Cerita Yunizar, Daloha Resort Dihantam Corona tapi Tetap Pertahankan Karyawan tidak di PHK

DARUBA, Beritamalut.co – PT. Jababeka Morotai adalah salah satu yang bergerak di bidang perhotelan dan restoran di Kabupaten Pulau Morotai yang tentunya sangat merasakan dampak sejak pandemi Covid-19.

Namun, sampai dengan saat ini Jababeka terus berupaya mempertahankan untuk tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan sejak pandemi awal tahun 2020 sampai dengan saat ini.

“Sebenarnya di awal pandemi yang paling dipikirkan adalah bagaimana mempertahankan karyawan karena tidak ada penghasilan sejak pandemik sementara pengeluarannya besar hal itu kami sadari bukan hanya Jababeka yang lainya seluruh Indonesia bahkan dunia juga seperti itu,” kata Yunizar Operasional Manager PT. Jababeka Pulau Morotai, Kamis (18/02/2021).

Untuk melakukan itu Jababeka terpaksa harus mengencangkan ikat pinggang dengan melakukan berbagai cara termasuk sedikit memperkecil pengeluaran.

Sebelum pandemi katanya jababeka dengan penghasilan tingkat okupansi bisa dibilang 40,50 persen bahkan sampai 60 persen, namun ketika pandemi covid-19 menghantam, jababeka tidak memiliki pendapatan.

Itu karena sekitar sembilan bulan, Daloha Resort dipakai sebagai tempat karantina dan baru buka lagi beberapa minggu ini.

“Kita mulai lagi berbenah, travel travel yang online yang tadinya kita blog kini telah dibuka semua, marketing kami sudah mulai jalan lagi namun, setelah dibuka kendalanya adalah belum dibukanya akses penerbangan,” tutur Yunizar.

“Saat ini saja yang masih menjadi problem utama karena belum dibukanya akses jalur penerbangan di Pulau Morotai setelah pandemi sehingga mereka mau berkunjung ke Morotai juga masih bertanya-tanya,” katanya.

Sempat diperkirakan katanya di akhir tahun 2020 pandemi covid-19 akan berakhir, namun rupanya sampai dengan Februari tahun 2021 ini masih belum juga hilang.

Padahal PT. Jababeka sendiri saat ini ada sekitar 80 karyawan yang bekerja di Daloha Resort dan juga di Desa Falilah.

“Kami juga belum tahu pasti bagaimana caranya PT. Jababeka mempertahankan karyawan dan bukan saja di Pulau Morotai itu terjadi di seluruh Jababeka namun, salah satu cara adalah melakukan penundaan gaji bagi top level pimpinan sebesar 20 persen sampai batas waktu normal yang ditentukan dan penundaan 20 persen itu diperuntukan bagi gaji kariyawan level bawah,” katanya.

Sementara gaji kariyawan di tingkat bawah sudah berdasarkan UMP Provinsi.

“Untuk itu harapannya semoga pandemi ini cepat berakhir sehingga semua aktifitas kembali normal,” harapnya. (mj)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Barcelona Rindukan Suarez seperti Real Madrid ke Ronaldo

Montevideo - Barcelona diyakini sudah keliru karena menjual Luis Suarez. Dampak keputusan itu dinilai setara seperti kala Real Madrid kehilangan Cristiano Ronaldo. Pendapat itu merupakan pandangan dari mantan striker top Uruguay, Diego...

Mengenal Pak Dadang, Pecatur Indonesia di Chess.com yang Kalahkan Gamer Catur Dunia

Jakarta - "Bapak saya tidak terlalu mempermasalahkan (akunnya) diblokir," ujar Ali Akbar, anak dari Dadang Subur, pria asal Bandung yang akun Chess.com-nya ditangguhkan karena...

Partai Demokrat Tak Akui Moeldoko sebagai Ketum: KLB Ilegal!

Deli Serdang - Acara yang diklaim sebagai kongres luar biasa atau KLB Partai Demokrat (PD) di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum (ketum). Partai Demokrat tidak...

Viral Wanita Modifikasi Model Seragam PNS, Lengan Baju Jadi Sorotan

Jakarta - Seragam PNS (Pegawai Negeri Sipil) selama ini identik dengan setelan blazer warna cokelat. Tidak hanya itu, model seragam PNS pun sudah diatur oleh pemerintah. Meski begitu,...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...