Video Viral Suku Togutil Disebut Memanah Warga, Ini Penjelasan Polda Malut

Jakarta – Sebuah unggahan video yang memperlihatkan seorang pria suku Togutil memanah sekelompok warga yang tengah menyeberangi sungai, viral di media sosial.

Suku Togutil adalah masyarakat adat penghuni pedalaman hutan Maluku Utara.

Video tersebut diunggah di Facebook oleh akun Pesona Maluku Utara pada Selasa (19/1/2021) pukul 09.19 WIB.

Tangkapan layar video yang beredar.

Dalam video pertama berdurasi 38 detik, tampak sekelompok warga menyeberangi sungai menuju hutan, sembari memanggul karung.

Mereka dihadang oleh seorang pria suku Togutil, yang melepaskan panah ke arah warga.

Dalam video kedua berdurasi 12 menit 31 detik, pria dari suku Togutil itu terlihat mengeluarkan isyarat dalam bahasa mereka, sembari mengacungkan senjata.

Konfirmasi Kompas.com

Terkait video tersebut, Kompas.com menghubungi Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Adip Rojikan.

Pihaknya membenarkan terjadinya peristiwa yang terekam dalam video tersebut.

Adip mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (12/1/2021) sekitar pukul 12.00 WIT, di dekat Sungai Sangaji.

Atau berjarak kurang lebih 27 kilometer dari Desa Waijoi, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur.

“Peristiwa itu benar terjadi, namun kejadiannya terjadinya salah paham antara masyarakat dan suku Togutil,” kata Adip saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (23/1/2021).

Adip menuturkan, kehadiran masyarakat di lokasi itu adalah untuk memberikan bantuan beras kepada Suku Togutil.

“Namun pada saat menjelang menyeberangi sungai, salah seorang warga suku Togutil mengarahkan panahnya ke masyarakat, namun tidak melukai,” ujar Adip.

Dia menambahkan, peristiwa tersebut saat ini sudah ditindaklanjuti oleh Polres Halmahera Timur.

Siapa suku Togutil?

Mengutip Kompas.com, 5 April 2019, Suku Tobelo Dalam atau Togutil adalah penghuni pedalaman hutan Halmahera bagian tengah dan timur, yang umumnya hidup berkelompok.

Tercatat, kurang lebih terdapat 21 kelompok suku Togutil yang hidup di pedalaman hutan.

Pola hidup mereka berbeda-beda. Sebagian telah dirumahkan oleh pemerintah, dan sebagian lain masih bertahan dengan tradisi nomaden.

“Pola seperti ini dipengaruhi oleh faktor ketersediaan pangan pada satu tempat,” kata Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Maluku Utara saat itu Munadi Kilkoda.

Dia menyebut, ketergantungan suku Togutil pada hutan cukup tinggi, dalam kosmologi mereka, hutan adalah rumah, sehingga mereka melarang penebangan hutan.

“Mereka memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di hutan untuk dapat bertahan hidup, baik dengan meramu sagu, dan berburu berbagai jenis binatang,” kata Munadi.

Munadi mengatakan, cara pemanfaatan sumber daya alam tersebut masih dipertahankan hingga sekarang, sebab hutan Halmahera menyimpan sumber daya alam yang cukup untuk kebutuhan hidup suku Togutil dalam waktu yang cukup lama.

Terdesak pembukaan lahan

Seiring waktu, pembukaan lahan dan hutan untuk kepentingan perusahaan kayu, tambang, dan aktivitas masyarakat pesisir, membuat suku Togutil makin terjepit dan tersingkir dari ruang hidup mereka.

Sumber-sumber makanan mereka pun makin sulit didapat. Beberapa kejadian yang dialami kelompok Akejira, salah satu nama kelompok Suku Togutil, menunjukkan fakta tersebut benar-benar terjadi.

Sebanyak 11 anggota kelompok Akejira terpaksa harus keluar dari hutan karena kekurangan sumber pangan untuk bertahan hidup.

“Akejira sendiri saat ini berada di wilayah aktivitas perusahan tambang nikel yang menguasai wilayah hidup suku ini. Sementara 2 tahun lalu kelompok Woesopen (nama kelompok suku Togutil) terpaksa harus keluar meminta bantuan beras di perusahan kayu dengan alasan yang sama,” kata Munadi.

“Bahkan jika taman nasional memberlakukan aturan hukum secara ketat, dipastikan kelompok ini akan kehilangan akses pada ruang hidup dan sumber daya alam yang ada di dalam kawasan tersebut,” katanya lagi. (Kompas.com)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Lolos Tingkat Daerah, 4 Calon Akpol Asal Malut Akan Ikuti Seleksi Tingkat Pusat

TERNATE, Beritamalut.co - Kepolisian Daerah Maluku Utara melalui Biro Sumber Daya Manusia, Rabu (23/6/2021) sore tadi gelar sidang terbuka penentuan kelulusan Akhir tingkat panda...

2.801 Personel TNI-Polri Amankan Sidang Vonis Rizieq Besok

Jakarta - Sebanyak 2.801 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan untuk mengamankan sidang pembacaan vonis terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6) besok. "Jumlahnya...

Situasi yang Buat Portugal Tersingkir dari Euro 2020

Jakarta - Timnas Portugal menghadapi momen genting di Euro 2020 (Euro 2021). Berikut situasi yang membuat Portugal tersingkir dari Piala Eropa. Portugal yang berstatus juara...

Di Jember, Dana Covid-19 Rp 107 Miliar Tak Bisa Dipertanggungjawabkan

Jember – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dana Covid-19 Pemkab Jember sebesar Rp 107 miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan membuat Bupati Jember Hendy...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/beritam1/public_html/wp-includes/functions.php on line 4673