Ronal, Terdakwa Pembunuh Kiki Kumala Divonis Hukuman Mati

TIDORE,Beritamalut.co – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Soasio, Kota Tidore Kepulauan menjatuhkan vonis pidana hukuman mati terhadap M. Irwan Tutuwarima alias Ronal (35), Senin (09/12/2019).

Putusan majelis hakim yang dipimpin Ennierlia Arientowaty ini lebih berat dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa dengan penjara seumur hidup.

Dalam amar putusan majelis hakim, terdakwa Ronal terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian, pemerkosaan serta pembunuhan berencana terhadap korban Kiki Kumala, sebagaimana terdapat dalam dakwaan ke 1 primer penuntut umum.

Ronal terbukti melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 339 pembunuhan diikuti dengan pidana lain seperti pemerkosaan, subsider Pasal 338 pembunuhan serta Pasal 365 pencurian dengan kekerasan.

Atas putusan majelis hakim tersebut, terdakwa Ronal melalui kuasa hukumnya masih menyatakan pikir-pikir.

Menanggapi putusan majelis hakim, keluarga korban mengaku sangat bersyukur dengan putusan majelis hakim yang menetapkan terdakwa Ronal dengan hukuman mati.

“Kami atas nama keluarga sangat bersyukur dan berterima kasih. Hukuman mati sangat adil dengan apa dia (Ronal) lakukan terhadap adik kami. Memang dari awal ini yang kami harapkan,” kata Mia, kakak korban kepada beritamalut.co via telepon, Senin tadi.

Menurutnya, hukuman yang dijatuhkan majelis hakim terhadap Ronal sangat setimpal dengan apa yang dia lakukan terhadap korban Kiki Kumala.

Dengan hukuman mati terhadap pelaku katanya, dia berharap ke depan ada efek jera sehingga tidak ada lagi Kiki yang lain yang menjadi korban kejahatan terhadap kaum perempuan.

Sementara itu, sebelumnya diluar sidang PN Soasio dilakukan aksi solidaritas dari pihak keluarga korban bersama dengan aktifis Perempuan Maluku Utara yang menuntut majelis hakim memberikan putusan yang adil terhadap Ronal.

Seperti diberitakan, kronologis kejadiannya pada Selasa 16 Juli 2019, sekitar pukul 08.00 WIT.

Tersangka saat itu membawa mobil Daihatsu Xenia Abu-abu Metalik, Nomor Polisi DG 1754 KF, untuk mencari penumpang lintas Malifut – Sofifi.

Sesampainya di Desa Tahane, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, Kiki Kumala bersama beberapa warga Desa Tahane memberhentikan mobilnya dengan melambaikan tangan. Kiki pun menaiki mobil tersebut, dan duduk di kursi depan.

Mobil yang dibawa oleh Muhammad Irwan Tutuarima alias Ronal itu pun menuju ke Sofifi.

Namun ketika sampai di sekitaran Kantor Gubernur di Sofifi, Ronal berhenti dan menyuruh Kiki Kumala pindah tempat duduk di tengah. Setelah itu ia melanjutkan perjalanan ke Sofifi melewati jalan belakang Desa Guraping Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan.

Setelah jalanan sepi, sekitar pukul 10.15 WIT, Ronal memberhentikan mobil dan berpindah ke kursi tengah yang ditempati korban. Ronal lalu mengambil paksa uang Kiki sebesar Rp 250 ribu, lalu memperkosa korban.

Selesai memperkosa korban, Kiki mengancam akan melaporkan perbuatan Ronal itu pada pamannya dan polisi di Sofifi.

Tersangka rupanya takut dan tak ingin masuk penjara lagi kasus yang sama, Ronal kemudian memilih untuk mengakhiri hidup Kiki Kumala.

Ia pun mengambil sebuah karet lis variasi mobil berwarna silver, yang berada di saku belakang salah satu jok dalam mobil di bagian depan, lalu dililitkan di leher Kiki. Beberapa waktu kemudian, Ronal mengetahui korbannya itu telah meninggal.

“Setelah almarhum meninggal, Ia pun melanjutkan perjalanan sampai ke KM 40, masih daerah Sofifi, dan berhenti untuk mengambil terpal cokelat di bagasi belakang mobil yang digunakan untuk menutup jenazah Kiki,” ujarnya.

Setelah itu, Ronal melanjutkan perjalanan ke Desa Lelilef Kecamatan Weda Tengah, tepatnya di kebun milik warga Dusun Lukolamo, tersangka balik mobil sehingga posisi mobil mengarah di jalan balik menuju Weda, kemudian parkir di kiri jalan.

Ronal lantas membuang mayat Kiki sekitar 5 meter dari jalan raya tersebut, lalu menutupnya dengan terpal cokelat tadi serta daun kelapa kering. Ia juga membuang tas korban.

Setelah itu, Ronal kembali ke Weda dan membuang baju kaosnya, koper korban, jilbab korban dan sepatu korban di kilometer 10—250, jalan poros Weda – Lelilef (titik nol pada pertigaan RSUD Weda desa Wedana) Kecamatan Weda Kabupaten Halteng, kemudian melanjutkan perjalanan ke weda.

Dalam perjalanan ke Weda ponsel korban tiba-tiba berdering, sehingga Ronal turun di Pelabuhan Laut Weda dan membuang ponsel korban di laut.

Ronal kemudian kembali ke rumahnya di Desa Makaeling (Dum-dum). Ia mandi serta mengobrol dengan istri, lalu mengembalikan mobil pada kakaknya, yang merupakan pemilik mobil, di Desa Makaeling Kecamatan Kao Teluk Kabupaten Halut. Ronal balik lagi ke rumahnya sekitar pukul 20.40 WIT.

Pada hari Rabu tanggal 17 Juli 2019 sekitar pukul 12.00 WIT tersangka pergi ke Loleo Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore, menggunakan sepeda motor tersangka. Kemudian lanjut ke Tidore, menumpang speedboat, sementara sepeda motor tersangka dititip di rumah makan dekat pelabuhan speedboat Loleo.

Sesampainya di Tidore, tersangka sembunyi di rumah salah satu keluarganya, dan keesokan harinnya Ronal akhirnya ditangkap. (As)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pemkot dan Kejari Ternate Teken Kerjasama Penanganan Masalah Hukum

TERNATE, Beritamalut.co — Pemerintah Kota Ternate bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata...

IWIP Serahkan 70 Ekor Hewan Kurban di Sejumlah Kabupaten Kota di Maluku Utara

WEDA, Beritamalut.co — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyerahkan 70 ekor hewan kurban Idul Adha 1445 Hijriah untuk masyarakat di Halmahera Tengah,...

Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan? Hindari 10 Kesalahan Ini

Jakarta - Berjalan adalah olahraga yang mudah dan efektif untuk menurunkan berat badan. Tanpa perlu peralatan khusus, berjalan juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, suasana hati, dan energi. Namun,...

WhatsApp Akhirnya Bisa Video Call 32 Orang di Laptop, Ada Fitur Baru Mirip Zoom

Jakarta - WhatsApp menghadirkan sejumlah fitur baru, khususnya fitur yang akan menambah pengalaman pengguna saat melakukan panggilan video, alias video call. Salah satu fitur baru WhatsApp itu memperluas batas peserta video call di aplikasi versi...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...