Buntut Pemberhentian Ketua LPM, Pemuda Demo Lurah Tarau

TERNATE, Beritamalut.co – Pemuda Kelurahan Tarau, Kecamatan Ternate Utara, Senin (23/8/2021) tadi memalang kantor Lurah hingga mendesak Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman untuk mencopot Rizal Tomagola dari jabatannya sebagai lurah.

Koordinator aksi Arsil Kader menyampaikan, Lurah Tarau terkesan keliru dalam menjalankan peran serta fungsinya berdasarkan peraturan yang sudah ditetapkan. Hal ini bisa ditinjau dari pemberhentian dan pemilihan sepihak ketua lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) tanpa melibatkan unsur masyarakat kelurahan Tarau.

Padahal katanya merujuk pada PP No. 43 Tahun 2014 secara tegas menjelaskan bahwa pemerintah kelurahan sebatas mengoptimalisasi tugas dan fungsi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) melalui pembinaan, pembekalan, pelatihan dan seterusnya. Artinya LPM merupakan lembaga mitra di luar otoritas pemerintah kelurahan.

“Atas dasar itulah lurah pada porsinya tidak memiliki wewenang dalam memberhentikan dan memilih ketua LPM tanpa melalui musyawarah yang melibatkan masyarakat kelurahan Tarau,” katanya.

Lanjutnya, alhasil pembahasan yang dianggap sensitif semisal alokasi anggaran dana kelurahan (DK) dan dana partisipasi pembangunan kelurahan (DPPK) sejauh ini dalam alokasinya tidak pernah diketahui masyarakat kelurahan Tarau.

Baik itu alokasi anggaran tahap pertama sampai dengan alokasi anggaran tahap kedua di bulan September kemarin.

Tak hanya itu katanya, problem yang terjadi di Kelurahan Tarau sebenarnya bukan baru kali ini saja. Berdasarkan Surat Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku Utara dengan No: 0343/SRT/X/2017/Tte tanggal 26 menemukan tindakan maladministrasi penyimpangan prosedur karena tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan.

Sebagaimana yang diatur dalam pasal 9 ayat (2) huruf b, Peraturan Wali kota Ternate nomor 43 tahun anggaran 2017 yang menyebutkan bahwa, kepala-kepala kelurahan di kota Ternate sebagai penanggung jawab pengelolaan DPPK bertugas melaksanakan musyawarah kelurahan tentang tata cara pengelolaan dana pembangunan partisipatif kelurahan (DPPK) dan/atau memimpin Musrembang Kelurahan untuk mengusulkan daftar usulan rencana kegiatan DPPK tahun 2017.

Selain itu, Sambungnya, pada pasal 9 ayat (2) huruf (a), menyebutkan semua pekerja fisik yang menjadi program unggulan kelurahan wajib dipasang papan informasi di lokasi pekerjaan. Adapun pasal 10 Ayat (3) menginstruksikan agar setiap rencana pengunaan dana DPPK disusun berdasarkan aspirasi masyarakat dalam musyawarah kelurahan.

Inilah yang menjadi petunjuk teknis pengelolaan DPPK tahun 2017, namun beberapa point dari petunjuk teknis tersebut tidak dilakoni oleh Lurah Tarau. Bahkan di Musrenbang kemarin hanya ada 6 orang sebagai keterwakilan masyarakat kelurahan Tarau yang hadir.

“Masyarakat sebagian besar tidak mengetahui bahwa akan diadakan Musrenbang tersebut. Laporan yang kami peroleh ternyata berita acara sebagai kelengkapan administrasi
Musrenbang diakali oleh lurah dengan menandtangani berita acara dengan datang ke rumah-rumah pas ketika warga hadir mengikuti Musrenbang,” pungkasnya.

Ironisnya lagi, akhir-akhir ini ada beberapa laporan masyarakat tentang perilaku “premanisme” Lurah Tarau yang sangat meresahkan. Bagaimana tidak, masyarakat yang notabenenya baru bermukim di kelurahan dan melakukakan aktivitas ekonomi sering dipatok anggaran oleh Lurah kelurahan Tarau dengan jumlah besaran angaran tertentu dan dengan alasan-alasan yang tidak masuk akal.

“Sudah begitu, banyak masyarakat yang mengeluh karena urusan yang berkaitan
dengan pemerintah kelurahan sering dipersulit sebab Lurah yang jarang masuk kantor dan kurang warga, bukan berbaur dengan masyarakat kelurahan Tarau,” pungkasnya.

Menaggapi itu, Lurah Tarau, Rizal Tomagola mengatakan, pemilihan ketua-ketua LPM itu akan dilakukan, namun disarankan dulu dilakukan pemilihan ketua pemuda sehingga lebih mendukung pemilihan ketua-ketua lembaga kemasyarakatan lainnya.

Menurutnya, untuk tranparansi anggaran sudah ditunjukan ke dalam Musrenbang dan ke pihak lembaga karena pihak kelurahan memberikan tranparansi ini yang maksudnya bukan tranparansi secara luas, dan itu sudah diketahui oleh aparatur lurah yang lain.

“Sebelumnya, saya sudah datang ke ketua-ketua RT dan LPM serta tokoh masyarakat lain untuk disampaikan bahwa bagaimana kita fokus pada satu kegiatan agar kegiatan bisa terakomodir. Dari pada kita fokus banyak kegiatan yang tidak diakomodir dan mungkin kegiatan yang lain kita bisa akomodir di anggaran kelurahan yang lain misalnya pada DK dan DPPK dan itu kita lakukan,” ungkapnya.

Rizal juga menambahkan, untuk mendatangi ke rumah-rumah warga dan meminta tanda tangan warga untuk menyapakati hasil Musrenbang itu tidak pernah.

“Ada seperti itu tapi hal yang lain misalkan saya lewat kaur saya untuk mengusulkan program waterbraek itu khusus di pesisir pantai dan itu memang harus ada dukungan dari masyarakat dulu baru bisa kita lampirkan sebagai proposal,” terangnya.

Untuk itu katanya tuntutan dari massa aksi akan diakomodir terkait dengan pergantian ketua lembaga masyarakat.

“Maka saya akan kumpulkan dulu untuk membentuk ketua pemuda mereka karena masa jabatan nya sudah berakhir,” tutupnya. (Sukur L)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Wakili Wali Kota, Sekda Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Bastiong Karance

TERNATE, Beritamalut.co — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly menyerahkan bantuan sosial kepada korban musibah kebakaran di RT.03/RW.04, lingkungan Kelurahan Bastiong Karance, Kecamatan...

Jejak Kasus Selingkuh Mertua dan Menantu yang Berujung Vonis Zina

Jakarta - Kasus hubungan perselingkuhan antara menantu dan mertua di Kota Serang, Banten, yang diviralkan Norma Risma pada awal 2023 memasuki babak baru. Terdakwa Rozi dan...

Cara Agar Orang Tidak Bisa Chat ke WhatsApp Tanpa Harus Diblokir, Mudah!

Jakarta - Kamu bisa membuat orang lain tidak bisa mengirim pesan WhatsApp tanpa harus memblokir kontaknya. Caranya pun mudah dan tidak akan diketahui oleh orang tersebut. Kamu...

Sumatra Terdeteksi Simpan Kekuatan Megathrust Paling Dahsyat

Jakarta - Pulau Sumatera terdeteksi menyimpan kekuatan megathrust paling dahsyat di antara wilayah lainnya di Indonesia. Simak penjelasannya. Megathrust adalah daerah pertemuan antar-lempeng tektonik Bumi yang...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...