVID-19,...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...