Hukum Menafkahi Orang Tua Bagi Anak yang Sudah Berkeluarga

Jakarta – Dalam agama Islam, hubungan antara anak-anak dan orang tua dihormati dan dijaga dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang. Salah satu aspek penting dari hubungan ini adalah menafkahi orang tua.

Namun, apakah seorang anak masih berkewajiban untuk menafkahi kedua orang tuanya setelah ia menikah dan memiliki keluarga sendiri? Berikut hukum menafkahi orang tua bagi anak yang sudah berkeluarga dalam Islam.

Hukum Menafkahi Orang Tua Bagi Anak yang Sudah Berkeluarga

Dikutip dari buku Konsep Nafkah Keluarga dalam Islam karya Husni Fuaddi dan Nurhadi, Islam mengajarkan bahwa seorang anak wajib untuk menafkahi orang tuanya jika mereka kurang mampu. Kewajiban ini ditegaskan oleh Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 215,

يَسْـَٔلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَ ۗ قُلْ مَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْاَقْرَبِيْنَ وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِ ۗ وَمَا تَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ ٢١٥

Artinya: “Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, “Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan (dan membutuhkan pertolongan).” Kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.”

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, ayat tersebut telah menyebutkan bahwa wajib hukumnya untuk menafkahi orang tua. Allah SWT mengetahui segala kebaikan yang dilakukan umatnya, dan akan membalas kebaikan itu dengan pahala yang lebih besar.

Dikutip dari buku Urgensi Agama dalam Membina Keluarga Harmonis karya Badrudin, apabila laki-laki masih memiliki kelebihan harta setelah menafkahi dirinya sendiri, anak, dan istrinya, maka ia wajib menafkahi kedua orang tuanya.

Dalam suatu riwayat, Rasulullah SAW bersabda kepada seorang laki-laki yang bertanya kepadanya tentang pembelanjaan beberapa dinar miliknya.

Rasulullah SAW bersabda, “Nafkahkanlah ia (dinar) untuk dirimu.” Laki-laki itu berkata lagi, “Saya masih punya yang lain.” Kemudian Rasulullah SAW bersabda, “Mulailah kepada orang yang engkau beri nafkah dari ibumu, ayahmu, saudara perempuanmu, saudara laki-lakimu kemudian yang lebih dekat denganmu (kerabat yang lebih dekat).”

Dengan kata lain, bagi seorang suami, memberi nafkah kepada orang tua hukumnya wajib jika ia memiliki harta yang lebih, dan merupakan suatu amal shalih dalam rangka berbakti kepada kedua orang tua.

Dikutip dari buku Ya Rabbi, Lancarkan Rezeki Kami karya Ukasyah Habibu Ahmad, seorang istri tidak memiliki kewajiban dalam memenuhi kebutuhan keluarga dan orang tuanya.

Kapan Anak Harus Menafkahi Orang Tua?

Masih mengutip dari sumber buku yang sama, seorang anak yang telah berkeluarga dapat memberikan nafkahnya kepada orang tuanya jika kebutuhan keluarga telah terpenuhi.

Jika kondisi orang tua dalam keadaan miskin, lanjut usia, dan tidak dapat bekerja, sedangkan anak memiliki harta yang lebih, maka hukum menafkahi orang tua menjadi wajib.

Menafkahi orang tua bagi anak yang sudah berkeluarga adalah salah satu bentuk ibadah yang penuh makna. Hal ini merupakan tindakan kasih sayang, hormat, dan penghargaan terhadap orang tua yang telah berjuang untuk mendidik dan merawat anak-anak mereka.

Sumber: detik.com

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pemkot dan Kejari Ternate Teken Kerjasama Penanganan Masalah Hukum

TERNATE, Beritamalut.co — Pemerintah Kota Ternate bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata...

IWIP Serahkan 70 Ekor Hewan Kurban di Sejumlah Kabupaten Kota di Maluku Utara

WEDA, Beritamalut.co — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyerahkan 70 ekor hewan kurban Idul Adha 1445 Hijriah untuk masyarakat di Halmahera Tengah,...

Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan? Hindari 10 Kesalahan Ini

Jakarta - Berjalan adalah olahraga yang mudah dan efektif untuk menurunkan berat badan. Tanpa perlu peralatan khusus, berjalan juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, suasana hati, dan energi. Namun,...

WhatsApp Akhirnya Bisa Video Call 32 Orang di Laptop, Ada Fitur Baru Mirip Zoom

Jakarta - WhatsApp menghadirkan sejumlah fitur baru, khususnya fitur yang akan menambah pengalaman pengguna saat melakukan panggilan video, alias video call. Salah satu fitur baru WhatsApp itu memperluas batas peserta video call di aplikasi versi...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...