Gubernur Buka Finalisasi Penyusunan Dokumen Cetak Biru PPM

TERNATE,Beritamalut.co – Sebagai tindaklanjut dari keputusan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara, Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan finalisasi Penyusunan Dokumen Catak Biru (Blue Print) Pengembangan dan Pemberdayaan masyarakat (PPM) di Grand Daffam Hotel, Kamis (28/11/2019).

Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, Lc saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan, hari ini kita telah melaksanakan satu kegiatan strategis karena bersentuhan dengan kepentingan orang banyak sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan dan pembangunan masyarakat di sekitar wilayah lingkar tambang.

Orang nomor satu di Malut ini juga meminta seluruh pihak terkait untuk sedianya mencari solusi guna memandirikan sumber daya lokal yang tersedia.

“Ini sebagai wujud dari komitmen pemerintah daerah, untuk mempersiapkan infrastruktur yang kompeten, kredibel dan memiliki daya saing,” ucapnya.

Gubernur mengatakan, terdapat cukup banyak lokasi usaha pertambangan di Maluku Utara dengan berbagai ragam jenis tambang. Namun yang terpenting bahwa pengembangan lokasi pertambangan tidak mengubah fungsi hutan lindung/kawasan lindung, dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta daerah.

Dirinya juga berharap bahan galian tambang dengan nilai jual yang tinggi dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan pengembangan infrastruktur masyarakat, peningkatan PAD, serta mampu merangsang percepatan pembangunan di daerah.

Gubenrur juga menjelaskan sektor usaha pertambangan pada umumnya berada di daerah terpencil yang masih minim fasilitas infrastruktur. Oleh karenannya kehadiran industri usaha pertambangan dapat memberikan peluang bagi kemajuan wilayah tersebut.

“Perusahaan pertambangan dituntut memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat di sekitar lokasi lingkar tambang,” ungkapnya.

Selain itu Gubernur juga mendorong masyarakat harus mendapatkan kompensasi dari perusahaan pertambangan berupa manfaat ekonomi dan manfaat lainnya.

Sementara Kadis ESDM Provinsi Malut, Hasyim Daengbarang dalam sambutannya mengatakan, sebelum sampai pada tahap finalisasi blue print PPM saat ini, Tim Penyusun telah melakukan Focus Group Disscusion di Kabupaten Halmahera Tengah dan Halmahera Selatan. Selanjutnya, Tim penyusun juga telah melakukan konsultasi teknis dengan kementerian ESDM RI dan telah dievaluasi oleh evaluator.

Dikatakannya, setelah finalisasi ini, akan disampaikan kepada Menteri ESDM RI untuk mendapatkan pertimbangan teknis untuk selanjutnya blue print PPM pada kegiatan usaha pertambangan dapat di tetapkan oleh Gubernur.

“Dengan adanya Cetak Biru (Blue Print) PPM ini diharapkan akan terjadi sinkronisasi, integrasi dan sinergi program pengembangan dan pemberdayaan Masyarakat di wilayah Provinsi Maluku Utara,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri oleh Forkopimda Malut, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Malut, Kepala OPD lingkup Provinsi Malut, kepala Bappeda Kabupaten/Kota se- Provinsi malut dan Para direktur pemegang IUP/IUPK di Malut. (mn)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

“Maaf Jabatan Inspektorat telah Berakhir SK, Net Kami Butuh Pimpinan Baru”

HALSEL, Beritamalut.co - Pintu ruangan kepala Kantor Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), dipalang. Pemalangan ruang Slamet Ak itu diduga dilakukan pada Minggu (20/09/2020), di samping...

KKM Malut Rencana Pengadaan Speedboat Ambulance untuk Bantu Warga Makean

TERNATE, Beritamalut.co - Penguyuban Kerukunan Keluarga Makean (KKM) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar rapat perubahan komposisi pengurus di Sekretariat KKM Lingkungan Jan, Kecamatan Ternate...

KPU Halbar Gelar Sosialisasi Tahapan Kampanye dan Penerapan Protokol Kesehatan

JAILOLO, Beritamalut.co - Komisai Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Barat  Sosialisasi tahapan kampanye dan penerapan protokol kesehatan pengendalian covid-19 pada tahapan pemilihan Bupati dan...

5 Cara Menyenangkan Mengajari Anak Belajar Menulis Sejak Usia 3 Tahun

JAKARTA - Tahukah Bunda, bahwa kemampuan menulis anak-anak bisa dilatih sejak pra sekolah? Mungkin, sebagian dari kita berpikir bahwa anak-anak tidak benar-benar belajar bagaimana menulis...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...