Kepala BPJN Wil. XVI Maluku Maluku Utara Diduga Tipu Pengusaha

AMBON – Kepala Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BPJN) wilayah XVI Maluku dan Maluku Utara, Satrio Sugeng Prayitno diduga kuat telah melakukan tindak pidana penipuan terhadap dua orang pengusaha asal Pontianak Kalimantan Barat bernama Hardedy dan Ferry Fermansyah.

Seperti dikutip dari Faktamaluku.com, penipuan yang dilakukan Satrio Sugeng Prayitno ini terjadi pada tahun 2016 silam.

Saat Prayitno masih bertugas pada Ditjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Disebutkan pada tahun 2016 tepatnya 9 November 2016, Satrio Sugeng Prayitno mengundang pengusaha asal Pontianak yakni Hardedy dan Ferry Fermansyah guna menemuinya pada lantai 5 gedung kantor Ditjen Bina Marga, untuk membicarakan 3 proyek pembangunan jembatan di Pontianak.

Namun sebelum bertemu, Satrio Sugeng Prayitno mengharuskan pengusaha asal Pontianak ini memberikan uang sebesar Rp.300 juta kepada dirinya sebagai kompensasi pemberian proyek kepada kedua pengusaha ini. Harga tersebut kemudian ditawar Hardedy, dan akhirnya Satrio Sugeng Prayitno dan Hardedy sepakat pada angka 100 juta.

Saat itu juga Hardedy meminta rekan bisnisnya Ferry Fermansyah guna mentransfer uang sebesar Rp.100 juta kepada Satrio Sugeng Prayitno. Setelah itu Ferry Fermansyah lantas mentransfer dana sebesar Rp.100 juta sesuai permintaan Satrio Sugeng Prayitno ke rekening milik Deddy salah seorang teman Satrio Sugeng Prayitno.

Selanjutnya Deddy mengambil uang tersebut dan sesuai arahan Satrio Sugeng Prayitno, uang itu diberikan Deddy kepada Dudut guna selanjutnya diserahkan kepada Satrio Sugeng Prayitno.

Setelah menerima uang sebesar Rp.100 juta dari Hardedy dan Ferry Fermansyah, barulah Satrio Sugeng Prayitno menerima kedua pengusaha asal pontianak ini guna membicarakan tiga paket pekerjaan jembatan di Kalimantan Barat, yakni paket pekerjaan jembatan Four sebesar Rp. 6,440 miliard, pekerjaan jembatan Jeliang sebesar Rp. 7 miliard dan pekerjaan jembatan Pala Kota sebesar Rp. 10. 500 miliard. Dimana ketiga proyek ini berlokasi di wilayah Putusiban dan Sintang dan akan dikerjakan oleh kedua pengusaha asal Pontianak ini.

Namun hal tersebut hanyalah akal akalan Satrio Sugeng Prayitno saja guna meraup uang dari kedua pengusaha ini. Buktinya hingga kini Hardedy dan Fermansyah tidak pernah mengerjakan proyek tersebut.

Mengetahui akal bulus Satrio Sugeng Prayitno ini, Hardedy dan Ferry Fermansyah lantas menagih uang yanv telah diberikan mereka Kepada Satrio Sugeng Prayitno. Akan tetapi Satrio Sugeng Prayitno selalu mengelak, hingga dirinya mendapat jabatan baru sebagai Kepala BPJN Wilayaj XVI Maluku dan Maluku Utara.

Merasa dipermainkan, Hardedy dan Ferry Fermansyah lewat kuasanya Ruslan melaporkan perbuatan Satrio Sugeng Prayitno ini kepada Satuan Sapu Bersih Pungli yang ada pada Kemenko Polhukum. Laporan tindak pidana pungli dan penipuan ini tertanggal 20 Oktober 2017. Tidak itu saja, kedua pengusaha asal Pontianak ini bahkan telab melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan Satrio Sugeng Prayitno ini kepada mentri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat. (JWL)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Seorang Warga di Tobelo Belum Kembali dari Kebun, Tim SAR Lakukan Pencarian

TOBELO, Beritamalut.co - Seorang Warga Desa Efi-Efi Kecamatan Tobelo Selatan Kabupaten Halmahera Utara dilaporkan belum kembali saat pergi ke kebun untuk memanen aren. Adapun kejadiannya...

Diresmikan Wali Kota Ternate, Apa Itu Kick Off Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer?

TERNATE, Beritamalut.co — Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman buka kegiatan Kick Off Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer, yang berlangsung di Hotel Bela Internasional, Jumat...

Peserta Kelas 3 BPJS Kesehatan Tak Bisa Naik Tingkat Ruang Rawat Inap

Jakarta -- Pemerintah menetapkan peserta kelas 3 BPJS Kesehatan tidak bisa naik ke kelas layanan rawat inap yang lebih tinggi. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden...

Sarwendah Diam Ditanya soal Ruben Onsu

Jakarta - Sarwendah menghindar disinggung apakah sudah berkoordinasi dengan Ruben Onsu perihal somasi yang dilayangkan untuk beberapa akun sosial media yang telah memfitnahnya. Sarwendah langsung bergegas meninggalkan media...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...