Ustaz Cabul Tangerang Dikenal Warga sebagai Eks Ketua Ranting FPI Cipete

Jakarta – Ustaz inisial S telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan anak muridnya di Tangerang. Ustaz S ternyata juga dikenal warga pernah menjabat sebagai Ketua Front Pembela Islam (FPI) Ranting Cipete.

Ketua RT 02 RW 03, Kelurahan Cipete, Edy Supriyadi, membenarkan informasi tersebut. Edy mengaku sempat datang langsung saat pelantikan Ustaz S sebagai Ketua FPI Ranting Cipete.

“Kan saya diundang waktu itu, waktu pengesahan dia sebagai ketua ranting, saya diundang. Dia memberitahukan bagaimana dia sebagai ketua ranting. Saya bilang, kalau memang bagus untuk bersama, lingkungan, monggo aja, silakan. Saya cuma sekadar menghadiri, udah. Setelah itu selamatan, syukuran, saya pulang,” kata Edy saat dihubungi, Sabtu (18/12/2021).

Namun Edy mengaku lupa kapan dia menghadiri pelantikan Ustaz S sebagai Ketua FPI Ranting Cipete. Dia hanya mengatakan Ustaz S tergolong singkat menjabat posisi tersebut.

“Jadi istilahnya dia nggak diaktifkan lagi. Tidak sesuai mungkin,” jelas Edy.

FPI sudah dibubarkan pemerintah. Selepas FPI bubar, Edy tidak lagi menampakkan identitasnya sebagai anggota FPI.

Tanggapan Polisi

Dimintai konfirmasi soal latar belakang S yang pernah menjabat sebagai Ketua FPI Ranting Cipete, pihak kepolisian mengaku belum mengetahui. Polisi pun mengatakan hal itu tidak masuk dalam substansi penyidikan.

“Saya belum tahu masalah ini. Ya nggak masalah siapa pun itu kalau soal hukum. Kayak kemarin ormas kan sudah kita tindak. Nggak usah khawatir mau jadi apa gitu. Pimpinan, Kapolda, tegas, siapa pun yang melanggar hukum, (ditindak) tidak pandang bulu,” ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim.

Abdul Rachim hanya mengatakan pihaknya akan menindak tegas tiap orang yang terbukti melakukan pelanggaran pidana, terlepas latar belakang dari orang tersebut.

“Polisi tidak melihat itu. Kita melihat siapa, berbuat apa. Tidak melihat orang ini ketua ini, nggak melihat itu. Nggak ada masalah itu apalagi dia (FPI) sudah dibubarkan,” terang Abdul Rachim.

Ustaz S diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka tindakan pencabulan kepada dua anak muridnya yang masih di bawah umur. Kasus ini terjadi pada April 2021.

Pencabulan bermula saat dua remaja perempuan berusia 15 dan 16 tahun itu mengikuti pengajian yang dipimpin oleh pelaku. Setelah melakukan ritual mandi kembang tersebut, Rachim mengungkapkan pelaku S mulai melancarkan aksinya berbuat cabul dengan meraba-raba tubuh korban.

Namun, setelah ditetapkan sebagai tersangka, Ustaz S bersikap tidak kooperatif. Panggilan pemeriksaan tersangka pada Rabu (15/12) tidak dipenuhi.

Polisi pun tengah bersiap melakukan upaya paksa berupa penangkapan terhadap Ustaz S dalam waktu dekat.

“Kita sudah lengkapi SOP-nya, surat perintah penangkapan, baru nanti diadakan penangkapan,” pungkas Abdul Rachim. (detikcom)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Makan Nanas Bisa Turunkan Kolesterol, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan Dokter

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan yang kerap muncul setelah lebaran. Hal ini disebabkan oleh banyaknya makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang dikonsumsi selama...

Alasan TNI Kini Gunakan Istilah OPM di Papua

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut kelompok bersenjata di Papua dengan nama Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Istilah yang sebelumnya dipakai oleh TNI adalah...

Mengintip Kekuatan Militer Iran yang Disebut Segera Serang Israel

Jakarta - Iran disebut bakal segera menyerang Israel dalam 24-48 jam ke depan. Serangan itu buntut penyerangan yang dilakukan Israel terlebih dahulu ke konsulat Iran...

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

JAKARTA - Hasil Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Keputusan disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...