Warga Desa Jorjoga Akhirnya Terima Kehadiran Perusahaan Kayu PT. TGM

BOBONG, Beritamalut.co – Perusahaan Pengolahan Hasil Hutan Kayu, Perseroan Terbatas (PT) Taliabu Godo Mougena (TGM) akhirnya mendapat dukungan dari masyarakat desa Jorjoga, Kecamatan Taliabu Utara.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh warga dihadapan Tim Verifikasi PT.TGM yang terdiri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara dalam kunjungan kerjanya dipulau Taliabu, Kamis (22/04/2021).

Menurut warga, pernyataan tertulis tersebut mereka buat untuk menjadi rekomendasi masyarakat dan pegangan kepada pemerintah pusat maupun provinsi dan daerah agar PT.TGM secepatnya bisa aktif beroperasi diwilayah tersebut.

Sebab dengan kehadiran PT TGM akan sangat membantu kehidupan masyarakat baik dari sisi ekonomi maupun disisi lainnya. Apalagi sikon masyarakat saat ini yang tengah dirundung kesulitan hidup karena pandemi covid-19 sangat mendambakan pekerjaan dan pendapatan yang layak dan berkesinambungan.

“Untuk saat ini saja, kami sudah merasa senang, karena hasil bumi dan pertanian kami seperti sayur sudah punya nilai jual, karena perusahaan beli dengan harga yang cukup, jadi kami petani juga senang,” ungkap Yusuf warga setempat.

Tidak hanya itu, hingga hari ini, PT TGM yang sudah mulai membuka camp di wilayah Buambono bahkan sudah mempekerjakan ratusan warga dengan gaji yang cukup signifikan. Jumlah ini pastinya akan berkali kali lipat meningkat andai kata Perusahaan Loging tersebut dapat beroperasi maksimal ke depannya.

Disisi lainnya, PT TGM sudah mendapatkan izin resmi dari pemerintah pusat berdasarkan peraturan Kementerian tentang pengolahan hutan menjadi barang bernilai ekonomi guna membantu hajat hidup orang banyak yang ada di Taliabu.

Dengan izin ini pula, PT TGM akan melaksanakan segala aturan pengelolaan hutan yang diatur oleh pemerintah guna menjaga kelangsungan hidup ekosistem dan keseimbangan alam. Dan yang terpenting lainnya adalah, PT TGM akan menjadi sumber pendapatan bagi negara dan daerah.

Hal demikian justru berbanding terbalik dengan aktifitas beberapa perusahaan loging di Taliabu yang diduga tidak memiliki izin pengolahan, baik dari pemerintah Pusat maupun Provinsi (illegal Loging) sehingga sangat merugikan masyarakat pulau Taliabu, khususnya warga yang menghuni kecamatan Taliabu Utara tempat bercokolnya perusahaan perusahaan illegal tersebut.

Kondisi tersebut diperparah lagi dengan hadirnya sejumlah perusahaan tambang yang justru menjadi polemik karena selain tidak bermanfaat apa apa bagi masyarakat, masalah lain seperti gantirugi lahan masih menjadi masalah yang berkepanjangan karena tidak pernah terealisasi dengan baik, padahal dampak pertambangan atas lingkungan hidup, jauh lebih buruk daripada HPH.

Maka dengan dukungan masyarakat diatas, disepakati beberapa poin penting yang termuat dalam pernyataan sikap mereka dalam mendukung PT. TGM yang berbunyi sebagai berikut:
1. Membuka lapangan pekerjaan
2. Menguntungkan masyarakat (secara ekonomi)
3. Sistem Tebang Tanam ganti
4. Tidak merusak hutan dan lingkungan (Mohri)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Uang dan Tuntutan Kehidupan

Uang dan Tuntutan Kehidupan Oleh: Azis Husen Akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Dalam konsep Islam, uang adalah flow concept. Islam tidak mengenal motif kebutuhan uang untuk spekulasi karena...

Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Penantian 19 Tahun Berakhir

Aarhus - Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China. Puasa gelar dua dekade Merah-Putih di ajang ini berakhir sudah. Indonesia mengunci gelar juara...

Jojo Menang, Indonesia Juara Piala Thomas 2020!

Aarhus - Indonesia sukses memenangi Piala Thomas 2020 dengan mengalahkan China 3-0. Jonatan Christie menjadi penentu di laga ketiga dengan mengalahkan Li Shi Feng...

9 Mitos Seputar Kanker Payudara yang Tak Layak Dipercaya

Jakarta - Pita pink belakangan menghiasi dada atau lengan baju. Bukan sekadar hiasan belaka, pita pink mengingatkan bahwa Oktober merupakan bulan kesadaran kanker payudara. Masyarakat...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Warga Temukan Mayat Seorang Nelayan di Perairan Pesisir Pantai Payahe

TIDORE, Beritamalut.co - Masyarakat di Kecamatan Oba, Tidore Kepulauan, Maluku Utara digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di pesisir pantai Kelurahan Payahe Kamis (20/5/2021) tadi. Mayat...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...