3.020 Unit RTLH di Malut Tuntas Dikerjakan Melalui Program BSPS Kementerian PUPR

TERNATE, Beritamalut.co – Sebanyak 3.020 unit perumahan swadaya di tahun Anggaran 2020 tuntas dikerjakan oleh Satuan Non Vertikal (Snvt) Penyediaan Perumahan Provinsi Maluku Utara, Direktorat Jenderal Perumahan, Kementerian PUPR.

Dari jumlah tersebut anggaran yang digunakan sebesar Rp 52 miliar lebih, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya, Abdullah, S.T menjelaskan, Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di tahun 2020 sesuai SK Menteri PUPR ada dua tahap.

SK tahap pertama di Februari-Maret sebanyak 2.500 unit tersebar di enam kabupaten/kota. Diantaranya, Kota Ternate, Tikep, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kepulauan Sula dan Pulau Morotai.

Sedangkan SK Dirjen tahap kedua di bulan Agustus sebanyak 520 unit, sehingga total untuk Maluku Utara di tahun 2020 sebanyak 3.020 unit.

“Untuk tahap I, Kota Ternate sebanyak 362 unit, Tikep 340 Unit, Halut 360 Unit, Kepulauan Sula 352 Unit, Pulau Morotai total Dua SK 900 Unit, Halbar 304, sementara tahap kedua di empat kabupaten/kota yakni Halsel, Halteng, Haltim dan Taliabu semua 100 unit, jadi total 3.020 unit,” pungkas Abdullah, S.T, Jumat (15/1/2021).

Ia menuturkan, Bantuan Stimulun Perumahan Swadaya (BSPS) ini pihaknya memberikan stimulan kepada penerima bantuan karena ini swakelola dan ini progres penyalurannya sudah 100 persen, berdasarkan SPM dan SP2D terakhir di Oktober 2020.

“Adapun fisik pemanfaatan sampai sekarang sesuai laporan kami ke pusat itu 99,34 persen, karena ada mekanisme pelaksana di BSPS itu setelah bantuan di salurkan ke penerima bantuan, karena ada dua bantuan itu bahan bangunan dan upah kerja, bahan bangunan tahap I disalurkan setelah tersalurkan baru kita bayar upah kerja tahap pertama kemudian penyaluran bantuan tahap kedua,” tuturnya.

Abdullah menyebut, Perunit BSPS sebesar Rp 17,5 juta.

Tahap pertama diberikan sebesar Rp 7,5 juta untuk bahan bangunan kemudian Rp 1,250 juta upah kerja, kemudian disalurkan Rp 7,5 juta untuk bangunan tahap II. Namun upah kerja tahap dua disalurkan setelah progres di lapangan harus 100 persen secara fisik.

“Ada 284 unit yang belum selesai secara fisik dengan total anggaran Rp 335 juta sehingga di kembalikan ke kas negara. Itu kita sudah laporkan dan sesuai aturan harus di kembalikan ke negara, jadi setiap tahun kami laporkan ke pusat ada 23 item laporan mulai dari data-data SPM, seleksi BSPS sampai laporan pengguna anggaran tahap I dan II,” ungkapnya.

Sementara untuk perencanaan 2021. Ia mengaku dalam Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) sudah ada gambaran bahwa akan ada alokasi. Namun untuk lokasi belum diketahui.

Untuk jumlahnya diperkirakan ada 1.260 unit yang direncanakan di empat kabupaten/kota. Anggarannya menurun kurang lebih sekitar 50 persen dari tahun 2020.

“Pembagian jumlah Kabupaten itu berdasarkan jumlah biaya operasional yang ada dalam DIPA, jadi kemungkinan cuma empat kabupaten/kota,” kata Alud biasa disapa.

“Harapannya ke depan Rumah Tidak Layak Huni yang ada di Maluku Utara semakin berkurang. Paling tidak melalui program dari pemerintah pusat ini bisa mengurangi angka Rumah Tidak Layak Huni di Maluku Utara,” tambahnya. (mn)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Sekprov: Membeli dan Gunakan Produk Lokal Salah Satu Upaya Pulihkan Perekonomian

TERNATE, Beritamalut.co - Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir menghadiri Pembukaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Karya Kreatif Indonesia tahun 2021...

Ternate Selatan Terima 293 Usulan Program pada Musrenbang Tingkat Kecamatan

TERNATE, Beritamalut.co - Kecamatan Ternate Selatan, Rabu (3/3/2021) tadi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat Kecamatan di Kafe Kayu Merah Puncak. Kegiatan turut dihadiri Plh...

Mantan Ketua, Sekretaris dan Bendahara Panwaslu Halut Ditetapkan Tersangka

TERNATE, Beritamalut.co - Mantan ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) bersama sekertaris dan bendaharanya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Halut. Ketiganya...

Madam Rama, Niat Pergi Umrah Malah Bertemu Jodoh di Tanah Suci

Jakarta - Niat awal pergi ke tanah suci adalah untuk ibadah umrah, namun nasib membawanya pada jalan hidup yang berbeda. Ialah kisah cinta yang...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...