Pastikan Kematian Ikan, BLH Malut Masih Tunggu Hasil Uji Laboratorium

TERNATE,Beritamalut.co-Sampel air laut, lokasi dimana terjadi perubahan warna dan kematian ikan secara massal di perairan Kabupaten Halmahera Selatan dan Kota Ternate, dibawa ke Laboratorium Manado, Sulawesi Utara, untuk dilakukan uji lab.

Pengambilan sampel air dilakukan tim dari Badan Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara, Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate, Dinas Kesehatan, Krimsus Polda Maluku Utara serta Polres Ternate.

Kabid Pengawasan & Penataan Lingkungan Hidup DLH Kota Ternate, Nasrul Andili ketika dihubungi, Jumat (28/02/2020) mengatakan, pengambilan sampel air laut di Kota Ternate dilakukan di tiga titik arah timur laut, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Tiga lokasi pengambilan sampel ini merupakan ditemukan biota laut berupa ikan yang ditemukan mati.

“Tidak ada cemaran bahkan ada ikan-ikan kecil yang hidup. Outlet-outlet itu hanya dari alir hotel-hotel di pesisir kota, tidak ada industri berat untuk kategori limbah sehingga disimpulkan cemaran bukan berasal dari limbah kota,” kata Nasrul melalui pesan whatsapp.

Sampel tersebut diambil pada tiga kedalaman yakni 30 meter, 20 meter dan 10 meter.

Sampel air katanya pada Rabu (26/02/2020) pukul 16.00 Wit dan dikirim ke Baristan Manado Laboratorium pada Kamis (27/02/2020).

“BLH Provinsi sudah kirim ke Baristan Manado Lab yang punya akreditas air laut, jadi kita tunggu hasil labnya nanti,” ujar Nasrul.

Terkait dengan fenomena tersebut, BLH mengimbau masyarakat tidak boleh mengkonsumsi ikan-ikan yang mati. Masyarakat juga dihimbau tidak mengambil dan mengonsumsi kerang/siput yang berada di daerah cemar.

Sementara itu, Farid selaku Kepala Seksi Pencemaran BLH Malut mengatakan, sampel air laut tersebut dikirim ke Laboratorium SGS WLN Manado, dan hasilnya diperkirakan delapan hari ke depan baru diketahui.

Farid menambahkan, untuk ikan mati tidak dilakukan pengambilan sampel karena dari parameter air laut dapat teridentifikasi jenis kandungan logam berat yang menyebabkan ikan mati mendadak.

“Jadi sebetulnya dengan pengambilan kualitas air yang lengkap parameternya tidak perlu sampel ikan, karena di logam berat itu bisa dilihat disitu jenis logam berat apa,” kata Farid.

“Untuk di Halmahera Selatan, tim juga melakukan pengambilan sampel air laut untuk dilakukan uji laboratorium,” kata Farid lagi.

Seperti diberitakan, beberapa hari lalu, masyarakat di Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan dihebohkan dengan perubahan warna air laut kecoklatan di beberapa titik. Kondisi ini diikuti dengan kematian ikan yang mendadak secara massal.

Sehari setelahnya, kejadian yang sama terjadi di hamper sepanjang perairan Falajawa Kota Ternate. Banyak ikan ditemukan mati mengambang dan di pesisir. (mn)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

KPU: 661 TPS di 7 Provinsi Hitung Suara Ulang

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut bahwa sejumlah wilayah perlu melakukan penghitungan suara ulang. Berdasarkan data yang diterima Kompas.com per Kamis (22/2/2024) malam, sedikitnya 661...

KPK Duga Ada Pemberian “Fee” dan Pengondisian Temuan BPK di Proyek Kereta DJKA

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga, ada pemberian uang dan pengondisian temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kasus dugaan suap proyek jalur kereta...

Mbappe Sepakati Kontrak 5 Tahun dengan Madrid

Jakarta - Kylian Mbappe dikabarkan bakal meninggalkan Paris Saint-Germain pada akhir musim ini. Mbappe dilaporkan sudah menyepakati kontrak lima tahun dengan Real Madrid. Menurut laporan BBC, Mbappe telah mengatakan kepada PSG...

Terungkap! 5 Rahasia Panjang Umur Orang Pakistan yang Capai 100 Tahun

Jakarta - Selain orang Jepang, negara yang penduduknya panjang umur juga Pakistan. Ternyata ini 5 rahasia panjang umur mereka yang usianya bisa mencapai 100 tahun. Penelitian...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...