Fantastis, Tunggakan Air Rp 11 Miliar Lebih, PDAM Ancam Cabut Seluruh Instalasi

TERNATE, Beritamalut.co – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate, mencatat pelanggan, baik warga maupun instansi pemerintah yang menunggak hingga 2021 sudah mencapai Rp 11.030.568.100.

Direktur PDAM Kota Ternate, Abdul Gani Hatari saat dikonfirmasi mengatakan, terkait dengan pelanggan yang menunggak rekening air ini, pihak PDAM sudah mengambil langkah namun langkah tersebut sudah tidak diindahkan.

Padahal, peringatan pemberitahuan ini sudah disampaikan ke setiap pelanggan namun hal tersebut tetap saja tidak diselesaikan. Untuk itu PDAM akan mengambil tindakan secara tegas dengan mencabut seluruh instalasi PDAM yang terpasang pada seluruh pelanggan dan tidak akan lagi mengijinkan pelanggan menjadi pelanggan PDAM lagi.

“Jadi kalau sudah satu tahun enam bulan, belum terselesaikan lagi, kami akan putuskan sambungan air PDAM tersebut,” kata Abdul Gani saat dikonfirmasi, Kamis (4/3/2021).

Sejauh ini para pelanggan yang menunggak rata rata terhitung diatas dua tahun, dan itu pihaknya sudah melayangkan surat peringatan, bahkan pihak PDAM sudah melakukan kerja sama dengan kejaksaan untuk mengatasi masalah tersebut namun langkah itu tetap hasilnya nihil.

“Banyak tindakan yang sudah kami lakukan baik itu dari sisi keamanan dan juga bekerjasama dengan jaksa namun tidak membuahkan hasil yang baik, sehingga harus ada tindakan tegas,” ujarnya.

Sejauh ini, pihaknnya belum mengatahui penyebab apa yang menyebabkan pelanggan bisa menunggak dengan angka yang terbilang begitu besar.

Selain warga, khusus untuk instansi pemerintah Kota Ternate juga menunggak pembayaran air PDAM diantaranya:

  1. Kantor Lurah Toboko, Februari 2019 – Januari 2021 Rp. 5.190.000
  2. Kantor Lurah Jati, September 2019 – Januari 2021 Rp. 3.569.000
  3. Kantor Walikota, stadion, 38, Desember 2017 – Januari 2021, Rp. 211.398 500
  4. Kantor Bappeda, stadion, Februari 2020 Januari 2021 Rp. 736.750
  5. Kantor Bupati KDH. Jln pah revolusi, 030800075, 118, APRIL 2011 Januari 2021 Rp, 166,093.000
  6. Kantor BIPP Kota Sasa, Oktober 2019 – Januari 2011 Rp. 753.750
  7. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Desember 2016 – Januari 2021 Rp. 1.916.500
  8. Disperindag Kota, Januari 2020 – Januari 2021, Rp.10.518.500
  9. UPTD Diknas Juli 2016 – Januari 2021 Rp. 1.352.000
  10. UPTD Pald, Takoma, November 2019 – Januari 2021 Rp. 392.500
  11. Gelora Kie Raha, September 2015 – Januari 2021 Rp. 103.596.000
  12. Mes Atut Gelora, Juli 2016 – Januari 2021 Rp. 7.755.250
  13. PD Kie Rahaha Mandiri, April 2016 – Januari 2021 Rp. 3.986.250
  14. Gedung Pramuka, Gambesi, April 2015 – Januari 2021 Rp. 3.279.250
  15. Taman Landmark, November 2016 – Januari 2021 Rp, 88.690.750
  16. Taman Benteng Orange, Desember 2019 – Januari 2021, Rp.4.291.750
  17. Benteng Santo Perdo, Ngade, November 2019 – Januari 2021 Rp. 402.500
  18. Museum Ternate soa-sio, Februari 2012 – Januari 2021 Rp. 409.859.000
  19. Museum Kesultanan Soa-sio, Januari 2015 – Januari 2021, Rp. 104.575.500
  20. Masjid Raya, 15 April 2019 – Januari 2021, Rp. 53.821.500.

“Ada 20 instansi pemerintah yang menunggak pembayaran air PDAM, sampai sekarang belum ada penyelesaian, sehingga kami dari PDAM melakukan pemutusan tujuh SKPD salah satunya di eks kantor Walikota,” ujarnya.

“Untuk itu terkait dengan tunggkan ini diharapkan kepada para pelanggan yang masih menunggak agar segera menyelesaikannya,” tambahnya.

Menanggapi tunggakan air di Landmark, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate, Risval Tri Budiyanto saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini mengatakan, tunggakan air di Taman Landmark itu demi kepentingan publik bukan di SKPD. Dan ini pernah disampaikan ke pihak PDAM.

“Memang kebutuhan yang ada disana itu diperuntukan untuk kamar mandi dan kolam dan itu tidak termasuk dalam pembiayaan BPAPU yang ada sehingga biaya pembiayaan air bersih itu di Landmark belum tau dan hal ini pernah pihak PDAM melakukan pemutusan sementara dan itu sudah beberapa kali,” kata Risval.

Menurutnya, Landmark memang ada pendapatan ke daerah. Dan PAD ini langsung di setor bukan lewat pemotongan ke PUPR untuk membayar air bersih ke PDAM. Itu masuk pada sistem keuangan dan itu disetorkan ke daerah.

“Karena itu kita tidak gunakan sebagai biaya operasional untuk membayar ke PDAM karena itu sudah ada pos-posnya. Sejak awal taman Landmark beroperasi itu tidak ada biaya penganggaran untuk biaya air. Dan harapan kita juga hal jangan sampai berlarut-larut dan apalagi sudah sampai 4 tahun ini,” terang Risval. (Hsd/Sukur)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Basarnas Imbau Nelayan Tidak Melaut di Tengah Cuaca Ekstrim

TERNATE, Beritamalut.co - Kepala Badan Pencarian Nasional (Basarnas) kota Ternate Muhamad Arafah, menghimbau masyarakat atau nelayan untuk dapat menunda melakukan aktifitas di laut, di...

Sultan Tidore dan Gubernur Siap Perjuangkan Sofifi sebagai Daerah Kawasan Khusus

TIDORE, Beritamalut.co - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperlihatkan keseriusannya untuk mengembangkan Sofifi sebagai Daerah Kawasan Khusus. Hal tersebut setelah Gubernur Maluku Utara Kh, Abdul...

Setelah TMII, 2 Aset Milik Keluarga Soeharto Juga Dikelola Pemerintah

Jakarta - Masih ingat dengan Gedung Granadi dan aset Megamendung milik keluarga Soeharto yang disita negara pada 2018 atas kasus Yayasan Supersemar? Keduanya akan dikelola oleh...

Channel YouTube Gen Halilintar Hilang, Atta Halilintar Ingatkan YouTuber Lain

JAKARTA - Channel YouTube milik keluarga Gen Halilintar dan Thariq Halilintar mendadak hilang karena ulah hacker. Pelakunya juga telah menghapus semua konten yang ada di...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...