Sosok Nabi yang Tidak Punya Pengikut, Terkenal Tangguh dan Perkasa

Jakarta – Jumlah nabi disebut ada ribuan. Menurut Imam Ibnu Katsir dalam Qashash al-Anbiyaa, jumlah nabi ada 124.000, sedangkan jumlah rasul ada 313. Di antara banyaknya nabi tersebut, ada seorang nabi yang tidak mempunyai pengikut.

Disebutkan dalam Janibal Ma’rifat karya Dafiq Rohman, nabi yang tidak mempunyai pengikut adalah Sam’un Ghozi AS atau Sam’un AS. Ia adalah nabi dari kalangan bani Israil yang diutus di tanah Romawi.

Kisah Nabi Sam’un AS turut diceritakan dalam Kitab Muqasyafatul Qulub karya Imam al-Ghazali dan Kitab Qishashul Anbiyaa karya Ibnu Katsir.

Sam’un AS dikenal sebagai sosok yang tangguh dan perkasa. Dikisahkan, ketika berperang melawan bangsa yang menentang Allah SWT, ia menggunakan ketangguhan dan keperkasaannya untuk menentang penguasa kaum kafir saat itu, yakni raja kalangan bani Israil.

Raja tersebut sampai melakukan berbagai upaya untuk mengalahkan Sam’un AS. Hingga akhirnya ia membuat pengumuman bagi yang bisa menangkap nabi tersebut akan mendapatkan hadiah berupa emas dan permata yang berlimpah.

Singkat cerita, Sam’un AS berhasil ditangkap dan dibawa ke hadapan raja berkat istrinya sendiri yang mengikatnya ketika ia tidur. Saat dihakimi sang raja, Sam’un AS memanjatkan doa kepada Allah untuk memohon pertolongan atas kebesaran-Nya.

Hingga akhirnya, Allah SWT mengabulkan doanya dan hancurlah istana raja bersama seluruh masyarakatnya. Termasuk istri dan para kerabatnya yang mengkhianatinya. Kisah Sam’un AS ini merupakan kisah Israiliyyat yang diceritakan turun-temurun di Jazirah Arab jauh sebelum kelahiran Rasulullah SAW.

Sosok nabi yang tidak memiliki pengikut ini turut diceritakan Rasulullah SAW, beliau bersabda,

عُرِضَتْ عَلَيَّ الْأُمَمُ، فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ وَمَعَهُ الرُّهَيْطُ، وَالنَّبِيَّ وَمَعَهُ الرَّجُلُ وَالرَّجُلَانِ، وَالنَّبِيَّ لَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ

Artinya: “Telah diperlihatkan kepadaku umat-umat, maka ada seorang nabi dan yang ikut bersamanya satu kelompok kecil, ada seorang nabi dan yang ikut bersamanya (hanya) satu dua orang, dan ada juga seorang nabi (tapi) tidak bersamanya seorang pengikutpun.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam Kitab Qishashul Anbiyaa disebutkan riwayat tentang Sam’un AS dengan redaksi yang sedikit berbeda. Rasulullah SAW disebut tersenyum-senyum sendiri melihat kisah Nabi Sam’un AS. Lalu, para sahabat bertanya, “Apa yang membuatmu tersenyum wahai Rasulullah?”

Rasulullah SAW menjawab, “Diperlihatkan kepadaku hari akhir ketika di mana seluruh manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar. Semua Nabi dan Rasul berkumpul bersama umatnya masing-masing, masuk ke dalam surga. Ada salah seorang nabi yang dengan membawa pedang, yang tidak mempunyai pengikut satupun, masuk ke dalam surga, dia adalah Sam’un ‘Alaihi Salam.” (detikcom)

 

 

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Anies Resmi Umumkan Maju Pilkada Jakarta 2024

JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan untuk kembali mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Hal itu disampaikan setelah ia menerima rekomendasi pengusungan dari...

Hukum Akikah Bersamaan dengan Qurban, Bolehkah dalam Islam?

Jakarta - Akikah dan qurban merupakan dua syariat Islam yang memerintahkan penyembelihan hewan. Lantas bagaimana hukumnya akikah yang dilakukan bersamaan dengan qurban? Qurban adalah perintah menyembelih...

Jokowi Bentuk Satgas Judi Online Dinakhodai Hadi Tjahjanto

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online sebagai salah satu langkah tegas dalam memberantas praktik judi online di Indonesia. Menteri...

Warga Tikep yang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal Dunia

TIDORE, Beritamalut.com — Ince Rumube (60), warga desa Gita Raja, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan yang terseret arus banjir pada Selasa (11/6/2024) kemarin, akhirnya...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...