8 Komitmen Wali Kota Ternate pada Rapat Perubahan Iklim UCLG ASPAC di Surabaya

TERNATE, Beritamalut.co – Wali Kota Ternate, Dr M Tauhid Soleman menghadiri rapat perubahan iklim United Cities And Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) dan diskusi panel program Climate Resilience and Inclusive Cities (CRIC) di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur pada Kamis (2/3/2023).

Dalam rapat tersebut, Wali Kota berkomitmen mewujudkan aksi perubahan iklim di Kota Ternate sesuai program CRIC.

Adapun delapan poin komitmen Wali Kota Ternate yaitu sebagai berikut:

1.  Mewujudkan pembangunan berketahanan iklim dan rendah karbon melalui pengintegrasiannya ke dalam kebijakan, perencanaan pembangunan daerah dan serangkaian aksi perubahan iklim tingkat kota yang selaras dengan agenda, prioritas dan perundang-undangan di tingkat nasional.

Tauhid menjelaskan, pengintegrasian ketahahan iklim dan rendah karbon kedalam RPJMD 2021-2026 Kota Ternate telah dilakukan. Di dalam RPJMD Kota Ternate isu berketahanan iklim dan rendah karbon masuk pada indikator kinerja pada misi 7 yaitu daerah melindungi masyarakat yang kurang mampu dengan sasarannya adalah Optimalnya Ketahanan Kota Terhadap Perubahan Iklim.

2. Berkontribusi pada upaya Pemerintah Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016 tentang Persetujuan Paris, komitmen Nationally Determined Contribution (NDC) dan tujuan pembangunan nasional yang tertera di dalam RPJMN 2020-2024.

“Saat ini Kota Ternate sedang menyusun rencana aksi perubahan iklim yang meliputi rencana aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Didalam dokumen rencana aksi perubahan iklim Kota Ternate terdapat perhitungan capaian target penurunan emisi Gas Rumah Kaca tahun 2020 sampai dengan 2030. Dokumen Rencana Aksi ini akan selesai pada Oktober 2022,” tururnya.

Dokumen ini akan menjadi bahan pelaporan penurunan emisi gas rumah kaca Kota Ternate sesuai amanat dalam Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon untuk Pencapaian Target Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca dalam Pembangunan Nasional.

3. Menyadari peran strategis Pemerintah Daerah, yang mana Wali Kota bertekad mengambil peran aktif dalam mendorong aksi-aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dengan memastikan keterlibatan semua unsur masyarakat, terutama kelompok yang paling rentan terdampak perubahan iklim.

Terkait ini, Pemerintah Kota Ternate telah mengeluarkan Keputusan Walikota Ternate Nomor 39.A/III.2/KT/2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Walikota Ternate Nomor 58/III.2/KT/2022 Tentang Tim Koordinasi Ketahanan Iklim Kota Ternate Tahun 2021-2025.

Tim Koordinasi Ketahanan Iklim Kota Ternate telah melibatkan berbagai unsur berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Universitas, Lembaga Swadaya Masyarakat, Media Masa dan Forum Penggurangan Risiko Bencana.

4. Mewujudkan aksi iklim melalui implementasi Program Kampung Iklim dan program-program lain yang relevan sesuai dengan agenda dan prioritas nasional melalui dukungan, pendampingan maupun inisiatif sendiri, selaras dengan upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca, peningkatan kapasitas dan pengurangan risiko iklim pada tingkat kota.

Kota Ternate telah Program kampung iklim Kota Ternate telah dilaksanakan pada 1 kelurahan yaitu Kelurahan Moya. Selain program kampung iklim Kota Ternate memiliki program kelurahan tangguh bencana yang telah dilaksanakan di Kota Ternate.

Saat ini kelompok kerja ketahanan iklim Kota Ternate sedang melakukan analisis tagging program dan kegiatan pada RENSTRA OPD dengan tujuan untuk mengetahui program dan kegiatan mana yang berkontribusi dalam pengurangan emisi Gas Rumah Kaca dan pengurangan risiko iklim di Kota Ternate.

