Pukul Warganya, IMM Halsel Minta Kades Kurunga Diproses Hukum

LABUHA, Beritamalut.co – Pimpinan cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Halmahera Selatan mendesak pihak kepolisian menseriusi kasus tindak pidana penganiayaan yang dilakukan Kepala Desa Kurunga, Kecamatan Joronga, Kabupaten Halsel.

Ketua Cabang IMM Halsel, Yusnafira M. Saleh kepada Beritamalut.co, Kamis (18/3/2021) mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh Kades Kurunga terhadap tiga warganya sangat tidak terpuji dan tidak manusiawi.

Sebab kepala desa dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pasal 26 jelas mengamanatkan tentang pembinaan kehidupan masyarakat Desa serta menjamin ketenteraman dan ketertiban masyarakat desa.

Hal itu juga kemudian ditegaskan dalam pasal 29 tentang larangan-larangan kepala desa di mana kepala desa dilarang merugikan kepentingan umum, membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri, anggota keluarga, pihak lain, dan/atau golongan tertentu, menyalahgunakan wewenang, tugas, hak, dan/atau kewajibannya; melakukan tindakan diskriminatif terhadap warga dan/atau golongan masyarakat tertentu serta melakukan tindakan yang meresahkan sekelompok masyarakat desa.

“Atas dasar itu juga kami meminta kepada kapolres halmahera selatan Muhammad Irvan S.I.K serta jajarannya agar serius menangani kasus penganiayaan ini hingga terciptanya suasana hukum yang seadil-adilnya,” kata Yusnafira.

Baca juga: https://beritamalut.co/2021/03/17/buntut-rekening-huntap-bocor-kades-kurunga-dilaporkan-ke-polisi-kasus-dugaan-penganiayaan/

Senada disampaikan Sumitro Limatahu yang juga sekertaris IMM Halsel. Tindakan apapun katanya yang mengarah pada perbuatan pidana maka wajib hukumnya ditindak tegas agar ini menjadi pembelajaran buat kades yang lain.

“Kami mengutuk tindakan kekerasan dan kejahatan yang dilakukan oleh kades Kurunga terhadap warganya sendiri, karena sebagai seorang pemimpin harusnya bisa memberikan rasa aman dan nyaman terhadap warganya bukan malah sebaliknya menganiaya masyarakatnya sendiri,” ungkap Sumitro.

Lebih lanjut Sumitro mengatakan, berdasarkan laporan dari kerabat korban bahwa disaat kades melakukan penganiayaan terhadap ketiga warganya itu juga telah dimediasi dan disaksiakan oleh oknum babinsa berinsial IR (Irianto) yang bertugas di desa Kukupang.

“Olehnya itu, kami mendesak kepada penyidik polres Halsel untuk seriusi kasus ini, tindak tegas oknum kades yang bermental premanisme tersebut,” tutupnya.

Disisi lain, Sumitro mengaku secara kelembagaan mendorong Polres Halsel melirik kasus pemotongan dana huntap Rp 15 juta dari total anggaran Rp 50 juta, sebab persoalan penganiyaan ini muncul karena kasus pemotongan dana huntap di rekening penerima masing-masing sebesar Rp15 juta.

“Kades seolah tidak terima pemotongan dana huntap ini di ketahui publik, sehingga menjadi pertanyaan ada apa di balik pemotongan dana huntap Rp 15 juta tersebut. Kalau endingnya biasa-biasa saja tentu kades tidak akan melakukan tindakan penganiyaan ini,” tutupnya. (istho)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Makan Nanas Bisa Turunkan Kolesterol, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan Dokter

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan yang kerap muncul setelah lebaran. Hal ini disebabkan oleh banyaknya makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang dikonsumsi selama...

Alasan TNI Kini Gunakan Istilah OPM di Papua

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut kelompok bersenjata di Papua dengan nama Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Istilah yang sebelumnya dipakai oleh TNI adalah...

Mengintip Kekuatan Militer Iran yang Disebut Segera Serang Israel

Jakarta - Iran disebut bakal segera menyerang Israel dalam 24-48 jam ke depan. Serangan itu buntut penyerangan yang dilakukan Israel terlebih dahulu ke konsulat Iran...

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

JAKARTA - Hasil Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Keputusan disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...