Sebab dan yang Harus Dilakukan untuk Selamatkan Pulau Pagama

TERNATE, Beritamalut.co – Wakil Ketua I Sekolah Tinggi Ilmu Maritim Indonesia (STIMI) Ternate Dr. Sahlan Norau mengatakan, Pulau Pagama yang terletak di Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara masuk dalam Kawasan Konservasi Perairan (KKP) yang hampir punah.

Untuk itu, butuh koordinasi lintas sektor untuk mengembalikan Pulau Pagama seperti yang dulu.

“Pulau Pagama termasuk dalam wilayah Kawasan Konservasi Perairan Kabupaten Kepulauan Sula yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan Perikanan Republik Indonesia Tahun 2020. Sehingga keberadaannya perlu dilindungi, selain itu memiliki potensi keanekaragaman hayati perairan yang unik serta memiliki pantai pasir putih yang indah,” kata Dr. Sahlan ketika dikonfirmasi Beritamalut.co melalui whatsapp, Rabu (24/2/2021).

Pulau itu dulunya menjadi tujuan persinggahan bagi para nelayan maupun orang-orang yang ingin berwisata atau rekreasi pantai, selam dan renang (snorkling), bahkan para nelayan menjadikan pulau ini sebagai tempat peristirahatan jika cuaca tidak bersahabat (berombak).

Pulau Pagama di Kepulauan Sula

Menurutnya, pulau itu terancam punah akibat perubahan iklim global menyebabkan kenaikan paras muka air laut yang semakin meningkat setiap saat.

Selain itu menjadi pemicu utama adalah abrasi pantai dan erosi di pulau ini. “Kalau faktor manusia dan lainnya tidak terlalu berpengaruh terhadap perubahan fisik pulau Pagama,” kata akademisi Fakultas Perikanan (FPK) Unkhair itu.

“Pulau Pagama harus diselamatkan dan butuh perhatian ekstra dari kita semua terutama pemerintah daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kepulauan Sula,” tambahnya.

Dia menyarankan, langkah pertama yang harus dilakukan agar pulau pagama tetap terjaga keberadaannya yaitu mengkaji seluruh aspek baik fisik, lingkungan dan hidrologi maupun historisnya. Serta dilakukan secara terencana dan berkelanjutan dan tidak terkesan terburu-buru seakan kita terbangun dari tidur.

Kemudian dilakukan koordinasi dan komunikasi lintas sektor serta niat baik dari kita semua stakeholder yang ada di daerah.

“Dengan begitu Pagama pasti bisa diselamatkan dari fenomena iklim global dan ini butuh perhatian dari kita semua,” ujar Dr. Sahlan.

Dia menambahkan, Kabupaten Kepulauan Sula memiliki kurang lebih 22 pulau di mana terdapat tiga pulau diantaranya yang cukup besar yaitu Pulau Mangoli (1.211 km2), Pulau Sulabesi (534 km2) dan Pulau Lifumatola (31 km2). Menariknya, dari 22 pulau yang ada, hanya 17 pulau yang memiliki nama.

Dinatara pulau-pulau kecil tersebut terdapat sebuah pulau kecil yang indah yaitu Pulau Pagama. Pulau ini berdekatan dengan Pulau Mangoli dan Pulau Lifmatola Kabupaten Kepulauan Sula. Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Seram, dengan luas 2 Ha.

Kemudian memiliki ekosistem terumbu karang indah dan berbagai jenis ikan karang dan ikan ekonomis penting lainnya serta hamparan pasir putih yang begitu indah, berjarak kurang lebih 1,5 jam dari Sanana Ibu Kota Kabupaten. (Sukur L)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Rencana Duel Mike Tyson vs Holyfield Makin Ruwet

Jakarta - Rencana duel Mike Tyson vs Evander Holyfield makin membingungkan seiring rumor duel Holyfield lawan Kevin McBride pada Juni mendatang. Dalam laporan Sports Illustrated,...

Pakai Garam Ini agar Tanaman Cabai Sehat dan Rajin Berbuah

JAKARTA - Anda yang menanam cabai di rumah tentu ingin agar tanaman cabai rajin berbuah dan tumbuh dengan sehat. Oleh sebab itu, Anda harus...

Plaza Gamalama Modern Tinggal Menunggu Pembayaran dari Rekanan untuk Input Listrik

TERNATE, Beritamalut.co - Pelaksanaan pekerjaan fisik di plaza Gamalama Modern sudah selesai 100 persen, dan sisa menginput listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) kota...

Satgas Bakal Perketat Pengawasan di Titik-titik Penjualan Takjil Buka Puasa

TERNATE, Beritamalut.co - Satuan Gugus Tugas (Satgas) penanganan dan pencegahan Covid-19 kota Ternate akan perketat pengawasan pada titik yang diijinkan berjualan takjil sepanjang bulan...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...