Usut Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tak Perlu Tunggu Audit Inspektorat

BOBONG,Beritamalut.co – Lambatnya penanganan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan atas anggaran pengelolaan PAUD Desa Loseng yang dilakukan oleh Kepala Desa Loseng, Kecamatan Taliabu Timur Selatan Kabupaten Pulau Taliabu, Harnono La Yai, mendapat sorotan dari praktisi hukum, Mustakim La Dee.

Informasi yang dihimpun Beritamalut.co, sebelumnya kasus ini sudah dilaporkan oleh pengelola PAUD Desa Loseng di Polres Kepulauan Sula, sejak beberapa bulan lalu, tapi hingga saat ini belum ada proses lanjut dari pihak Polres.

Menurut Mustakim, untuk masalah dugaan pemalsuan tanda tangan yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa Loseng, penyidik tidak perlu menunggu hasil audit Inspektorat, karena dugaan pemalsuan tanda tangan yang menyebabkan terjadinya kerugian negara terhadap penyalahgunaan DD itu merupakan tindak pidana yang berbeda, dimana dugaan pemalsuan merupakan peristiwa pidana umum sebagaimana yang diatur dalam Pasal 263 ayat (1) KUHP berbunyi sebagai berikut:

“Barangsiapa membuat surat palsu atau memalsukan surat, yang dapat menerbitkan sesuatu hak, sesuatu perjanjian (kewajiban) atau sesuatu pembebasan utang, atau yang boleh dipergunakan sebagai keterangan bagi sesuatu perbuatan, dengan maksud akan menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan surat-surat itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, maka kalau mempergunakannya dapat mendatangkan sesuatu kerugian dihukum karena pemalsuan surat, dengan hukuman penjara selama-lamanya enam tahun.”

Tambahnya, Bahwa jika tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam unsur delik Pasal 263 ayat (1) KUHP yang mana telah memenuhi unsur delik suatu peristiwa pidana, tidak memerlukan Audit Inspektorat jika para pihak atau orang yang merasa dirugikan atas dugaan pemalsuan tanda tangan yang orang tersebut tidak pernah merasa melakukan tindakan hukum penandatanganan dokumen dimaksud.

“Artinya bahwa jika pengelola PAUD tidak sama sekali malakukan penandatanganan atas Dokumen dimaksud maka terjadilah penyalagunaan atas dokumen tersebut, sehingga pihak penyidik harus melakukan pemeriksaan kepada pihak yang menimbulkan hak atas dokumen itu untuk di periksa dan tanda tangan dimaksud,” kata Mustakim melalui pesan Whatsapp, Selasa (14/01/2020).

Jika dugaan pemalsuan tanda tangan pengelola PAUD itu diduga dilakukan oleh Kades Loseng dengan telah cukup dua alat bukti oleh Penyidik Polres Kepulauan Sula, dimana dua alat bukti bisa keterangan saksi Pelapor ditambah dengan bukti petunjuk atas hasil Forensik maka sudah sepatutnya penyidik menetapkan tersangka terhadap Kades Loseng dengan dugaan pemalsuan tanda tangan berdasarkan Pasal 263 ayat (1) KUHP.

Kemudian, apabila tindakan pemalsuan itu menyebabkan kerugian Negara atas penyalahgunaan Dana Desa yang bersangkutan bisa dijerat dengan tindak pidana khusus dengan menggunakan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ia menilai, dalam peristiwa pidana tersebut terjadi dua peristiwa pidana, yakni pidana umum dan peristiwa pidana khusus, peristiwa pidana khusus harus terlebih dahulu dilakukannya audit oleh Inspektorat, jika adanya terdapat dugaan kerugian negara, dari rangkaian peristiwa hukum tersebut setidaknya pihak penyidik telah menetapkan tersangka atas tindak pidana awal dalam dugaan pemalsuan tanda tangan.

Sementara Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Kepulauan Sula, IPTU Paultri Yustian SIK, mengatakan bahwa itu masuk dalam anggaran ADD dan DD Desa Loseng, jadi sampai saat itu audit dari inspektorat Taliabu Terkait desa Loseng belum ada.

“Intinya kami serahkan ke APIP dulu untuk penanganan tersebut. itu jawaban kami,” katanya. (KT)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pemkot Ternate Menang di MA atas Sengketa Lahan Kantor Dinas Perhubungan

TERNATE, Beritamalut.co — Pemerintah Kota Ternate menang di tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) atas sengketa lahan kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate di...

2025, Kawasan Pesisir Mulai Fitu-Jambula akan Ditata, Konsepnya Water Front City

TERNATE, Beritamalut.co — Pemerintah Kota Ternate, bakal melakukan penataan kawasan pesisir pantai yang meliputi wilayah Kelurahan Fitu, Gambesi, Sasa dan separuh di Kelurahan Jambula...

Edi Langkara: Saksi Parpol tidak Diberi Plano, Ada Apa dengan Halsel?

LABUHA, Beritamalut.co — Wasekjen DPP Partai Golkar, Drs Edi Langkara menyampaikan, proses penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel)...

Sekda Buka Musrenbang Tingkat Kecamatan Ternate Selatan, Ada 222 Usulan yang Dibahas

TERNATE, Beritamalut.co — Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly menyampaikan, beberapa usulan dari tahun 2023 di Kecamatan Ternate Selatan sudah masuk di dalam...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...