Skorsing, Banting Meja Hingga Pelemparan Warnai Pleno Rekapitulasi Suara

TERNATE,Beritamalut.co-Pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara di tingkat provinsi pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara tahun 2018 yang diselenggarakan KPU Provinsi Malut, di kantor KPU Malut di Sofifi, Sabtu (7/7/2018), ricuh.

Sejak dimulainya pleno yang dibuka ketua KPU Malut Syahrani Somadayo hingga selesai, berjalan sangat alot.

Hujan interupsi dari saksi pasangan calon nomor urut 2, Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali (AGK-Ya) sudah dimulai sejak dibukanya rapat pleno hingga akhirnya ricuh di dalam ruang sidang.

Saksi paslon dari AGK-Ya sejak awal meminta komisioner KPU Malut untuk tidak melakukan rapat pleno ini karena dari temuan mereka banyak ditemukan pelanggaran yang terjadi diantaranya, hak warga enam desa perbatasan antara Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Utara tidak tersalurkan pada saat pencoblosan pafa 7 Juli 2018 lalu.

“Di enam desa sana banyak masyarakat yang hak-hak mereka terabaikan, untuk itu kami minta pleno ini jangan dilanjutkan sebelum ini ditindaklanjuti,” kata Rifai, saksi dari cagub AGK-Ya.

Mereka juga beberkan pelanggaran di dua kabupaten yaitu Kabupaten Kepulauan Sula dan Taliabu yang menurut saksi pelanggaran itu dilakukan secara terstruktur dan masih.

“Di Taliabu ada petugas KPPS yang mencoblos 17 kertas suara. Kemudian di Kabupaten Kepulauan Sula ada 10 kecamatan ditemukan pelanggaran, namun itu tidak pernah ditindaklanjuti,” kata Asrul R. Ichsan, saksi dari paslon AGK-Ya lainnya.

Pleno akhirnya kembali dilanjutkan setelah, adanya penjelasan dari Ketua Bawaslu Maluku Utara, Muksin Amrin terkait persoalan di enam desa serta pelanggaran yang menjadi temuan Bawaslu.

Kericuhan berlanjut, saat pembukaan kotak suara untuk dilakukan rekapitulasi suara di Kabupaten Kepulauan Sula.

Saksi AGK-Ya mengamuk karena tidak mendapatkan berita acara hasil rekapan di Kabupaten Kepulauan Sula, sementara KPU berencana tetap melanjutkan pleno.

“Ini adalah bentuk pelanggaran, kami minta pleno untuk Kabupaten Sula tidak bisa dilanjutkan,” teriak saksi AGK-Ya.

Sementara itu, saksi lainnya membanting meja dan mendorong saksi paslon nomor urut 1 yang dilakukan oleh Muhammad Senen yang juga Ketua DPD I PDIP Malut.

Kericuhan reda, setelah beberapa saksi dari paslon AGK-Ya dikeluarkan dari ruang rapat oleh pihak aparat kepolisian.

Sementara itu, Ketua KPU Malut langsung menskorsing rapat pleno dan kembali dilanjutkan beberapa jam kemudian.

Beberapa saat setelah pleno kembali dibuka, saksi AGK-Ya kembali ricuh dengan melempari Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Sula dengan botol air mineral.

Namun itu akhirnya reda setelah Bawaslu Malut merekomendasikan turun satu tingkat dengan membuka kotak suara untuk mencocokan formulir DA dan DB yang ada dalam kotak. (Lia)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pemkot dan Kejari Ternate Teken Kerjasama Penanganan Masalah Hukum

TERNATE, Beritamalut.co — Pemerintah Kota Ternate bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata...

IWIP Serahkan 70 Ekor Hewan Kurban di Sejumlah Kabupaten Kota di Maluku Utara

WEDA, Beritamalut.co — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyerahkan 70 ekor hewan kurban Idul Adha 1445 Hijriah untuk masyarakat di Halmahera Tengah,...

Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan? Hindari 10 Kesalahan Ini

Jakarta - Berjalan adalah olahraga yang mudah dan efektif untuk menurunkan berat badan. Tanpa perlu peralatan khusus, berjalan juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, suasana hati, dan energi. Namun,...

WhatsApp Akhirnya Bisa Video Call 32 Orang di Laptop, Ada Fitur Baru Mirip Zoom

Jakarta - WhatsApp menghadirkan sejumlah fitur baru, khususnya fitur yang akan menambah pengalaman pengguna saat melakukan panggilan video, alias video call. Salah satu fitur baru WhatsApp itu memperluas batas peserta video call di aplikasi versi...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...