Diskusi “Menuju Ternate Titik Nol Jalur Rempah”

TERNATE,Beritamalut.co-Pemerintah Kota Ternate terus melakukan upaya ilmiah melalui diskursus untuk terus mengumpulkan berbagai khazanah maupun dokumen rempah – rempah peninggalan kolonialisme dan imprealisme barat sebagai syarat mutlak UNESCO.

Ini dilakukan dalam rangka memperkuat Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, yang telah diusulkan ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) untuk ditetapkan sebagai titik nol jalur rempah sebagai warisan budaya dunia.

Salah satunya kembali menggelar diskusi bertajuk ‘Menuju Ternate Titik Nol Jalur Rempah’ yang digelar di Aula Grand Fatma, Kelurahan Moya Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Jum’at (08/11/2019).

Diskusi terpumpun itu dihadiri langsung Wali Kota Ternate, H.Burhan Abdurahman, dan melibatkan para pelaku komunitas, insan pers, dan beberapa pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di beberapa kabupaten/kota di Maluku Utara.

Sementara narasumber ternama, diantaranya mantan Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Prof Gufran Ali Ibrahim, Sejarawan Unkhair Irfan Ahmad, Tim Substansi Jalur Rempah Idham Bachtiar Setiadi, Akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, Aji Deni, dan Sejarawan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate Usman Nomay.

Selain dari agenda Pemerintah Kota Ternate, titik nol jalur rempah juga menjadi Pemerintah pusat dalam hal ini Direktorat Warisan Nilai dan Diplomasi Budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Karena Direktorat itu yang punya tugas pengusulan atas nama Pemerintah Indonesia ke UNESCO. Sehingga mereka yang melakukan penetapan terkait dengan kategori masing-masing sebagaimana Desa Sawalunto yang di tetapkan UNESCO sebagai Kota Tambang Era Kolonial dan Kota Ambon sebagai Kota Musik,” ungkap Kabid Sejarah dan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Rinto Taib kepada awak media usai diskusi.

Menurutnya, sangat penting untuk mendorong Kota Ternate sebagai kota tematik rempah.

Titik nol jalur rempah katanya adalah kosa kata yang sangat penting untuk dilakukan kajian lebih mendalam dan berani menggunakan narasi itu sebagai alasan historis.

“Jangan karena kosa kata dapat menghambat agenda ini, sebab bukan karena ego atau kesombongan atau mengabaikan daerah lain di Provinsi Maluku Utara,” katanya.

Rinto menilai, Ternate merupakan sebuah rute sejarah dimana ketika dihitung sejak tahun 1512 pada era Portugis. Kedatangan Portugis itulah menjadikan Kota Ternate sebagai titik nol jalur rempah yang di lihat dari penempatan jalur rempah mulai dari Tidore, Banda dan sebagainya.

Karena ketika hadirnya Portugis, perdagangan rempah begitu semarak yang pertama kali di Kota Banten dan kemudian berkembang menjadi “Singapura” atau Pasarnya Internasional.

Dengan alasan demikian sehingga Ternate didorong sebagai titik nol jalur rempah karena secara geografis berada di Hulu Indonedia.

“Dan hal yang paling penting dari kegiatan ini adalah kesadaran kolektif, historis, masyarakat Ternate bukan hanya tentang kejayaan masa lalu tapi ada warisan kebudayaan rempah, ada dampak dari rempah yang mencakup aspek kehidupan, keagamaan, kesejarahan, dan interaksi multi kultur serta entik dan lainya,” ujar Rinto.

“Kedepan akan dilakukan tahapan-tahapan normatif, tentu peran masyaralat luas sangat penting selain dari seminar,ada juga tahapan dokumen,” sambung Rinto.

Rinto pun mengklaim akan menjadi sebuah kebanggaan bagi Maluku Utara dan pada umumnya Indonesia karena Ternate punya jalur rempah.

Namun dia pun mengakui harus memperkuat sosialisasi karena jalur rempah adalah warisan masa lalu yang memukau yang di dalamnya ada warisan knowleg yang dikembangkan Afred Russel Walace.

“Karena lokasi rumahnya juga berdekatan dengan salah satu benteng terbesar di Kota Ternate yakni Benteng Orangje sebab ini pun menarik untuk di jadikan argumentasi ke UNESCO,” harapnya.

“Selanjutnya kami melakukan kajian, karena jalan kita masih panjang. Hari ini kita membangun kesadaran bersama bagaimana mensinergikan pemahaman dengan akademisi untuk melakukan riset mendalam. Sehingga penetapan terkait dengan cagar budaya dan situs-situs budaya bisa terlaksana,” katanya lagi. (mn)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

KPU: 661 TPS di 7 Provinsi Hitung Suara Ulang

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut bahwa sejumlah wilayah perlu melakukan penghitungan suara ulang. Berdasarkan data yang diterima Kompas.com per Kamis (22/2/2024) malam, sedikitnya 661...

KPK Duga Ada Pemberian “Fee” dan Pengondisian Temuan BPK di Proyek Kereta DJKA

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga, ada pemberian uang dan pengondisian temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kasus dugaan suap proyek jalur kereta...

Mbappe Sepakati Kontrak 5 Tahun dengan Madrid

Jakarta - Kylian Mbappe dikabarkan bakal meninggalkan Paris Saint-Germain pada akhir musim ini. Mbappe dilaporkan sudah menyepakati kontrak lima tahun dengan Real Madrid. Menurut laporan BBC, Mbappe telah mengatakan kepada PSG...

Terungkap! 5 Rahasia Panjang Umur Orang Pakistan yang Capai 100 Tahun

Jakarta - Selain orang Jepang, negara yang penduduknya panjang umur juga Pakistan. Ternyata ini 5 rahasia panjang umur mereka yang usianya bisa mencapai 100 tahun. Penelitian...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...