Resesi Seks di Jepang, Jumlah Perjaka Terus Meningkat

Tokyo – Populasi di Jepang terus menua, seiring angka kelahiran yang rendah dan orang makin enggan menikah. Bahkan, resesi seks ditengarai makin merajalela, di mana banyak orang jomblo di sana. Malah dalam pernikahan pun, kadang tidak ada hubungan intim.

Seorang warga Jepang bernama Mariko mencemaskan kehidupan seks temannya. “Dia ingin punya bayi, tapi dia dan suami tak pernah berhubungan. Suaminya suka video game, dia tak tertarik pada seks,” katanya seperti dikutip detikINET dari South China Morning Post, Selasa (21/2/2023).

Ads by

Mariko sendiri masih single, meski sebenarnya dia ingin menikah dan punya anak. Mereka yang menjalani hal itu tidak sedikit di Negara Sakura itu. Hubungan romantis di Jepang makin turun dan populasinya menua paling cepat di antara negara-negara industri.

“Sekitar 25% dari anak muda Jepang saat ini mungkin akan tetap single dan tidak menikah selama hidup mereka,” kata Masahiro Yamada, profesor di Chuo University.

Fenomena itu kadang dijuluki sebagai resesi seks. Tengok Shota Suzuki, seorang pekerja di Tokyo. Usai bekerja, dia suka nongkrong dengan temannya. Usianya sudah 28 tahun, tapi belum pernah pacaran dan ia juga pesimistis.

“Ya, aku perjaka. Aku ingin menikah sebenarnya, tapi aku tidak bisa menemukan pasangan. Aku tak punya cukup uang untuk menikah, hanya cukup untukku sendiri,” katanya.

Pegawai lain bernama Kakeru Nakamura, mengakui hal yang sama. Orang tuanya memintanya cepat menikah, tapi ia mengaku terlalu sibuk bekerja.

Japan’s National Fertility Survey menyatakan bahwa angka perjaka di Jepang meningkat, di mana 1 dari 10 pria Jepang di umur 30-an tahun masih perjaka.

“Proporsi besar dari individu itu tidak bisa menemukan pasangan,” cetus Peter Ueda, periset dari Tokyo University. Dia memberi peringatan bahwa naiknya angka perjaka di Jepang merupakan yang tertinggi di antara negara berpendapatan tinggi.

Jepang pun terancam sebagai sebuah negara, karena diperkirakan populasinya bisa turun sampai separuh dalam setengah abad jika tren semacam itu tak bisa dibendung.

Penurunan seks dan angka kelahiran disebabkan beberapa faktor seperti faktor ekonomi, jam kerja yang panjang, terlalu banyak online atau main game, dan makin populernya pasangan virtual.

Sumber: detik.com

 

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Luar Biasa, Indonesia U-23 Satu-satunya Tim Pot 4 di Perempat Final

Jakarta - Timnas Indonesia U23 menjadi satu-satunya tim non-unggulan atau Pot 4 yang berhasil lolos ke perempat final Piala Asia U-23 2024. Indonesia bersama Malaysia,...

Mengenal eSIM Telkomsel, Ini Cara Beli dan Aktivasinya

Jakarta - Perkembangan teknologi membuat segalanya menjadi lebih praktis. Salah contohnya yaitu eSIM. eSIM atau embedded SIM adalah bentuk baru dari kartu SIM fisik menjadi non...

Menko Polhukam: 3,2 Juta WNI Bermain Judi Online di 2023

Jakarta - Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengatakan ada peningkatan jumlah kasus judi online di Indonesia secara signifikan sejak tahun 2017. Tercatat ada 3,2 WNI yang...

Nasdem-PKB Sepakat Tutup Buku Lama, Buka Lembaran Baru

JAKARTA - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muaimin Iskandar menggelar pertemuan di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2024). Surya mengatakan,...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...