Bursa Kapolri, Gerindra Bicara Sosok Kabareskrim hingga Kepala BNPT

Jakarta – Sejumlah nama calon Kapolri (cakapolri) beredar menjelang masa pensiun Kapolri Jenderal Idham Azis pada Januari 2021. Gerindra menilai sejumlah nama yang muncul ke publik merupakan putra-putra terbaik Polri.

“Nah saya pikir, apa namanya, saat ini nama-nama yang beredar itu putra-putra terbaik Polri,” kata Waketum Gerindra Habiburokhman kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/12/2020).

Anggota Komisi III DPR RI itu secara spesifik menyoroti Kabareskrim Komjen Listyo Sigit PrabowoKepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar dan Kabaharkam Komjen Agus Andrianto. Habiburokhman menilai ketiganya memiliki kinerja yang baik.

“Ada Pak Kabareskrim, kita melihat beliau jago selama ini banyak kasus-kasus besar. Termasuk Djoko Tjandra dan lain sebagainya. Kemudian apa namanya, ada Pak Boy, dia juga perform. Ada lagi Pak Agus, bagus,” ujarnya.

Wakil Ketua MKD DPR RI ini berharap Presiden Jokowi dapat memilih sosok kapolri yang benar-benar mampu memimpin institusi Polri. Terlebih, di tengah situasi yang belakangan ini sedang bergejolak.

“Tinggal memang kita minta, kita harapkan presiden benar-benar menyeleksi sosok yang mampu memimpin Polri ke depan ini dengan dinamika terakhir ini, banyak gejolak dan lain sebagainya seperti kita saat ini, kita pengin orang yang mampu menyejukkan sosok yang mampu menyejukkan. Kurang-lebih begitu,” ungkap Habiburokhman.

Selaku anggota Dewan yang membawahkan bidang keamanan, Habiburokhman berharap pimpinan Komisi III proaktif meminta pimpinan DPR agar diberi kesempatan memproses seleksi cakapolri secepatnya. Begitu juga kinerja polri.

“Sebetulnya dalam keadaan tertentu pimpinan Komisi bisa proaktif meminta kepada pimpinan DPR untuk diberikan kesempatan mulai memproses soal Polri ini. Kan kita ini masuk tanggal 8 atau 11 Januari ya. Waktunya terlalu mepet sebetulnya tapi nggak ada masalah,” kata Habiburokhman.

“Yang paling penting adalah masalah-masalah terkait kinerja Polri juga, kita berharap bisa digarap di masa reses ini. Misalnya soal penembakan 6 laskar FPI. Soal gejolak-gejolak terkait kerumunan. Bagus sekali apabila bisa dibahas di masa reses dengan mekanisme yang, quote and quote, khusus itu tadi, pimpinan komisi meminta pada pimpinan DPR,” sambungnya.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis segera memasuki masa pensiun pada Januari 2021. Menurut catatan IPW ada sejumlah nama yang cocok jadi cakapolri, baik dari anggota yang bertugas di kalangan internal maupun eksternal Polri.

“Meski komjen yang bertugas di internal Polri lebih berpeluang menjadi Kapolri, para komjen yang bertugas di luar kepolisian juga tetap memiliki peluang yang cukup besar. Misalnya Sutanto, Dai Bachtiar, dan Tito Karnavian masuk menjadi Kapolri setelah bertugas di luar Polri, yakni di BNN dan BNPT,” kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam rilis kepada wartawan, Senin (30/11).

Menurut IPW, ada tiga komjen dari internal Polri yang berpeluang besar menjadi Kapolri. Mereka adalah Wakapolri Komjen Gatot Edi, yang pernah menjadi Asrena Polri dan Kapolda Metro Jaya serta berpengalaman mengendalikan situasi Jakarta saat Pilpres 2019. Kedua adalah Kabaharkam Komjen Agus Andriyanto, yang pernah bertugas di daerah keras sebagai Kapolda Sumut.

Kabareskrim Komjen Sigit Listyo, yang pernah menjadi ajudan Presiden Jokowi dan Kapolda Banten, juga disebut IPW berpeluang besar menjadi Kapolri. Nama Sigit belakangan memang bersinar karena kepemimpinannya, termasuk yang menonjol adalah saat dia memimpin penangkapan buron kelas kakap Djoko Tjandra.

Di luar Polri sendiri, menurut IPW, ada dua nama yang juga punya peluang di bursa calon Kapolri. Mereka adalah Komjen Boy Rafli Amar dan Sestama BIN Komjen Bambang Sunarwibowo. Boy Rafly pernah menjadi Humas Polri, Kapolda Banten, Kapolda Papua, serta Kepala BNPT.

“Maraknya isu-isu terorisme tentu membuka peluang bagi Boy untuk memimpin kepolisian,” ujar Neta.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) pun segera mengirimkan rekomendasi nama-nama calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis ke Presiden Jokowi. Saat ini nama-nama tersebut masih dipersiapkan Kompolnas.

“Sedang on going, proses. Kompolnas dalam waktu dekat akan menyerahkan pertimbangan kami kepada presiden, sehingga beliau akan memilih dan mengirimkan kepada DPR untuk disetujui,” kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti melalui pesan singkat, Senin (21/12).

Poengky tidak merinci jumlah nama calon Kapolri yang nantinya akan disetor ke Jokowi. Namun dia memastikan ada lebih dari satu nama.

“Kompolnas akan menyerahkan lebih dari satu nama untuk dipilih Presiden. Jadi dalam waktu dekat,” ujar Poengky. (detikcom)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pemkot dan Kejari Ternate Teken Kerjasama Penanganan Masalah Hukum

TERNATE, Beritamalut.co — Pemerintah Kota Ternate bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata...

IWIP Serahkan 70 Ekor Hewan Kurban di Sejumlah Kabupaten Kota di Maluku Utara

WEDA, Beritamalut.co — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyerahkan 70 ekor hewan kurban Idul Adha 1445 Hijriah untuk masyarakat di Halmahera Tengah,...

Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan? Hindari 10 Kesalahan Ini

Jakarta - Berjalan adalah olahraga yang mudah dan efektif untuk menurunkan berat badan. Tanpa perlu peralatan khusus, berjalan juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, suasana hati, dan energi. Namun,...

WhatsApp Akhirnya Bisa Video Call 32 Orang di Laptop, Ada Fitur Baru Mirip Zoom

Jakarta - WhatsApp menghadirkan sejumlah fitur baru, khususnya fitur yang akan menambah pengalaman pengguna saat melakukan panggilan video, alias video call. Salah satu fitur baru WhatsApp itu memperluas batas peserta video call di aplikasi versi...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...