Polda Malut Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi Rehabilitasi Jembatan Air Bugis

TERNATE, Beritamalut.co – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara resmi menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi Jembatan air Bugis di Desa Auponhia, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Mereka masing masing berinisial IH selaku Direktur PT KJA dan HT selaku kontraktor.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Malut, Kombes Pol Alfis Suhaili mengatakan, keduanya sebagai tersangka kasus tindak pidana penyalahgunaan anggaran dalam rehabilitasi jembatan Air Bugis pada dinas pekerjaan umum penataan ruang perumahan dan pemukiman (PUPR) Kepulauan Sula yang dikerjakan oleh PT Kristi Jaya Abadi dengan nilai kontrak Rp 4.242. 513.055 melalui APBD tahun anggaran 2017.

Dari kasus tersebut ada sejumlah saksi yang telah diperiksa penyidik diantaranya, terdiri dari dinas PUPR kabupaten Sula sebanyak 7 orang dari PT KJA sebanyak 2 orang, dari ULP 3 orang, Bendahara umum sebanyak 1 orang, pihak pihak terkait lainnya sebanyak 9 orang dan ahli 5 orang.

“Dari hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan dan alat bukti yang kita dapatkan para penyidik menyimpulkan bahwa untuk sementara waktu dua rekan resmi ditetapkan sebagai tersangka,” kata Dirkrimsus.

Ia menuturkan kepada tersangka disangkakan dengan pasal 2 ayat 1 subsider pasar 3 UU RI 31 tahun 1999 yang diubah UU tahun 2020 dan 2021 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 KHUP dengan ancaman penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 4 tahun paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

“Adapun tersangka yang ditetapkan yakni inisial HT yang saat ini telah meninggal dunia beberapa waktu lalu, sehingga langkah penyidik adalah untuk menghentikan sesuai ketentuan hukum. Apabila tersangka meninggal dunia maka harus dihentikan penyelidikan. Dan inisial IH akan segera dilengkapi berkasnya dan segera dikirim ke jaksa penuntut umum,” kata Alfis Suhaili, didampingi Kabid Humas Polda Malut Kombes pol Adip Rojikan dalam konfrensi pers di kantor Satlantas Polda Malut, Jum’at (19/3).

“Setelah kami tetapkan kami akan melengkapi berkas penyidik, dan segera mengirim tahap satu ke JPU,” tambahnya.

Adapun barang bukti yang disita meliputi surat perjanjian kontrak, kemudian dokumen pencairan dana, uang muka, kemudian rekening Koran pribadi milik calon tersangka serta dokumen terkait lainnya.

Kronologis kasus

Bahwa pada sekitar bulan Mei dinas PUPR Kabupaten kepulauan Sula mengalokasi dana untuk merehabilitasi jembatan air Bugis sebesar Rp 4,2 miliar melalui APBD 2017 dan pada tanggal 4 Mei telah dilakukan penandatanganan kontrak antara pengguna jasa dari dinas PUPR Sula, dengan kontraktor PT KJA.

Kemudian selesai masa kontrak kerja, kondisi jembatan air Bugis rusak total dan tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak yang tercantum di dalam surat perjanjian kontrak sehingga berdasarkan hasil kerugian negara oleh Auditor BPKP perwakilan Malut ada kerugian negara sebesar 3.741 Milar lebih.

Ia menambahkan, untuk tindak lanjut terhadap tersangka yang meninggal dunia dilakukan penghentian dan tersangka masih hidup terus dilakukan penyelidikan.

“Untuk melengkapi administrasi penyidikan kita akan memanggil tersangka lebih lanjut, selanjutnya kita akan mengirimkan tahap satu berkas perkara. Untuk melakukan tindakan lain berkaitan dengan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.(hsd)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Makan Nanas Bisa Turunkan Kolesterol, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan Dokter

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan yang kerap muncul setelah lebaran. Hal ini disebabkan oleh banyaknya makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang dikonsumsi selama...

Alasan TNI Kini Gunakan Istilah OPM di Papua

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut kelompok bersenjata di Papua dengan nama Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Istilah yang sebelumnya dipakai oleh TNI adalah...

Mengintip Kekuatan Militer Iran yang Disebut Segera Serang Israel

Jakarta - Iran disebut bakal segera menyerang Israel dalam 24-48 jam ke depan. Serangan itu buntut penyerangan yang dilakukan Israel terlebih dahulu ke konsulat Iran...

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

JAKARTA - Hasil Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Keputusan disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...