Anak Kandung yang Polisikan Ibunya Sudah 3 Kali Dimediasi, tetapi Tolak Cabut Laporan

DEMAK – Polisi sudah berupaya melakukan mediasi dalam kasus dugaan penganiayaan seorang ibu terhadap anaknya di Demak, Jawa Tengah, yang berujung penahanan sang ibu, S (36).

Akan tetapi, mediasi tersebut gagal karena A (19) selaku pelapor yang tak lain anak tersangka S bersikukuh agar kasus yang menimpanya itu tetap dilanjutkan.

Bahkan, pada saat polisi melakukan mediasi yang kedua, ibu kandung A selaku terlapor hadir, sedangkan A selaku pelapor tidak hadir dan mengirimkan surat pernyataan yang isinya bahwa sejauh ini ibunya belum pernah mengakui kesalahannya terhadap kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukannya.

Dia menyerahkan sepenuhnya perkara ini pada pengadilan untuk memberikan keadilan yang seadil-adilnya menurut undang-undang yang berlaku.

“Jadi, sudah diupayakan mediasi sebanyak tiga kali. Hasil yang didapat, korban tidak mau berdamai, dia (A) mengatakan akan mencari keadilan dan ingin tetap proses hukum,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna saat gelar perkara kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Mapolres Demak, Senin (11/1/2021).

Hadir dalam acara tersebut Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adittama dan Kasat Reskrim Polres Demak AKP Muhammad Fachrur Rozi.

Kombes Iskandar melanjutkan, karena pelapor tidak mau mencabut laporannya, penyidik berkesimpulan bahwa perkara tersebut ditingkatkan menjadi penyidikan.

Selama penyidikan itu berjalan, sama sekali tidak ada penahanan terhadap tersangka S.

Kemudian, pada pertengahan Desember 2020, perkara tersebut dinyatakan P21 oleh pihak kejaksaan.

Setelah P21, penyidik Polres Demak selanjutnya berkoordinasi dengan kejaksaan untuk melaksanakan tahap kedua, yakni penyerahan barang bukti dan tersangka.

Dalam koordinasi tersebut, pihak jaksa meminta kepada penyidik untuk dilakukan penahanan sebelum penyerahan terhadap tersangka.

Dengan segala pertimbangan, penyidik memanggil tersangka untuk diserahkan ke kejaksaan.

“Alhamdulillah hari ini sudah tahap kedua. Tersangka, barang bukti, dan berkas, semua sudah diserahkan kepada jaksa. Nah, ini upaya-upaya yang sudah dilakukan Polres Demak. Menurut saya, sudah tepat yang dilakukan oleh penyidik,” ujar Kombes Iskandar.

Kombes Iskandar menambahkan, pada prinsipnya terlapor (A) sudah memaafkan ibu kandungnya, tetapi perkara tersebut tetap dilanjutkan.

Ada sejarah kurang baik kepada ibunya, yang menyangkut aib keluarga, sehingga anak kandung tersebut merasa sakit hati kepada ibunya itu.

Dengan adanya perkara penganiayaan itu, pelapor (A) ini betul-betul melayangkan gugatan perkara terhadap ibunya.

“Jujur saja, karena perkara dalam rumah tangga antara ibu dengan anak kandung, kita masih berupaya, kalau bisa diupayakan jalan damai. Hubungan anak dan ibu sampai kapan pun juga tidak ada bekas anak. Kita dari kepolisian tetap mengimbau sebelum dilakukan putusan sidang pengadilan kita bantu upaya mediasi,” tutup Kombes Iskandar. (Kompas.com)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Dua Tersangka Mengaku Ambil Paket Shabu atas Suruhan Temannya di Lapas Ternate

TERNATE, Beritamalut.co - Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Sat-Resnarkoba) Polres Ternate kembali menciduk dua tersangka kasus narkoba yang diduga jaringan oknum tahanan di Lapas...

3.020 Unit RTLH di Malut Tuntas Dikerjakan Melalui Program BSPS Kementerian PUPR

TERNATE, Beritamalut.co - Sebanyak 3.020 unit perumahan swadaya di tahun Anggaran 2020 tuntas dikerjakan oleh Satuan Non Vertikal (Snvt) Penyediaan Perumahan Provinsi Maluku Utara,...

Dari 11 Penerima, Hanya 1 yang Bisa Divaksin di Ternate, Ini Penjelasan Kadinkes

TERNATE, Beritamalut.co - Sebanyak 10 dari 11 relawan calon penerima vaksin Covid-19 batal disuntik dalam pencanangan vaksinasi di Kota Ternate, Jumat (15/01/2021). Ke 10 pejabat...

204 Personil Brimob Polda Malut Diperbantukan di Freeport Papua

TERNATE, Beritamalut.co - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, Jumat (15/01/2021) pagi tadi memimpin upacara penyambutan Brimob Nusantara BKO Polda Papua...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...