5. Menjunjung tinggi prinsip-prinsip tata kelola yang baik, dengan mengedepankan akuntabilitas, transparansi dan keterlibatan publik dan pemangku kepentingan di kota.

Di dalam RPJMD Kota Ternate tahun 2021 – 2026 isu berketahanan iklim dan rendah karbon masuk pada indicator kinerja pada misi 7 yaitu Daerah melindungi masyarakat yang kurang mampu dengan sasarannya adalah optimalnya Ketahanan Kota Terhadap Perubahan Iklim.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan aksi-aksi nyata mendorong transparansi, kolaborasi dengan melibatkan public dan pemangku kepentingan untuk bersama-bersama mewujudkan aksi nyata yang dituangkan dalam RPMD untuk menjamin Ternate yang berkatahanan iklim dan memastikan terwujudnya kota yang rendah karbon.

6. Menjalankan amanat yang diberikan kepada saya dengan bertanggung jawab serta membangun kemitraan yang efektif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan tercapainya aksi iklim yang tertera dalam Pakta Integritas ini.

Pemerintah Kota Ternate telah menerbitkan Keputusan Walikota Ternate Nomor 39.A/III.2/KT/2022 Tentang Perubahan Atas Keputusan Walikota Ternate Nomor 58/III.2/KT/2022 Tentang Tim Koordinasi Ketahanan Iklim Kota Ternate Tahun 2021-2025.

Tim Koordinasi Ketahanan Iklim Kota Ternate telah melibatkan berbagai unsur berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Universitas, Lembaga Swadaya Masyarakat, Media Masa dan Forum Penggurangan Risiko Bencana. Dikeluarkannya surat keputusan ini adalah salah bentuk komitmen yang telah kami lakukan untuk menjawab pakta integritas yang telah ditandatangani.

7. Memegang teguh komitmen, bahwa transparansi akan diterapkan di berbagai kegiatan yang dilaksanakan di bawah wewenang saya.

Diterbitkanya Keputusan Walikota Ternate Nomor 39.A/III.2/KT/2022 Tentang Perubahan Atas Keputusan Walikota Ternate Nomor 58/III.2/KT/2022 Tentang Tim Koordinasi Ketahanan Iklim Kota Ternate Tahun 2021-2025.

Tim Koordinasi Ketahanan Iklim Kota Ternate telah melibatkan berbagai unsur berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Universitas, Lembaga Swadaya Masyarakat, Media Masa dan Forum Penggurangan Risiko Bencana, adalah sebuah bentuk komitmen yang telah kami lakukan untuk menjawab pakta integritas yang telah ditandatangan sekaligus menjadi rujukan proses pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara transparan.

8. Bersedia mempromosikan praktik dan aksi-aksi untuk perubahan iklim di kota ke tingkat nasional maupun internasional melalui forum-forum pertukaran pengetahuan yang relevan.

Peningkatan kapasitas, penguatan regulasi dan komitmen serta rencana penyusunan aksi-aksi untuk perubahan iklim menjadi kunci keberhasilan Pemerintah Kota Ternate.

“Oleh karena itu praktik baik ini menjadi bagian dari keinginan pemerintah Kota Ternate untuk ditransformasikan kepada daerah lain maupun ditingkat nasional dan internasional sebagai rujukan dalam aksi-aksi nyata perubahan iklim dari skala kecil berkontribusi kepada yang berskala besar,” tutupnya. (Uku)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Makan Nanas Bisa Turunkan Kolesterol, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan Dokter

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan yang kerap muncul setelah lebaran. Hal ini disebabkan oleh banyaknya makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang dikonsumsi selama...

Alasan TNI Kini Gunakan Istilah OPM di Papua

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut kelompok bersenjata di Papua dengan nama Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Istilah yang sebelumnya dipakai oleh TNI adalah...

Mengintip Kekuatan Militer Iran yang Disebut Segera Serang Israel

Jakarta - Iran disebut bakal segera menyerang Israel dalam 24-48 jam ke depan. Serangan itu buntut penyerangan yang dilakukan Israel terlebih dahulu ke konsulat Iran...

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

JAKARTA - Hasil Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Keputusan disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...