Menelan Ludah dan Dahak, Apakah Membatalkan Puasa?

Jakarta – Umat Islam akan menjalankan puasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan.

Ketika puasa, umat Islam diharuskan untuk tidak makan dan minum sejak terbit hingga tenggelamnya matahari.

Namun, bagaimana jika air ludah atau dahak di mulut tertelan saat berpuasa?

Menelan air ludah tidak membatalkan puasa

Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, Syamsul Bakri mengatakan, menelan ludah sendiri saat berpuasa tidak membatalkan puasa.

“Karena itu sangat manusiawi dan tidak mungkin terhindarkan. Tidak bisa orang tanpa menelan ludah sendiri,” ucapnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (20/3/2023).

Hairul Hudaya dalam buku Fiqh Puasa, Lailatul Qada, dan Zakat Fitrah (2022) juga menjelaskan bahwa menelan air ludah tidak membatalkan puasa.

“Tidak membatalkan (puasa) karena sulit dihindari,” tulis Hairul.

Namun terdapat tiga syarat yang harus dipenuhi untuk air ludah yang tidak membatalkan puasa, yakni:

  • Jika ludah itu murni tidak bercampur dengan lainnya. Jika bercampur, maka batal.
  • Suci dan tidak bercampur najis.
  • Liur yang berasal dari sumbernya seperti lidah dan mulut. Jika menelan ludah yang ada dibibirnya maka batal puasa.

Bagaimana dengan menelan dahak?

Syamsul juga mengungkapkan bahwa menelan dahak tidak akan membatalkan puasa.

Sama seperti air ludah, dahak sendiri berasal dari dalam tubuh dan tidak bisa dihindarkan.

Sementara itu, Hairul Hudaya dalam buku yang sama, menjelaskan jika dahak yang keluar sampai luar (had zhahir) lalu ditelan maka puasanya batal.

Namun jika hanya sampai pada batas dalam kemudian ditelan, maka tidak membatalkan puasa.

Had Zhahir merupakan tempat keluarnya huruf ‘kha‘ dalam hijaiyah dan batas dalam (had bathin) tempat keluarnya huruf ‘ha

Sedang hidung, batas luarnya adalah pangkal hidung. Jika benda dari batas luar masuk melalui rongga ke batas dalam, maka batal puasanya.

Demikian juga jika benda dari dalam perut atau batas dalam dan kemudian keluar dan berada di batas luar, maka batal jika ditelan melewati batas dalam.

8 hal yang membatalkan puasa

Sementara itu dikutip dari Kompas.com Sabtu (18/3/2023), berikut setidaknya 8 hal yang dapat membatalkan puasa:

1. Makan dan minum saat puasa

Puasa pada dasarnya untuk menahan segala nafsu, termasuk nafsu makan dan minum.

Sehingga, bila seseorang makan dan minum saat berpuasa, itu dapat membatalkannya.

Sedangkan bila tidak sadar makan dan minum karena sudah terbiasa di luar bulan Ramadhan, maka sebaiknya saat tersadar segeralah untuk berhenti.

2. Berhubungan seksual pada siang hari

Berhubungan seksual atau jima’ dapat merusak puasa, bahkan dicatat sebagai dosa meskipun mereka telah sah sebagai suami-istri.

3. Muntah secara disengaja

Muntah yang diniatkan dengan sengaja, makan dapat membatalkan puasa.

Namun jika muntah tersebut tidak disengaja, puasa tersebut masih bisa dijalankan.

4. Keluarnya air mani

Air mani tau sperma yang keluar akibat onani atau bersentuhan dengan lawan jenis dapat membatalkan puasa.

Berbeda dengan air mani yang keluar karena mimpi basah (ihtilam), puasa tetap dianggap sah untuk dijalankan.

5. Memasukkan benda atau segala sesuatu ke dalam tubuh

Jika ada sesuatu dari luar yang masuk ke dalam tubuh yang disengaja termasuk juga obat, maka dapat membatalkan puasa.

Sesuatu atau benda tersebut dapat masuk melalui rongga atau lubang yang ada di tubuh, seperti mulut, hidung, telinga, dan dua lubang di bawah.

6. Mengalami haid atau nifas saat puasa

Selain dapat membatalkan puasa, perempuan yang mengalami haid atau nifas berkewajiban untuk mengganti puasanya di kemudian hari setelah bulan Ramadhan.

7. Gila

Ketika gila atau junun terjadi pada seseorang di pertengahan puasa, maka puasa yang ia jalankan batal.

8. Murtad

Ketika seseorang murtad di pertengahan puasa, maka puasanya dinyakan batal. Murtad merupakan keluarnya seseorang dari agama Islam.

Sumber: Kompas.com

 

 

 

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Makan Nanas Bisa Turunkan Kolesterol, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan Dokter

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan yang kerap muncul setelah lebaran. Hal ini disebabkan oleh banyaknya makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang dikonsumsi selama...

Alasan TNI Kini Gunakan Istilah OPM di Papua

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut kelompok bersenjata di Papua dengan nama Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Istilah yang sebelumnya dipakai oleh TNI adalah...

Mengintip Kekuatan Militer Iran yang Disebut Segera Serang Israel

Jakarta - Iran disebut bakal segera menyerang Israel dalam 24-48 jam ke depan. Serangan itu buntut penyerangan yang dilakukan Israel terlebih dahulu ke konsulat Iran...

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

JAKARTA - Hasil Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Keputusan disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...