Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Sukses Dilaksanakan Pemda Pulau Morotai

DARUBA, Beritamalut.co – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai sukses melaksanakan Program Nasional Pencanangan Vaksinasi Covid-19, “Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit” menjadi Tema pilihan dalam kegiatan pencanangan untuk memberi vaksin kepada 650 Tenaga Kesehatan dan 10 Pejabat Daerah.

Wilayah Pasar CBD, tepatnya Depan Puskesmas Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Selasa (9/2/2021) menjadi pilihan strategis sebagai lokasi pelaksanaan pencanangan penyuntikan Vaksin Covid-19 perdana bagi 10 pejabat di Pulau Morotai, diantaranya adalah Sekda, Danlanal, Kapolres, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD, Kepala BPOM, Kadispers Lanud Leo Watimena, Ketua Darma Wanita, Ketua Bawaslu dan Kabag Protokoler.

Nampak hadir paling depan para Muspida Pulau Morotai Bupati Benny Laos, Wakil Bupati Asrun Padoma, Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Norman Faizal M.Tr Hanla., Kajari dan Kapolres Pulau Morotai. Turut hadir Sekda Muhammad M Kharie, Asisten II, Asisten III Kemenag, Kadinkes, Kepala Bappeda dan Ketua DPRD Pulau Morotai, sejumlah Pimpinan OPD, para Camat dan para Tenaga Kesehatan.

Bupati Pulau Morotai Benny Laos, sebelum membuka secara resmi kegiatan pencanangan Vaksinasi Covid-19 menyampaikan, sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa penyebaran Penyakit Corona Virus Disease 2019 telah dinyatakan oleh World Health Organization (WHO) sebagai global pandemic dan pemerintah juga telah menetapkan bencana nonalam penyebaran Covid-19 sebagai bencana nasional.

Meski telah banyak upaya yang dilakukan dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19, tetapi angka penyebaran penyakit ini masih terus mengalami peningkatan. Sampai dengan saat ini, di Indonesia sudah terdapat 1,05 Juta Kasus dengan 29.518 kasus meninggal dunia.

Sedangkan di Kabupaten Pulau Morotai sendiri, berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid 19 Kabupaten Pulau Morotai, sudah ditemukan 550 kasus terkonfirmasi positif Covid 19 dan 4 diantaranya meninggal dunia (Update Data Per 8 Pebruari 2021).

Dengan melihat trend kasus yang semakin meningkat, maka dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 tidak hanya dilaksanakan dari sisi penerapan protokol kesehatan, namun juga membutuhkan intervensi dengan vaksinasi sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Maka dikeluarkanlah Perpres Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19,” tegas Bupati Benny Laos.

Lanjutnya, Vaksinasi Covid-19 adalah Pemberian vaksin yang khusus diberikan dalam rangka menimbulkan atau meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan dan tidak menjadi sumber penularan.

Dikatakan, adapun tujuan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yaitu untuk mengurangi transmisi atau penularan Virus Corona, menurunkan angka kesakitan serta kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd imunity) dan melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial ekonomi.

Vaksin yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Lontar Bupati definitif kedua Pulau Morotai ini, bahwa pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia yaitu Vaksin CoronaVac Produksi Sinovac yang bekerjasama dengan Bio Farma setelah mendapat Persetujuan Penggunaan pada masa darurat dan jaminan keamanan (safety), mutu (quality) serta kemanjuran (Efficacy) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Serta Berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 tentang produk Vaksin Covid-19 dari Sinovac bekerjasama dengan Bio Farma ini hukumnya Suci dan Halal.

“Jadi kita tidak perlu khawatir lagi dengan vaksin ini, baik dari segi keamanan maupun hukum kehalalannya. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa di tingkat pusat maupun provinsi telah dilakukan pencanangan Vaksinasi Covid-19 dan sejauh ini belum ada efek samping yang dilaporkan dari penerima vaksin,” cetusnya.

Menurut orang nomor satu di Pulau terluar ini, bahwa Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan dalam 4 tahapan dengan mempertimbangkan ketersediaan vaksin. Sementara kelompok prioritas penerima vaksin adalah penduduk Indonesia berusia di atas 18 Tahun.

“Untuk Tahap I sasaran Vaksinasi Covid-19 adalah tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan. Untuk Tahap II sasaran vaksinasi adalah petugas pelayanan publik yaitu TNI, POLRI, ASN, serta petugas lain yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tahap III yaitu masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial dan ekonomi dan Tahap IV adalah masyarakat dengan pendekatan kluster sesuai ketersediaan vaksin,’ sebutnya.

Ia ingatkan pihak Dinkes, RSUD dan seluruh Puskesmas serta seluruh tenaga kesehatan dapat mengawal proses vakasinasi hingga selesai bagi seluruh warga masyarakat Pulau Morotai yang memenuhi syarat untuk di vaksin. Bupati pun minta dukungan semua pihak agar sukseskan program pemerintah dengan stop profokasi situasi, stop sebar hoaks dan stop di politissai Karena ini terkiat nyawa manusia. (mj)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Fokus Penataan Kota Jailolo, Infrastruktur serta Perumahan Bagi Warga Kurang Mampu

JAILOLO, Beritamalut.co - Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat mulai menyusun draf Rancangan Kerja Pemerintah Daerah atau (RKPD) tahun 2022, Jumat (5/3/2021) diruang Aula Baikole lantai...

Puluhan Siswa SMA Negeri 2 Halsel Demo Tolak Kepala Sekolah Baru

LABUHA, Beritamalut.co - Puluhan siswa siswi SMA Negeri 2 Kabupaten Halmahera Selatan melakukan aksi demonstrasi, Jumat (5/03/2021) pagi tadi. Aksi dimulai di lingkungan sekolah, kemudian...

Sejumlah Temuan Saat Wabup Halbar Sidak di RSUD Jailolo

JAILOLO, Beritamalut.co - Inspeksi mendadak (Sidak) perdana Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhammad di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Jumat...

Warga Binaan Lapas Ternate Panen Cabe, Hari Ini Dapat 17 Kilogram

TERNATE, Beritamlaut.co - Di tengah pendemi Covid-19, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Ternate, panen cabe lokal (Rica Nona dewata) sebanyak...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...