FPKK Beberkan Belasan Dugaan Proyek Bermasalah di Halsel

TERNATE,Beritamalut.co-Massa aksi yang tergabung dalam Front Pemberantasan Kejahatan Korupsi (FPKK) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Rabu (02/5/2018).

Dalam aksinya massa beberkan berbagai macam kasus dugaan korupsi yang terjai di Kabupaten Halmahera Selatan.

Diantaranya mendesak pemprov segera mencabut izin PT Poleko Yubarsons, melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran ilegal logging di PT. Poleko Yubarson dan melakukan penyelidikan terhadap penggunaan anggaran di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Halsel.

Selain itu, mendesak Kejati segera menindaklanjuti temuan BPK Malut atas proyek jalan Laiwui Angai tahun 2015 yang dikerjakan oleh PT. Obi Permai Nusantara dengan pagu anggaran Rp 9.956.778.000.00.

“Kami mendesak Kejati segera menuntaskan dugaan korupsi pembangunan infrastruktur penanggulangan bencana di Obi. Terutama pembangunan kembali jembatan Jikotamo dan penataan sungai di Obi yang melebar akibat banjir dan dapat mengancam pemukiman warga. Sedangkan pembangunan bronjong penahan arus dan sejumlah infrastruktur lain diduga bermasalah. Permasalahan itu sudah dilaporkan ke Kejati Malut. Maka hari ini kami datang untuk mempertanyakan sudah sejauh mana laporan kami diproses,” teriak Koordinator Lapangan Fisno La Halidi saat menyampaikan orasinya.

Sementara, salah satu orator Fahri Sumarto menegaskan akan membawa kasus tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi melalui DPP LAKI jika Kejati lambat menindaklanjutinya.

Ia merincikan bahwa Laporan LAKI Malut ke Kejati sendiri tak lepas dari kecurigaan akan ketidakjelasan penggunaan dana penanganan bencana senilai Rp 3,636 miliar yang dialokasikan melalui APBD Halsel 2017. Pasalnya, jembatan Jikotamo yang telah dua tahun ambruk akibat banjir tak juga dibangun kembali.

Sebagai gantinya, BPBD Halsel membangun bronjong melintasi sungai. Proyek senilai Rp 480 juta itu disebut tak melalui tender dan tak sesuai spesifikasi sebagai sarana penyeberangan. Sehingga Saat ini, bronjong itu telah tenggelam dan hanya dapat dilewati kendaraan berat seperti truk.

“Sejumlah proyek pasca banjir milik BPBD di Obi juga dipertanyakan. Yakni rehabilitasi plat deker gerbang MTQ Laiwui senilai Rp 200 juta, rehabilitasi plat deker lapangan MTQ Laiwui Rp 200 juta, rehabilitasi plat deker Dusun Turi Rp 200 juta, rehabilitasi dan rekonstruksi plat deker kuburan Akegula Rp 139 juta, dan rehabilitasi dan rekonstruksi Pasar Laiwui Rp 140 juta,” katanya.

Ada pula proyek rehabilitasi dan rekonstruksi drainase primer Desa Buton dan Dusun Turi senilai Rp 420 juta, rehabilitasi dan rekonstruksi talud sungai Desa Laiwui Dusun Turi Rp 1,2 miliar, pekerjaan timbunan penahan ombak Desa Anggai Rp 200 juta, pembangunan drainase plat deker Desa Laiwui Rp 200 juta, pembangunan teluk pantai Soligi Rp 200 juta, serta pembangunan plat deker Desa Buton Rp 200 juta. (Hsd)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pemkot dan Kejari Ternate Teken Kerjasama Penanganan Masalah Hukum

TERNATE, Beritamalut.co — Pemerintah Kota Ternate bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata...

IWIP Serahkan 70 Ekor Hewan Kurban di Sejumlah Kabupaten Kota di Maluku Utara

WEDA, Beritamalut.co — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyerahkan 70 ekor hewan kurban Idul Adha 1445 Hijriah untuk masyarakat di Halmahera Tengah,...

Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan? Hindari 10 Kesalahan Ini

Jakarta - Berjalan adalah olahraga yang mudah dan efektif untuk menurunkan berat badan. Tanpa perlu peralatan khusus, berjalan juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, suasana hati, dan energi. Namun,...

WhatsApp Akhirnya Bisa Video Call 32 Orang di Laptop, Ada Fitur Baru Mirip Zoom

Jakarta - WhatsApp menghadirkan sejumlah fitur baru, khususnya fitur yang akan menambah pengalaman pengguna saat melakukan panggilan video, alias video call. Salah satu fitur baru WhatsApp itu memperluas batas peserta video call di aplikasi versi...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...