Mubin: TPP Tidak Dibayar, Lampu Diputus Kanan Kiri, Utang Minyak di DLH tidak Bisa Bayar

TERNATE, Beritamalut.co – Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate, Mubin A. Wahid mengatakan, DPRD sudah beberapa kali mengingatkan ke Pemkot soal Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) agar segera dibayarkan sehingga pegawai tidak harus melakukan demo.

TPP itu katanya anggarannya berada pada APBD 2020 dan 2021 sehingga itu tinggal direalisasikan.

“Teknisnya ada di pemerintah kota, tinggal realisasi saja karena itu sudah di APBD ko repot,” ungkapnya, Kamis (11/2/2021).

Sejak awal kata Mubin DPRD sudah ingatkan bahwa tahun 2020-2021 anggaran terasa berat dan itu semua daerah merasakan.

Pemerintah daerah katanya harus pintar-pintar mengalokasikan dan mengefisiensi sehingga apa yang menjadi kegiatan urjen dan mendesak bisa dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

“Apa tujuan refocusing?. Pemerintah pusat melalui kementrian keuangan meminta kepala daerah untuk melakukan refocusing itu agar menjaga keseimbangan untuk melakukan perbaikan sesuai kondisi objektif di masa pendemi Covid-19 ini, agar supaya program yang tidak urjen jangan dulu dilaksanakan dan melihat bagaimana perkembangan kondisi objektif Covid-19,” kata politisi PPP ini.

Artinya kata Mubin bahwa jangan sampai dampak Covid-19 ini masyarakat luar biasa mengalaminya, maka refocusing itu harus dapat mendukung atau menjaga agar masyarakat dapat terus survive dalam melakukan aktifitasnya termasuk pemerintahan.

DPRD juga sudah mengingatkan ke pemerintah bahwa anggaran yang direcofusing jangan semata-mata belanjakan barang dan jasa tapi belanja modal itu sangat penting. Karena, belum tentu belanja modal itu urjen contoh, jalan, jembatan itu lebih penting atau orang yang butuh untuk makan lebih penting.

“Maka itu yang disebut prioritas, contoh kenapa reklamasi tidak penting lalu kita lakukan reklamasi secara marathon, TPP lebih penting untuk mensupport mereka dalam survive dalam hal pekerjaan dan hidup mereka,” tutur Mubin.

Tapi ternyata pemerintah katanya, juga acuh sehingga kondisi seperti ini dirasakan hari ini. Mereka alasan tidak dibayar karena, alokasi Dana Bagi Hasil dari provinsi belum direalisasi.

“Loh, ini pemerintah kita mampu prediksi atau tidak. Contoh diakhir tahun itu anggaran dikucurkan atau tidak kan kita harus antisipasi. Harusnya ada anggran yang kita tidak kucurkan secara keseluruhan untuk menjaga asa hal urjen atau sifatnya darurat dan itu kita harus siapkan anggarannya,” bebernya.

“Pemerintah harus lebih jeli melihat permasalahan ini dalam mengalokasikan anggaran. Jika pemerintah tidak jeli dan efisien maka kita akan rasakan hari ini seperti TPP tidak dibayar, lampu juga diputuskan kiri kanan, hutang minyak untuk DLH tidak bisa dibayar akhirnya kota jadi kotor akibat sampah tidak diangkut,” kesal Mubin.( Sukur L)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Barcelona Rindukan Suarez seperti Real Madrid ke Ronaldo

Montevideo - Barcelona diyakini sudah keliru karena menjual Luis Suarez. Dampak keputusan itu dinilai setara seperti kala Real Madrid kehilangan Cristiano Ronaldo. Pendapat itu merupakan pandangan dari mantan striker top Uruguay, Diego...

Mengenal Pak Dadang, Pecatur Indonesia di Chess.com yang Kalahkan Gamer Catur Dunia

Jakarta - "Bapak saya tidak terlalu mempermasalahkan (akunnya) diblokir," ujar Ali Akbar, anak dari Dadang Subur, pria asal Bandung yang akun Chess.com-nya ditangguhkan karena...

Partai Demokrat Tak Akui Moeldoko sebagai Ketum: KLB Ilegal!

Deli Serdang - Acara yang diklaim sebagai kongres luar biasa atau KLB Partai Demokrat (PD) di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum (ketum). Partai Demokrat tidak...

Viral Wanita Modifikasi Model Seragam PNS, Lengan Baju Jadi Sorotan

Jakarta - Seragam PNS (Pegawai Negeri Sipil) selama ini identik dengan setelan blazer warna cokelat. Tidak hanya itu, model seragam PNS pun sudah diatur oleh pemerintah. Meski begitu,...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...