Hardedy Dan Ruslan Siap Buka Dugaan Kejahatan Kepala BPJN Wilayah XVI Maluku Malut

AMBON – Kasus dugaan penipuan yang diduga dilakukan Kepala Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BPJN) wilayah XVI Maluku dan Maluku Utara, Satrio Sugeng Prayitno, saat masih bertugas pada Ditjen Bina Marga Kementrian PUPERA.

Terhadap dua pengusaha asal Pontianak yakni Hardedy dan Ferry Fermansyah bakal berbuntut panjang. Pasalnya Satrio Sugeng Prayitno mengancam akan melaporkan hal tersebut ke Mabes Polri. Namun tantangan Satrio Sugeng Prayitno ini dibalas dengan tegas oleh Hardedy dan Ruslan yang adalah kuasa dari Hardedy.

Seperti dikutip dari Faktamalut.com, Ruslan yang menghubungi Fakta Maluku lewat telpon genggam Rabu (7/2/2018) mengungkapkan. Hardedy dan dirinya menantang Satrio Sugeng Prayitno untuk melaporkan kasus ini ke Mabes Polri.

“Kalau memang saudara Satrio Sugeng Prayitno merasa nama baiknya dirugikan, silahkan saja melaporkannya dan kami siap berhadapan dengan Satrio Sugeng Prayitno yang sekarang menjabat selaku kepala BPJN wilayah XVI Maluku dan Maluku Utara,” tegas Ruslan.

Selain itu lanjut Ruslan, dirinya selaku kuasa dari Hardedy juga telah melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan Satrio Sugeng Prayitno saat masih bertugas pada Ditjen Bina Marga Kementrian PUPERA kepada tim Saber Pungli Kemenkopolhukam.

“Selain itu juga saya secara resmi telah melaporkan kasus penipuan yang diduga dilakukan Satrio Sugeng Prayitno ini ke Kementrian PUPERA, dan saya telah dimintai keterangan selaku pelapor oleh inspektorat Kementrian PUPERA. Dan semua laporan tersebut buktinya ada pada kami. Jadi silahkan saja saudara Satrio Sugeng Prayitno melaporkan hal itu. Kami siap berhadapan dengannya di mana saja,” tegas Ruslan.

Sebagaimana diberitakan Fakta Maluku sebelumnya, Kepala BPJN Wilayah XVI Maluku dan Maluku Utara, Satrio Sugeng Prayitno diduga melakukan penipuan terhadap dua pengusaha asal pontianak yakni Hardedy dan Ferry Fermansyah. Kejadian tersebut terjadi pada 9 November 2016. Dimana saat itu Satrio Sugeng Prayitno yang masih bertugas pada Ditjen PUPERA, meminta Hardedy dan Fery Fermansyah guna menemui dirinya dilantai 5 gedung Ditjen Bina Marga PUPERA.

Pertemuan tersebut bertujuan guna membicarakan tiga proyek jembatan di Sintang yang akan diberikan kepada Hardedy dan Fery Fermansyah. Namun sebelum bertemu dengan dirinya, Satrio Sugeng Prayitno meminta uang sebesar Rp.300 juta dari Hardedy. Namun Hardedy menyatakan, akan memberikan Rp.100 juta dulu, sedangkan sisanya baru akan diberikan setelah proyek tersebut menjadi milik Hardedy dan Fery Fermansyah. Hal ini disetujui Satrio Sugeng Prayitno.

Selanjutnya Satrio Sugeng Prayitno meminta Hardedy guna mentransfer uang tersebut ke rekening temannya yang bernama Dedy Ahmad, yang belakangan diketahui adalah broker proyek pada Ditjen Bina Marga. Sesuai arahan Satrio, Hardedy meminta Fery untuk mentransfer uang sebanyak Rp.100 juta dari rekening bank mandiri nomor 1460005840389 atas namanya.

Setelah menerima uang tersebut, Dedi Ahmat lantas mengontak Satrio Sugeng Prayitno guna memberitahu kepala BPJN Wilayah XVI Maluku dan Maluku Utara ini bahwa uang permintaannya telah ditransfer Hardedy. Selanjutnya atas arahan Satrio Sugeng Prayitno, Dedi Ahmad menarik uang tersebut dari rekeningnya dan menyerahakan uang tersebut kepada Dudun yang juga adalah teman Satrio Sugeng Prayitno. Setelah menerima uang tersebut, atas arahan Satrio Sugeng Prayitno.

Dudun mengantar Hardedy dan Feri Fermansyah untuk menemui Satrio Sugeng Prayitno di ruangannga yang berada pada lantai 5 gedung Ditjen Bina Marga Kementrian PUPERA. Dalam pertemuan tersebut Satrio Sugeng Prayitno meyanggupi memberikan tiga proyek pembangunan jembatan yakni.

Proyek jembatan bun senilai Rp.6.440 miliard, proyek jembatan Jeliang sebesar Rp.7 miliard dan proyek jembatan Pala Kota sebesar Rp. 10.500 miliard. Dimana ketiga proyek ini berada di Putih bun dan Sintang.

Namun janji yang diberikan Satrio Sugeng Prayitno ini hanyalah isapan jempol belaka. Buktinya sampai Dengan dirinya menjabat selaku kepala BPJN Wilayah XVI Maluku, janji itu tidak pernah terwujud. Padahal Satrio Sugeng Prayitno telah menerima uang sebesar Rp.100 juta dari Hardedy dan Fery Fermansyah. (JWL)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pemkot dan Kejari Ternate Teken Kerjasama Penanganan Masalah Hukum

TERNATE, Beritamalut.co — Pemerintah Kota Ternate bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata...

IWIP Serahkan 70 Ekor Hewan Kurban di Sejumlah Kabupaten Kota di Maluku Utara

WEDA, Beritamalut.co — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyerahkan 70 ekor hewan kurban Idul Adha 1445 Hijriah untuk masyarakat di Halmahera Tengah,...

Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan? Hindari 10 Kesalahan Ini

Jakarta - Berjalan adalah olahraga yang mudah dan efektif untuk menurunkan berat badan. Tanpa perlu peralatan khusus, berjalan juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, suasana hati, dan energi. Namun,...

WhatsApp Akhirnya Bisa Video Call 32 Orang di Laptop, Ada Fitur Baru Mirip Zoom

Jakarta - WhatsApp menghadirkan sejumlah fitur baru, khususnya fitur yang akan menambah pengalaman pengguna saat melakukan panggilan video, alias video call. Salah satu fitur baru WhatsApp itu memperluas batas peserta video call di aplikasi versi...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...