Adu Mulut dari Saksi Paslon Warnai Pleno KPU Kota Ternate

TERNATE, Beritamalut.co – Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi hasil perhitungan suara pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate yang digelar KPU di Hotel Sahid Bella Ternate, Selasa (15/12/2020), berjalan alot.

Dua saksi, yakni dari Paslon nomor urut 1 (MAJU) dan saksi Paslon nomor urut 2 (TULUS) terlibat adu mulut.

Amatan Beritamalut.co, perdebatan muncul ketika saksi Paslon nomor urut 1, Muhaimin S. Chalil mempertanyakan persoalan di TPS 13 Kelurahan Kalumata, dimana lebih banyak ketimbang jumlah surat suara yang digunakan.

Muhaimin juga mengungkapkan kejadian saat keberatan pada saat pleno berlangsung di tingkat PPK Selatan, dirinya dikeluarkan dari ruangan.

“Hak-hak saksi tidak pernah dijawab oleh PPK, kita mempertanyakan hak kita sebagai saksi Ko mereka usir,” teriaknya.

Sambung Rivai Ahmad yang juga saksi dari Paslon MAJU, juga terlibat berdebat dengan Ketua KPU. Dia menilai KPU mempercepat pleno rekapitulasi suara tingkat kota, sementara masih terjadi permasalahan.

“Jangan cuman tanyakan kepada PPK tanyakan kepada kami juga,” teriaknya.

Disitulah mulai terjadi perdebatan hingga saksi Paslon TULUS, Abdulah Bandang menyampaikan, kita harus mengikuti mekanisme yang sudah diatur oleh PKPU Nomor 19 tahun 2020.

Dari situ, saksi Paslon TULUS, terlibat adu mulut dan saling dorong di dalam ruang rapat pleno.

Beruntung dilerai aparat keamanan yang berjaga mengamankan jalannya rapat pleno.

Wartawan Diminta Keluar

Tak lama, sejumlah pihak penyelenggara dari KPU Kota Ternate meminta seluruh wartawan keluar dari ruangan pleno rapat terbuka penghitungan suara.

“Kami minta teman-teman keluar dulu dari ruangan untuk ditata ulang,” ucap Komisioner KPU Ternate Kuad Suwarno, Selasa (15/12/2020).

Hal yang sama disampaikan Ketua KPU Ternate, M Zen M Karim meminta agar mengeluarkan sejumlah orang yang berada di belakang, termasuk para wartawan.

Beberapa penyelanggara menghampiri para wartawan dan meminta agar keluar dari ruang pleno.

Jalannya pleno kemudian diskorsing. Meski begitu para kuli tinta tetap bertahan, sejumlah pihak bahkan terus bersikeras agar wartawan keluar dengan alasan ditata atau dibatasi jumlah wartawan yang masuk.

Menanggapi itu, Yunita Kadir, sangat menyayangkan dengan dikeluarkannya wartawan dari ruang rapat. Apalagi itu merupakan rapat pleno terbuka.

“Mereka tiba-tiba suru keluar dengan macam-macam alasan, dari tanya id card, undangan, protokol kesehatan, dan lainnya. Padahal selama kampanye protokol kesehatan tidak tertib tapi tidak ada yang berani bubarkan. Ini kan rapat pleno terbuka dan kami diundang,” ucap Yunita.

Yunita menambahkan, kalau memang wartawan dilarang masuk ke ruangan, seharusnya pihak penyelenggara menyiapkan akses seperti layar maupun pengeras suara agar bisa diakses oleh pekerja pers. (Sukur L)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Penjelasan Akademisi Perikanan Terkait Pembuangan Limbah Tailing ke Laut

TERNATE, Beritamalut.co - Rencana pembuangan limbah tailing di Perairan Pulau Obi mendapat sorotan dari akademisi Perikanan dan Kelautan Universitas Khairun Ternate, Dr. Nurhalis Wahiddin. Nurhalis...

Pemkot Diminta Utamakan Bayar TPP Dibanding Utang ke Pihak Ketiga

TERNATE, Beritamalut.co - DPRD Kota Ternate meminta pemerintah kota agar sementara ini menunda pembayaran multi years dan lebih mengutamakan pembayaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Ketua...

Moeldoko ke SBY: Saya Diam, Jangan Menekan-nekan

Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menjawab pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal upaya kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat...

Mitos atau Fakta: Cabut Uban Buat Uban Lebih Banyak

Jakarta - Kesal rasanya begitu melihat ada uban muncul di antara rambut hitam Anda. Rasanya ingin mencabut uban agar rambut tetap hitam sempurna dan terlihat lebih...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...