Kenapa Doa Kita Kadang Belum Terkabul? Ini Kata Khalid Basalamah

Jakarta – Terkadang saat kita memanjatkan doa berupa permohonan kepada Allah SWT, kita merasa doa-doa tersebut tidak segera dikabulkan saat itu juga atau bahkan belum terkabul sama sekali. Kira-kira apa alasannya?

Allah SWT memiliki cara tersendiri untuk mengabulkan doa-doa dari hamba-Nya yang memohon pertolongan. Rasulullah SAW dalam haditsnya menjelaskan beberapa cara Allah mengabulkan permintaan dari hamba-Nya.

Dari Abu Sa’id, Rasulullah SAW bersabda,

ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ اللَّهُ أَكْثَرُ

Artinya: “Tidaklah seorang muslim memanjatkan doa pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: (1) Allah akan segera mengabulkan do’anya, (2) Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan (3) Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Rasulullah lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan doa-doa kalian.” (HR. Ahmad).

Ustadz Khalid Basalamah dalam siaran Youtube di channel Al-Fadani mengingatkan umat Islam untuk tetap berbaik sangka pada-Nya meski Allah belum mengabulkan doa kita. Bila Allah tidak lekas mengabulkannya, artinya hal itulah yang terbaik bagi hamba-Nya.

“Kalau Allah tidak kasih teman-teman, yakin itu baik buat kita. Jangan sangka buruk sama Allah. Sebaliknya kalau kita minta sesuatu yang besar kepada Allah, tidak ada yang mustahil. Yang penting kita merengek dan manja kepada Allah,” ujar pemilik Gazwah Enterprise tersebut.

Dalam siaran bertajuk ‘Cara Allah Menyelamatkan Kita Dari Orang Yang Bukan Jodoh Kita’ yang diunggah pada (31/10/2020), pendakwah asal Makassar ini menceritakan sebuah kisah dari salah satu doktor yang mengajar di Ummul Quro, Doktor Muhammad panggilannya.

Dikisahkan teman dari Doktor Muhammad ini merupakan salah satu pria yang sholeh dan taat agama. Suatu ketika, lamarannya untuk seorang wanita diterima. Hingga mereka merencanakan sebuah pernikahan dari 3 bulan sebelum waktu hari H tiba.

“Waktu dua bulan atau satu bulan pernikahan sebelum pernikahan, tiba-tiba perempuan ini membatalkan pernikahan. Tiba-tiba membatalkan, nggak jadi menikah.” cerita Ustadz Khalid.

Hal itu, membuat mempelai pria bertanya-tanya alasan pembatalan pernikahan yang mendadak tersebut. Teman pria Doktor Muhammad ini pun bertanya ke pihak keluarga sang wanita, namun tidak juga ditemukan jawabannya.

Menurut penuturan Ustadz Khalid, wanita tersebut hanya bersikeras enggan menikah dengan calon mempelai prianya.

Setelah peristiwa pembatalan pernikahan sepihak itu, sang pria semakin menguatkan doanya kepada Allah. Meminta kepada-Nya untuk mengembalikan sang perempuan kepada dirinya.

Doktor Muhammad, kata Ustadz Khalid, yang ikut iba melihat teman prianya tersebut, turut berdoa kepada Allah untuk mengabulkan permohonan temannya.

“Tapi uniknya kata Doktor Muhammad, nggak dikabulkan dan nggak dikasih sama Allah,” sambung Ustadz Khalid.

Hingga saat hari H tiba, tepatnya hari mereka merencanakan pernikahan, keadaan semakin diperparah dengan kabar bahwa sang perempuan sudah menikah dengan pria lain.

Sebagai saksi perjalanan temannya tersebut, Doktor Muhammad ikut merasa heran dan bertanya-tanya seperti apa bentuk kasih sayang Allah pada temannya itu.

“Dia sudah sholeh, janji Allah baik, mestinya dia dapat yang dia mau,” ujar Ustadz Khalid yang meniru perkataan Doktor Muhammad.

Sebaliknya, peristiwa tersebut justru menyadarkan Doktor Muhammad bentuk kasih sayang Allah pada temannya itu.

Seperti yang disebutkan oleh Ustadz Khalid, setelah 1 bulan pernikahan, sang perempuan divonis penyakit kanker dan alami kebutaan. Kemudian tidak lama setelah itu, disusul kabar bahwa sang perempuan ternyata telah meninggal.

Menyikapi kisah ini, Ustadz Khalid menyebut bahwa hal inilah yang disebut dengan cara Allah melindungi dan mengabulkan doa-doa hamba-Nya.

“Dia (teman Doktor Muhammad) tidak akan menikmati pernikahan bila mereka jadi menikah. Tapi Allah selamatkan dia dengan cara-Nya,” kata dia.

“Jadi kadang-kadang ada yang luput dari kita. Kita sudah mohon sama Allah, Allah belum kasih. Kalau Allah tidak kasih teman-teman, yakin itu baik buat kita,” imbuh Ustadz Khalid.

Semoga dengan kisah di atas dapat membuat kita lebih memahami cara Allah SWT dalam mengabulkan doa sekaligus melindungi hamba-Nya. (detikcom)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Wakili Wali Kota, Sekda Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Bastiong Karance

TERNATE, Beritamalut.co — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly menyerahkan bantuan sosial kepada korban musibah kebakaran di RT.03/RW.04, lingkungan Kelurahan Bastiong Karance, Kecamatan...

Jejak Kasus Selingkuh Mertua dan Menantu yang Berujung Vonis Zina

Jakarta - Kasus hubungan perselingkuhan antara menantu dan mertua di Kota Serang, Banten, yang diviralkan Norma Risma pada awal 2023 memasuki babak baru. Terdakwa Rozi dan...

Cara Agar Orang Tidak Bisa Chat ke WhatsApp Tanpa Harus Diblokir, Mudah!

Jakarta - Kamu bisa membuat orang lain tidak bisa mengirim pesan WhatsApp tanpa harus memblokir kontaknya. Caranya pun mudah dan tidak akan diketahui oleh orang tersebut. Kamu...

Sumatra Terdeteksi Simpan Kekuatan Megathrust Paling Dahsyat

Jakarta - Pulau Sumatera terdeteksi menyimpan kekuatan megathrust paling dahsyat di antara wilayah lainnya di Indonesia. Simak penjelasannya. Megathrust adalah daerah pertemuan antar-lempeng tektonik Bumi yang...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...