APBD Kabupaten Pulau Morotai Tahun Ini Dikurangi Rp 12,2 Miliar, Ini Dampaknya

DARUBA, Beritamalut.co – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pulau Morotai tahun ini mendapat pengurangan sebesar Rp 12,2 miliar.

Pengurangan itu terjadi pada anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 12 miliar  dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 200 juta.

Sekda Pulau Morotai, Muhammad M. Kharie saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (08/03/2021) mengatakan pengurangan ini tentunya sangat berdampak bagi daerah salah satu misalnya pengurangan tenaga honorer staf khusus dan kelompok kerja (Pokja).

“Sebetulnya berdasarkan ketentuan staf khusus dan pokja ini  hanya kebijakan internal bukan aturan dan ketentuannya hanya menggunakan Peraturan Bupati sepanjang keuangan daerah memunkinkan pada saat itu. Dan sekarang ini di rumahkan karena terjadi pengurangan DAU,” kata sekda.

Sementara terkait tenaga honorer sebetulnya selama ini yang dilakukan Pemda hanya merupakan kebijakan daerah. Karena dari aturanya tidak ada pegawai honorer.

“Bahkan kita sudah berkali kali ditegur Kemendagri melalui edaran untuk tidak terima tenaga honor. Yang berlaku itu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan pengusulannya berdasarkan formasi di jurusan khusus yang untuk tahun ini di usulkan khusus tenaga guru serta tunjangannya sama seperti PNS namun, bedanya tidak memiliki NIP,” ujar sekda.

“Nanti BKD akan berikan surat pemberitahuan kepada seluruh SKPD terkait itu,” tambahnya.

Namun, apapun alasannya Pemda tetap butuh tenaga-tenaga khusus yang memang tidak dikerjakan oleh ASN karena, kalau tenaga administrasi ASN sudah banyak, tenaga khusus yang tidak ada ini nantinya tetap dipertahankan.

“Misalnya tenaga klining service, tenaga sopir, Satpol PP, motoris, kemudian tenaga dokter ahli dan lainya, kan tidak mungkin kalau tenaga klining service harus juga dikerjakan oleh ASN,” ucap Sekda,

Sehingga kalau dikatakan honorer diberhentikan bukan demikian karena, kontraknya itu hanya setahun sehingga tidak lagi diangkat kembali.

“Jadi hanya tenaga-tenaga khusus yang memiliki ke ahlian yang diangkat kembali,” katanya.

Sementara tenaga administrasi umum yang didalamnya pendamping di desa, dan tenaga pengajar tidak lagi di angkat kembali, apa lagi banyak tenaga guru di desa-desa yang hanya dengan lulusan SMA kemudian mengajar ini yang tidak bisa karena, guru adalah tenaga profesi yang harus memiliki keahlian.

Selain dampak tersebut, pengurangan ini juga berdampak pada berbagai kegiatan festival di dinas pariwisata, dimana semua kegiatan festival dihilangkan kecuali untuk kegiatan bola kaki tetap diadakan. (mj)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Basarnas Imbau Nelayan Tidak Melaut di Tengah Cuaca Ekstrim

TERNATE, Beritamalut.co - Kepala Badan Pencarian Nasional (Basarnas) kota Ternate Muhamad Arafah, menghimbau masyarakat atau nelayan untuk dapat menunda melakukan aktifitas di laut, di...

Sultan Tidore dan Gubernur Siap Perjuangkan Sofifi sebagai Daerah Kawasan Khusus

TIDORE, Beritamalut.co - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperlihatkan keseriusannya untuk mengembangkan Sofifi sebagai Daerah Kawasan Khusus. Hal tersebut setelah Gubernur Maluku Utara Kh, Abdul...

Setelah TMII, 2 Aset Milik Keluarga Soeharto Juga Dikelola Pemerintah

Jakarta - Masih ingat dengan Gedung Granadi dan aset Megamendung milik keluarga Soeharto yang disita negara pada 2018 atas kasus Yayasan Supersemar? Keduanya akan dikelola oleh...

Channel YouTube Gen Halilintar Hilang, Atta Halilintar Ingatkan YouTuber Lain

JAKARTA - Channel YouTube milik keluarga Gen Halilintar dan Thariq Halilintar mendadak hilang karena ulah hacker. Pelakunya juga telah menghapus semua konten yang ada di...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...