Ular Tidak Takut Garam, Ini Cara Mengusir Ular secara Alami

Jakarta – Banyak orang masih beranggapan bahwa ular takut dengan garam. Ternyata keyakinan tersebut keliru, ular tidak takut garam.

Garam dapat digunakan untuk mengusir atau membunuh beberapa hama dan serangga, seperti siput dan kecoa. Hal ini dikarenakan garam dapat menyebabkan mereka mengering, mati, dan dengan sendirinya mereka meninggalkan tanaman Anda.

Namun, hal yang tersebut tidak berlaku untuk ular karena mereka memiliki sisik pelindung dan bukan kulit berlendir seperti siput.

Lalu, jika ular tidak takut garam, bagaimana cara mengusir ular secara alami tanpa membunuhnya?

Cara mengusir ular secara alami

Jika Anda melihat ular di rumah, Anda dapat mencoba beberapa cara alami untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah. Pengusir ular alami ini bisa didapatkan di sekitar Anda dan aman digunakan.

Dikutip dari Callnorthwest, berikut beberapa bahan alami untuk mengusir ular yang harus diperhatikan:

1. Naftalena

Naftalena adalah bahan dalam banyak produk pengusir ular komersial. Jika Anda ingin menghemat uang, Anda dapat membeli naftalena murni dan meletakkannya di mana pun Anda melihat aktivitas ular.

2. Sulfur

Serbuk belerang bisa menjadi bahan yang efektif untuk mengusir ular. Karena belerang bubuk mengiritasi kulit ular, itu membuat properti Anda menjadi tempat yang tidak menarik bagi mereka. Baunya bisa mengiritasi, jadi pastikan untuk memakai pakaian pelindung.

3. Minyak cengkeh & kayu manis

Minyak cengkeh dan kayu manis mengeluarkan aroma yang kuat dan dapat mencegah ular. Untuk hasil terbaik, campurkan dalam botol semprot dan semprotkan di tempat yang Anda lihat ada aktivitas ular.

4. Bawang putih & bawang merah

Bawang putih dan bawang merah mengandung asam sulfonat, yang mungkin efektif untuk mengusir ular.

Campurkan bawang putih cincang dan bawang merah dengan garam batu dan taburkan campuran tersebut di sekitar rumah dan pekarangan Anda untuk mencegah ular.

5. Amonia

Amonia mengeluarkan bau yang kuat yang dapat mencegah ular. Gunakan kain lap yang dibasahi amonia dalam kantong plastik dan letakkan di tempat yang Anda lihat ada aktivitas ular. Gantilah setiap hari.

6. Cuka

Cuka putih standar dapat mengusir ular di sekitar badan air, termasuk kolam renang. Tuang cuka putih langsung di mana pun Anda melihat aktivitas ular, seperti tepi kolam dan kolam.

7. Jeruk nipis

Jeruk nipis yang dicampur dengan cabai atau minyak peppermint dapat membantu mencegah ular. Campur bahan dalam botol kaca dan tuangkan cairan di sekeliling rumah atau taman Anda.

Mitos tentang ular

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan pengendalian ular. Berikut di antaranya:

Mitos 1: Kapur barus menjauhkan ular

Ini adalah kisah istri tua, dan penelitian sejak tahun 1985 dapat membuktikannya. Kapur barus berdampak kecil pada ular, dan tidak akan mencegahnya memasuki rumah Anda.

Mitos 2: Ular tidak bisa memanjat pohon atau pagar

Ular adalah pemanjat yang rajin, dan dapat dengan mudah memanjat pohon atau pagar untuk mengakses barang milik Anda.

Mitos 3: Pelet jeruk nipis akan menjauhkan ular

Seperti kapur barus, jeruk nipis berdampak kecil pada ular dan tidak akan menjauhkannya dari barang-barang Anda.

Habitat ular

Melansir Wildlifeboss, ular adalah reptil vertebrata tanpa kaki, karnivora, dan termasuk dalam subordo Serpente yang terdiri dari lebih dari 3000 spesies. Mereka ektotermik, berdarah dingin, dan bertukar panas dengan lingkungan sekitarnya.

Ular dapat ditemukan di alam liar, dan juga dapat ditemukan berada di dalam atau di dekat rumah dan bangunan.

Mereka dapat aktif pada malam atau siang hari, memakan berbagai sumber protein seperti hewan pengerat, telur, burung kecil, dan serangga.

Banyak ular idealnya menyukai tempat yang sejuk, gelap, dan lembap, di mana mereka juga dapat menemukan sumber makanan seperti tikus dan mencit.

Tempat berlindung dapat ditemukan di gudang, ruang bawah tanah, tumpukan batu, liang atau sarang hewan pengerat bawah tanah, batang kayu, semak-semak, tunggul, atau di bawah pasir atau kerikil.

Membedakan ular berbisa dan tidak

Dilansir dari Smithspestmanagement, saat ini para ahli memperkirakan ada sekitar 3.000 spesies ular di planet ini.

Dari jumlah tersebut, hanya 6 varietas (semuanya adalah spesies ular beludak, termasuk ular berbisa, ular kepala tembaga, dan mokasin air) yang berbisa dan berbahaya bagi manusia.

Karena penampilan ular sangat bervariasi, sulit untuk mengidentifikasi ular secara akurat. Mengingat hal itu, berikut ini ada beberapa cara cepat untuk menentukan apakah ular berbisa atau tidak berbisa yang bisa Anda coba.

Ular Berbisa

  • Kepala segitiga (walaupun beberapa ular tidak berbisa mengadopsi penampilan ini untuk mengintimidasi pemangsa).
  • Pupil tipis dan vertikal dengan mata kuning atau hijau.
  • Warna sangat bervariasi.

Ular Tidak Berbisa

  • Kepala berbentuk bulat atau sendok.
  • Murid membulat.
  • Warna sangat bervariasi. (Kompas.com)

 

 

 

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Ingat, Surat Tilang ELTE Tidak Pernah Dikirim Via WA dengan Format APK

JAKARTA - Polda Metro Jaya mulai mengirimkan surat tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) kepada 8.725 kendaraan yang melanggar aturan ganjil genap selama arus mudik dan balik Lebaran...

Ruben Onsu Benarkan Sudah Lama Tak Tegur Sapa dengan Jordi Onsu

Jakarta - Ruben Onsu bicara mengenai renggangnya hubungan dengan Jordi Onsu yang tak lain adalah adiknya sendiri. Hal ini disampaikan Ruben Onsu saat ditemui di kawasan...

Kenapa Follower Instagram Tiba-tiba Menurun? Ini Dia Penyebabnya

Jakarta - Instagram menjadi salah satu platform media sosial yang kerap digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari kreator konten hingga untuk kebutuhan bisnis. Adapun Pengikut (followers)...

Daftar 6 Gunung di Indonesia Erupsi dalam Tiga Hari Terakhir, Ada Dukono dan Gunung Ibu

Jakarta - Dalam tiga hari belakangan, enam gunung api di Indonesia erupsi yang membuat sebagian warga di wilayah tersebut harus dievakuasi hingga penetapan status tanggap...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...