Tak Gentar! Ijtima Ulama Dukung Sandiaga Capres 2024 Tepis Rekayasa

Jakarta – Ketua Pengurus Pusat Pemuda Dewan Dakwah, Dede Rubai Misbahul Alam, membantah tuduhan yang menyebut Sandiaga Uno merekayasa Ijtima Ulama demi mendapatkan dukungan sebagai capres di Pemilu 2024. Dede menegaskan Forum Ijtima Ulama akan tetap mengkampanyekan kebaikan Sandiaga.

“Yang pasti, kita sebagai umat Islam itu mempunyai komitmen untuk memunculkan dari bawah sosok pemimpin yang ke depan kita harapkan dan kita anggap akan lebih baik. Dan pemimpin itu adalah, dalam hitungan kami itu adalah Bang Sandi,” kata Dede kepada wartawan, Kamis (16/12/2021).

Dede mengingatkan bahwa setiap warga negara Indonesia memiliki hak memilih calon Presiden RI. Selama tidak dilakukan dengan cara yang melanggar hukum, sebut dia, deklarasi dukungan kepada Sandiaga sah.

“Dan terkait dengan hal demikian kan itu menjadi hak dari warga negara untuk bersuara, bermufakat, siapa pun yang kemudian akan kita usulkan, akan kita dukung. Selama kita berada di jalur politik yang baik, jalur demokrasi yang baik, saya pikir tidak ada salahnya,” ucap Dede.
Kamrussamad sebelumnya menuding dukungan sejumlah ulama Jakarta dan Jawa Barat kepada Sandiaga merupakan upaya merekayasa Ijtima Ulama dan berpotensi memecah belah umat. Kamrussamad khawatir Sandiaga sengaja mengeksploitasi identitas ulama.

Dede pun merasa Forum Ijtima Ulama yang mendukung Sandiaga justru mempersatukan umat. Dia menganggap pernyataan Kamrussamad sebagai suplemen sekaligus motivasi.

“Kami tidak menganggap itu menuduh, kami hanya menganggap bahwa itu adalah suplemen, motivasi bagi kami agar yang kami kerjakan dalam Ijtima kemarin itu menjadi sesuatu yang kami jaga dan kami rawat supaya menjadi kebaikan bagi umat dan bangsa,” tutur Dede.

“(Forum Ijtima Ulama) jelas sangat mempersatukan umat, karena di situ banyak ulama hadir, banyak pemuda Islam hadir, lintas organisasi, masyaallah. Itu menjadi salah satu bukti tidak ada di antara kita upaya untuk memecah belah, nauzubillah,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dede menyebut para ulama dan pemuda Islam pendukung Sandiaga melihat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu dekat dengan berbagai kalangan. Dede menekankan Forum Ijtima Ulama akan tetap mengkampanyekan kebaikan Sandiaga.

“Kami senang dengan beliau (Sandiaga). Beliau dekat dengan santri, beliau dekat dengan ulama, beliau dekat dengan pedagang-pedagang dan sebagainya. Dengan akhlaknya yang baik, upaya-upaya politik inilah yang kami lakukan, mengkampanyekan kebaikan, sebagaimana Islam mengajarkan kepada kita semua,” terang Dede.

Dede sendiri hadir dalam deklarasi dukungan sejumlah ulama kepada Sandiaga untuk maju sebagai capres di 2024, yang digelar di Jakarta. Deklarasi dukungan untuk Sandiaga tersebut diselenggarakan di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, 9 November 2021.

Diberitakan sebelumnya, Kamrussamad menuding deklarasi dukungan sejumlah ulama kepada Sandiaga maju di Pilpres 2024 adalah upaya merekayasa forum Ijtima Ulama. Kamrussamad khawatir Sandiaga sengaja mengeksploitasi identitas ulama.

“Upaya rekayasa forum Ijtima Ulama DKI Jakarta (deklarasi bulan Oktober 2021) dan forum Ijtima Ulama Jawa Barat (deklarasi bulan Desember 2021) merupakan tindakan berpotensi menimbulkan politik identitas sebagai pemecah belah bangsa,” kata Kamrussamad dalam keterangan tertulis yang berjudul ‘Gerindra: Sesalkan Sandiaga Uno Rekayasa Ijtima Ulama demi Capres’, Kamis (16/12).

Sandiaga Fokus Tugas Menteri

Sandiaga sebetulnya sudah merespons perihal dukungan maju di Pilpres 2024. Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra itu memilik fokus menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

“Ya saya sih tentunya ini negara demokrasi, silakan saja. Dan hampir setiap hari ada kegiatan yang berkaitan dengan kontestasi demokrasi. Tapi, fokus saya pada parekraf, karena pontang-panting saya ngurusin. Parekraf ini jadwalnya padat sekali, ini baru aja balik dari Toba,” kata Sandiaga, di Jakarta, Rabu (10/11/2021). (detikcom)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Makan Nanas Bisa Turunkan Kolesterol, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan Dokter

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan yang kerap muncul setelah lebaran. Hal ini disebabkan oleh banyaknya makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang dikonsumsi selama...

Alasan TNI Kini Gunakan Istilah OPM di Papua

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut kelompok bersenjata di Papua dengan nama Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Istilah yang sebelumnya dipakai oleh TNI adalah...

Mengintip Kekuatan Militer Iran yang Disebut Segera Serang Israel

Jakarta - Iran disebut bakal segera menyerang Israel dalam 24-48 jam ke depan. Serangan itu buntut penyerangan yang dilakukan Israel terlebih dahulu ke konsulat Iran...

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

JAKARTA - Hasil Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Keputusan disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...