5 Tempat yang Dilarang untuk Salat, Hati-hati Hukumnya Haram

Jakarta – Hadits dari Rasulullah SAW pernah menyebutkan tentang larangan untuk salat di tempat-tempat berikut. Apa saja?

Salah satu hadits yang pernah menyebutkan hal ini adalah hadits dari Ibnu Umar RA. Ia pernah mengutip sabda Rasulullah SAW tentang tujuh tempat yang dilarang untuk salat.

Namun, kesanadan hadits ini dilemahkan oleh sejumlah ahli hadits. Meski demikian ada beberapa hadits shahih yang menjelaskan tempat terlarang untuk salat.

5 Tempat yang Dilarang untuk Salat

1. Kuburan

Rasulullah SAW melarang untuk mendirikan salat di atas kuburan, menghadap ke arah kuburan, atau menjadikan kuburan sebagai masjid. Artinya, menguburkan mayat di dalam masjid atau mendirikan sebuah masjid di atas kuburan.

Hal ini berpedoman pada hadits yang dinukil dari sabda Rasulullah SAW. Berikut bunyi haditsnya,

اجعلوا في بيوتِكم من صلاتِكم، ولا تتَّخِذوها قبورًا

Artinya: “Kerjakanlah sebagian salat kalian di rumah kalian (sunnah) dan janganlah kalian menjadikan rumah sebagai kuburan,” (HR Bukhari dan Muslim)

Syaikhul Islam dalam Iqtidha As-Shirat Al-Mustaqim pernah menyebutkan bahwa melarang keberadaan masjid-masjid yang dibangun di atas kuburan para nabi, orang-orang shaleh, para raja dan lainnya. Masjid-masjid tersebut dapat dihancurkan atau lainnya.

“Hal ini sebagaimana saya ketahui tidak ada perbedaan di antara para ulama yang terkenal. Makruh salat di dalamnya tanpa ada perbedaan, dan tidak sah (salatnya) menurut pandangan kami. Karena riwayat tentang larangan dan laknat tentang hal itu dan juga karena (ada) hadits-hadits lain,” demikian penjelasannya.

Pelarangan salat di kuburan juga untuk menghindarkan praktik penyembahan terhadap kuburan atau menyerupai orang yang menyembah kuburan.

Namun, ada pengecualian untuk hal ini yaitu, ada salat jenazah yang boleh dilakukan di dalam area pemakaman. Keterangan ini disandarkan dari riwayat shahih bahwa Rasulullah SAW salat jenazah di kuburan untuk wanita yang biasa membersihkan masjid setelah dikebumikan. (HR Bukhari dan Muslim)

2. Kamar Mandi atau WC

Para ulama mengatakan bahwa salat di dalam WC hukumnya makruh. Sebab itu umat Islam dilarang untuk berzikir kepada Allah SWT di tempat seperti itu. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,

الْأَرْضُ كُلُّهَا مَسْجِدٌ إِلَّا الْمَقْبَرَةَ وَالْحَمَّامَ

Artinya: “Hamparan bumi itu semuanya masjid, kecuali kuburan dan kamar mandi.” (HR Tirmidzi dan Abu Daud)

Syaikhul Islam rahimahullah dalam Iqtidha As-Shiratal Mustaqim berkata, “Sanadnya (hadits) Hadits ini dishahihkan pula oleh Al-Albany dalam Al-Irwa.

Sebab adanya larangan ini karena kamar mandi merupakan tempat tinggal setan dan tempat dibukanya aurat. Larangan dalam hadits tersebut juga mencakup semua kamar mandi baik yang hanya digunakan untuk mandi saja atau untuk menyimpan pakaian.

Ibnu Taimiyah dalam Majmu Fatawa berpendapat, tidak ada nash atau dalil yang secara khusus menjelaskan pelarangan salat di WC sebab masalah tersebut dianggap sebagai perkara yang sudah jelas dan tidak memerlukan dalil lagi.

3. Kandang Unta

Jumhur ulama menyebut makruh sebagaimana dari sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,

لاَ تُصَلُّوا فِى مَبَارِكِ الإِبِلِ فَإِنَّهَا مِنَ الشَّيَاطِينِ ». وَسُئِلَ عَنِ الصَّلاَةِ فِى مَرَابِضِ الْغَنَمِ

Artinya: “Kalian boleh salat di kandang kambing, tetapi jangan sholat di kandang unta.” (HR Tirmidzi)

Sebab kandang unta dianggap sebagai tempat tinggal para setan. Belum lagi bila untanya berada di dalam kandang maka dikhawatirkan akan mengganggu orang yang salat dan menghalangi kesempurnaan salatnya.

4. Tengah Jalan

Larangan ini merujuk pada jalanan yang kerap digunakan orang untuk berlalu lalang. Sebab hal itu dapat mempersempit ruas jalan bagi yang melintasinya serta menghalangi kesempurnaan salat.

Salat di tengah jalan hukumnya juga bisa makruh dan bahkan haram bila menghalangi hak orang lain, menyebabkan dirinya kesulitan, terjadi kecelakaan atau lainnya. Pengecualian bila ada keperluan darurat seperti salat Jumat atau Id di jalan karena masjid yang melewati kapasitas daya tampungnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Imam Nawawi dalam al-Majmu’ Syarah al-Muhadzab yang berkata, “Janganlah salat di jalan umum karena hadits Umar menyebut bahwa ada tujuh tempat yang dilarang melakukan salat, salah satunya adalah jalan umum.”

5. Tanah Rampasan

Haram bagi muslim untuk menunaikan salat di atas tanah yang dicuri dari pemiliknya. Hal ini merujuk pada ijma’ para ulama.

Imam Nawawi berkata dalam kitab Al-Majmu, “Salat di tanah yang dipakai tanpa seizin pemiliknya adalah haram menurut ijma’ (konsensus para ulama).”

Sumber: detik.com

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pemkot dan Kejari Ternate Teken Kerjasama Penanganan Masalah Hukum

TERNATE, Beritamalut.co — Pemerintah Kota Ternate bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata...

IWIP Serahkan 70 Ekor Hewan Kurban di Sejumlah Kabupaten Kota di Maluku Utara

WEDA, Beritamalut.co — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyerahkan 70 ekor hewan kurban Idul Adha 1445 Hijriah untuk masyarakat di Halmahera Tengah,...

Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan? Hindari 10 Kesalahan Ini

Jakarta - Berjalan adalah olahraga yang mudah dan efektif untuk menurunkan berat badan. Tanpa perlu peralatan khusus, berjalan juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, suasana hati, dan energi. Namun,...

WhatsApp Akhirnya Bisa Video Call 32 Orang di Laptop, Ada Fitur Baru Mirip Zoom

Jakarta - WhatsApp menghadirkan sejumlah fitur baru, khususnya fitur yang akan menambah pengalaman pengguna saat melakukan panggilan video, alias video call. Salah satu fitur baru WhatsApp itu memperluas batas peserta video call di aplikasi versi...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...