Garam dan Micin Bisa Bikin Tanaman Cabai Tumbuh Lebat, Ini Caranya

JAKARTA – Merawat tanaman cabai tak hanya menjadikan halaman lebih asri, namun bisa dipetik manfaatnya ketika cabai sudah berbuah.

Bahkan, jika tanaman cabai sudah berbuah, Anda hanya perlu memetiknya dari pekarangan rumah tanpa harus membelinya ke pasar untuk kebutuhan memasak. Cara menanam cabai termasuk sederhana, yakni dengan cara disemai menggunakan bibit cabai yang sudah ada.

Namun, terkadang cabai yang hampir atau sudah berbuah mengalami kerontokan dan menyebabkan cabai tidak bisa dipanen.

Lantas, bagaimana caranya agar cabai tumbuh subur dan memiliki buah yang lebat?

Mengutip kanal Youtube Taman Inspirasi, Jumat (26/2/2021), untuk membuat tanaman cabai tumbuh dengan subur, Anda bisa menggunakan micin dan garam sebagai pupuknya.

Berbagai manfaat

Garam dapur dapat digunakan untuk meningkatkan produksi tanaman karena di dalam garam memiliki kandungan natrium dan klor yang dapat memberikan unsur mikro. Unsur mikro ini dapat dimanfaatkan oleh tanaman untuk tumbuh dengan subur.

Sedangkan NaCl dapat membantu menyuburkan tanah dengan mikroorganisme yang dimiliki oleh garam. Selain itu, kandungan ini dapat membantu menyimpan air di dalam tanah saat musim kemarau berlangsung.

Selain itu, garam dapat membantu menyuburkan tanaman secara alami tanpa bahan kimia yang bisa merusak tanah.

Menggunakan pupuk garam ini juga dapat memperkuat daya tahan tanaman karena memiliki kandungan senyawa ionik.

Manfaat lainnya adalah dapat mencegah bunga rontok sebelum waktunya tiba, dan dapat membantu mencegah hama datang.

Pertumbuhan jamur dan bakteri berbahaya yang biasanya menyerang bagian akar tanaman juga bisa dicegah menggunakan pupuk garam dan micin ini. Jika tanaman cabai Anda memiliki penyakit, atau cabainya keriting dapat menggunakan garam dan micin sebagai obatnya.

Selain itu, tanaman cabai yang diberikan pupuk garam dan micin ini memiliki buah yang lebih sehat dan rimbun.

Sesuaikan takaran

Untuk membuatnya, gunakan air kolam sebagai campuran ke dua bumbu dapur ini, karena air kolam ikan memiliki gizinya.

Pertama, isi wadah dengan air kolam ikan sebanyak tiga liter, kemudian masukkan tiga sendok garam dapur, dan tiga sendok micin.

Jika Anda ingin membuat campuran ini lebih sedikit, gunakan takaran yang sama, yakni 1 sendok micin dan garam untuk 1 liter air.

Yang harus diperhatikan adalah, sesuaikan dengan kebutuhan tanaman masing-masing, mulai dari usia tanaman, serta jenis tanamannya.

Khusus untuk tanaman cabai yang sudah mulai berbuah, berikan takaran tiga liter air, tiga sendok micin, dan tiga sendok garam. Setelah itu, aduk hingga larut. Setelahnya, siramkan ke tanaman cabai sesuaikan dengan tanaman. (Kompas.com)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Makan Nanas Bisa Turunkan Kolesterol, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan Dokter

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan yang kerap muncul setelah lebaran. Hal ini disebabkan oleh banyaknya makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang dikonsumsi selama...

Alasan TNI Kini Gunakan Istilah OPM di Papua

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut kelompok bersenjata di Papua dengan nama Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Istilah yang sebelumnya dipakai oleh TNI adalah...

Mengintip Kekuatan Militer Iran yang Disebut Segera Serang Israel

Jakarta - Iran disebut bakal segera menyerang Israel dalam 24-48 jam ke depan. Serangan itu buntut penyerangan yang dilakukan Israel terlebih dahulu ke konsulat Iran...

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

JAKARTA - Hasil Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Keputusan disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...