Ini Tanggapan Dinkes Kota Ternate Terkait Imunisasi Vaksin Rubella

TERNATE,Beritamalut.co-Dinas Kesehatan Kota Ternate menanggapi terkait beredarnya informasi dampak pemberian vaksin campak dan rubella (mr) kepada anak.

Kepala Dinkes Kota Ternate, dr. Fathiya Suma menyarankan kepada orang tua agar anak mereka diberikan vaksi ini karena aspek manfaatnya lebih besar dibandingkan tidak diberikan.

Salah satunya yaitu dapat membangun sistim kekebalan tubuh bagi si anak dari infeksi penyakit campak dan rubella.

“Kedua kita ingin putuskan rantai penularan penyakit campak dan rubella, ketiga kita turunkan angka kesakitan dan kematian akibat campak dan rubella, keempat kita ingin menurunkan angka kecacatan yang terjadi akibat komplikasi rubella,” kata kadinkes, Sabtu (4/8/2018).

Yang lebih beresiko katanya jika virus ini menyerang ibu hamil, pada trimester pertama dapat menyebabkan keguguran sementara di trimester terakhir dapat beresiko lahirnya anak dalam kondisi cacat.

Di Indonesia sendiri, pemberian vaksin ini sudah memasuki tahap kedua setelah fase pertama sebelumnya dilakukan di wilayah pulau jawa.

Di tahap kedua ini, Maluku Utara masuk sebagai salah satu daerah dari 28 provinsi yang melaksanakan vaksin fase kedua ini yang sudah dimulai dari 1 Agustus hingga 30 September 2018.

Untuk Kota Ternate pemberian vaksi akan dimulai dari sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD hingga kelas I SMA, dengan sasaran pada usia 9 bulan sampai 15 tahun atau kurang lebih 58.100 jiwa sasaran imunisasi untuk Kota Ternate.

“Sampai hari keempat sudah ada sekitar 5000 cakupan hasil imunisasi dan semuanya berjalan lancar,” kata kadinkes.

Meski demikian pihak dinkes mengakui saat ini masih ada pro dan kontra terkait dengan pemberian vaksin ini, terutama mengenai sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), namun itu katanya saat ini Kemenkes tengah duduk bersama MUI terkait dengan masalah ini agar segera terselesaikan.

Menyikapi itu, Dinkes Kota Ternate terus membangun komunikasi dan kerjasama yang baik bersama dengan Kementerian Agama, Dinas Pendidikan serta stakeholder untuk mensosialisasikan pemberian vaksin ini di sekolah-sekolah maupun di posyandu nanti.

“Masalah sekarang ada penolakan karena pro kontra vaksin ini, tapi pertama bahwa pentingnya imunisasi MR dalam rangka mencegah komplikasi yang bisa menyebabkan cacat dan kematian untuk kasus campak dan rubella ini apabila anak tidak diimunisasi,” ujar kadinkes.

“Kalau dilihat dari rekomendasi sudah mendapatkan dari  WHO dan ini sudah digunakan di sekitar 141 negara di dunia. Tidak ada masalah namun ini kembali pada keyakinan, dan bagi muslim dapat menunda sambil menunggu keluarnya sertifikasi halal dari MUI,” kata kadinkes lagi.

Pemberian vaksi ini katanya tidak diberikan begitu saja, namun tim kesehatan akan melakukan lebih dulu skrining kepada si anak untuk mengetahui kondisi tubuhnya maupun riwayat penyakitnya.

Karena itu dalam pemberian vaksin, alangkah baiknya jika si anak dapat didampingi oleh orang tuanya.

Pasca pemberian vaksin juga, dinkes akan terus melakukan pemantuan dan jika ada efek samping dapat dilaporkan mulai dari polindes, puskesmas ataupun dinkes.

Kadinkes menambahkan, untuk di Maluku Utara memang sejauh ini banyak kasus yang tidak terlaporkan, tapi sebenarnya ada, dan Kota Ternate sendiri ada sekitar 32 kasus campak, sedangkan Malut sekitar 300 lebih.

“Cara penularannya melalui batuk. Namun kita tetap melakukan pemantauan pasca suntik,” jelas kadinkes. (Lia)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pemkot dan Kejari Ternate Teken Kerjasama Penanganan Masalah Hukum

TERNATE, Beritamalut.co — Pemerintah Kota Ternate bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata...

IWIP Serahkan 70 Ekor Hewan Kurban di Sejumlah Kabupaten Kota di Maluku Utara

WEDA, Beritamalut.co — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyerahkan 70 ekor hewan kurban Idul Adha 1445 Hijriah untuk masyarakat di Halmahera Tengah,...

Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan? Hindari 10 Kesalahan Ini

Jakarta - Berjalan adalah olahraga yang mudah dan efektif untuk menurunkan berat badan. Tanpa perlu peralatan khusus, berjalan juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, suasana hati, dan energi. Namun,...

WhatsApp Akhirnya Bisa Video Call 32 Orang di Laptop, Ada Fitur Baru Mirip Zoom

Jakarta - WhatsApp menghadirkan sejumlah fitur baru, khususnya fitur yang akan menambah pengalaman pengguna saat melakukan panggilan video, alias video call. Salah satu fitur baru WhatsApp itu memperluas batas peserta video call di aplikasi versi...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...