Pekerjaan Drainase di Sejumlah Kelurahan Kota Tikep tak Punya Papan Proyek

TIDORE, Beritamalut.co – Sejumlah proyek swakelola saluran air (drainase) yang tersebar di beberapa Kelurahan di Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara diketahui tidak memajang papan proyek.

Seperti di kelurahan Rum, Kelurahan Tosa, Kelurahan Maftutu, Ome, Mareku dan sejumlah kelurahan lainya yang ada di Kota Tidore Kepulauan.

“Proyek tanpa dipampang papan informasi yang bersumber APBN patut untuk dicurigai. Bagaimana tidak karena setiap program pembangunan harus berlandaskan transparansi,”kata pengamat publik Bakrie Dano saat menyambangi Beritamalut.co Kamis (11/3/21).

Proyek tersebut kabarnya dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XVI Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR.

Menurutnya, namanya program kegiatan pemerintahan yang menggunakan anggaran negara harus diketahui oleh masyarakat, papan proyek itu wajib.

“Kalau misalkan tanpa memanjang papan proyek dilokasi pekerjaan itu merupakan cara instansi bersangkutan mengelabui atau mengakali masyarakat, ujung-ujungnya diduga berpotensi mengelapkan uang negara,” katanya.

Dalam Undang-undang 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, pada pasal 20, 21,28 f dan 28 j, telah menegaskan tentang pentingnya transparansi program kerja pemerintah, Keterbukaan informasi pula juga disinggung pada peraturan Menteri Pekerjaan Umum No 29/PRT/M/2006 Tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung. demikian juga Peraturan Kementerian Pekerjaan Umum(PUPR) No.12/PRT/M/2014 Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase pada Perkotaan.

“Seharusnya memasang papan proyek sehingga warga mengetahui dengan benar, berapa nominal uang yang dikucurkan,” bebernya.

Sementara Lurah Tosa, Kecamatan Tidore Timur, Arfa Kene mengatakan pekerjaan proyek pembangunan dranaise yang sementara berlangsung di beberapa lokasi khususnya di kelurahan Tosa ini volumenya kurang lebih 500 meter.

“Jadi, mereka hanya sebatas komunikasi tanpa menyampaikan sumber Anggaran dari mana, asal proyek dari mana, mereka bilang hanya sambungan paket, dan terkait proyek swakelola pun kami tidak tahu, apalagi papan informasi proyek,” katanya.

Seorang tukang kerja, yang tidak menyebutkan namanya mengaku proyek pembangunan dranaise yang sementara mereka kerjakan ini dihargai per meter Rp 125.000.

“Torang dikasih upah per meter hanya Rp 125 ribu pak,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pengawas saat ditemui di lokasi proyek bernama Anca mengaku, dirinya tidak mengetahui dana yang dikucurkan untuk pembangunan proyek drainase dimana tempat dirinya mengawas.

“Anggaran berapa saya tidak tahu, saya kan hanya pengawas, kalaa mau konfirmasi ke pak Daud Ismail kepala bidang bina marga PUPR Malut saja,” ungkap Anca.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Malut Daud Ismail, yang juga selaku penanggung jawab proyek, saat dikonfirmasi melalui ponselnya oleh beritamalut.co tak bisa dihubungi.

Baik melalui pesan whatsapp maupun sambungan telepon selalu ditolak. (Hsd)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Makan Nanas Bisa Turunkan Kolesterol, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan Dokter

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan yang kerap muncul setelah lebaran. Hal ini disebabkan oleh banyaknya makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang dikonsumsi selama...

Alasan TNI Kini Gunakan Istilah OPM di Papua

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut kelompok bersenjata di Papua dengan nama Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Istilah yang sebelumnya dipakai oleh TNI adalah...

Mengintip Kekuatan Militer Iran yang Disebut Segera Serang Israel

Jakarta - Iran disebut bakal segera menyerang Israel dalam 24-48 jam ke depan. Serangan itu buntut penyerangan yang dilakukan Israel terlebih dahulu ke konsulat Iran...

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

JAKARTA - Hasil Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Keputusan disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...