Guru Agama Ancam Mogok Mengajar Tuntut Formasi di PPPK 2021

Jakarta – Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) menyatakan akan mogok mengajar untuk menuntut formasi guru pendidikan agama pada seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021.

Menurut informasi yang mereka dapat, pemerintah berencana tidak menyediakan formasi guru pendidikan agama pada seleksi PPPK. AGPAII menilai keputusan itu tidak adil bagi guru pendidikan agama.

“(Mogok mengajar) akan dilakukan jika sampai Maret tidak ada formasi rekrutmen PPPK untuk guru pendidikan agama,” kata Ketua Umum DPP AGPAII Manhan Marbawi kepada CNNInndonesia.com, Senin (8/3).

Dia mengatakan rencana mogok tersebut tak bisa dicegah jika pemerintah tidak memberikan kesempatan bagi guru agama honorer menjadi PPPK melalui seleksi yang diberikan kepada 1 juta guru lainnya.

Manhan mengaku dia menerima banyak keluhan dari guru agama di berbagai provinsi yang mempertanyakan nasib mereka dalam seleksi PPPK 2021. Ia mengatakan guru agama merasa dizalimi dengan wacana tersebut.

“Kami berharap pemerintah segera memasukkan guru pendidikan agama di sekolah dalam formasi ASN atau PPPK, agar mereka tidak mogok mengajar dan tenang melaksanakan tugas mengajar dan mendidik anak bangsa,” lanjut Manhan.

Tuntutan serupa juga diungkapkan Ketua Forum Guru Pendidikan Agama Honorer Antar Lintas Agama (FG-PAHALA) Yusak. Ia mengatakan pihaknya akan datang ke Jakarta pada Jumat (12/3) untuk memperjuangkan nasib guru agama.

Yusak mengatakan dia juga mendapati banyak keluhan dari guru honorer agama yang merasa tidak dihargai karena khawatir formasi guru agama tak ada dalam seleksi PPPK.

“Tanggal 12 kami akan ke Jakarta untuk gerilya menemui pihak-pihak terkait. Khususnya Kemenag, Kemendikbud dan DPR RI,” tuturnya.

Menurutnya, informasi tak ada formasi guru agama pada seleksi PPPK didapat ketika guru honorer mengikuti acara try out seleksi PPPK yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Minggu lalu muncul informasi dari Dirjen GTK (Kemendikbud) ada pelatihan try out PPPK. Dari info itu, setelah diikuti kawan-kawan, rupanya untuk guru Agama Kristen dan Islam dan guru agama lain juga mungkin, itu tidak ada pilihan (formasi),” cerita Yusak.

CNNIndonesia.com telah berupaya mengkonfirmasi hal tersebut kepada Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Muhammad Ali Ramadhani, namun belum mendapat jawaban.

Sementara Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan kewenangan terkait formasi dipegang oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Deputi Sumber Daya Manusia Kementerian PANRB Teguh Widjinarko memilih tidak berkomentar ketika diminta konfirmasi terkait formasi guru agama pada seleksi PPPK.

“Saya tidak memiliki komentar. Silahkan cek ke Kementerian Agama,” ucap dia singkat. (CNNIndonesia.com)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Mendiang Uje Punya Anak dari Istri Kedua, Umi Pipik Kepikiran Terus

Jakarta - Pipik Dian Irawati buka-bukaan dipoligami oleh mendiang Ustaz Jefri Al Buchori. Pipik bicara setelah 8 tahun suaminya meninggal dunia. Menurut wanita yang akrab...

Ini Isyarat Zidane Mau Tinggalkan Real Madrid di Akhir Musim?

Madrid - Belum bisa dipastikan apakah Zenedine Zidane masih akan melatih Real Madrid di musim depan. Kini, Zidane tampak mengisyaratkan ingin angkat kaki. Pelatih Prancis itu masih...

WHO Peringatkan Covid-19 Tahun Ini Bakal Lebih Parah

JENEWA - Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, wabah Covid-19 pada tahun ini bisa lebih parah daripada sebelumnya. Badan kesehatan di bawah PBB itu menyerukan agar...

Jokowi: RI Kutuk Keras Serangan Israel, Agresi Harus Segera Dihentikan!

Jakarta - Serangan Israel ke Palestina menelan ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Indonesia mengutuk keras serangan ini. Presiden...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...