3 Taubat yang Tidak Diterima oleh Allah SWT, Muslim Catat Ya!

Jakarta – Manusia tak luput dari dosa dan kesalahan. Agar mendapat ampunan dari Allah SWT, kaum muslimin dapat bertaubat.

Dalam bertaubat harus diiringi dengan niat yang kuat dan berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan atau dosa yang sama. Allah SWT berfirman pada surah At Taubah ayat 104,

أَلَمْ يَعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ هُوَ يَقْبَلُ ٱلتَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِۦ وَيَأْخُذُ ٱلصَّدَقَٰتِ وَأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

Artinya: “Tidaklah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima zakat dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang?”

Syaikh Muhammad Al-Utsaimin melalui karyanya yang berjudul Syarah Riyadhus Shalihin (Jilid: I), secara bahasa kata taubat berasal dari taaba-yatuubu yang artinya kembali. Dari segi syari’at, taubat berarti kembali dari perbuatan maksiat kepada Allah menuju ketaatan.

Menurut buku Mengetuk Pintu Taubat susunan Muhammad Syaiful Hidayat dan Yunus Hanis Syam dikatakan bahwa Ibnu Katsir menyebut taubat yang jujur dan pasti ialah taubat nasuha. Selain itu, taubat nasuha menghapus kesalahan yang lalu, membenahi orang yang bertaubat, serta menghilangkan dari dirinya segala perbuatan salah yang telah dilakukan.

Dalam kaitannya, ada beberapa taubat yang tidak diterima. Seperti apa? Berikut bahasannya yang dinukil dari buku 101 Dosa-Dosa Besar terbitan Qultum Media.

Taubat yang Tidak Diterima oleh Allah SWT

1. Taubat ketika Ajal Menjelang

Ajal adalah rahasia Allah SWT. Setiap muslim yang berbuat dosa dan kesalahan semasa hidupnya harus bertaubat.

Namun, taubat tidak diterima apabila dinyatakan ketika jelang ajal. Terkait hal ini, Allah SWT berfirman dalam surah Yunus ayat 90 terkait Fir’aun yang bertaubat ketika ajalnya akan tiba.

۞ وَجَٰوَزْنَا بِبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ ٱلْبَحْرَ فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ وَجُنُودُهُۥ بَغْيًا وَعَدْوًا ۖ حَتَّىٰٓ إِذَآ أَدْرَكَهُ ٱلْغَرَقُ قَالَ ءَامَنتُ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱلَّذِىٓ ءَامَنَتْ بِهِۦ بَنُوٓا۟ إِسْرَٰٓءِيلَ وَأَنَا۠ مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ

Artinya: “Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir’aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir’aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: “Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).”

Merujuk pada buku Syarah Riyadhus Shalihin (Jilid: I), taubat harus dilakukan sebelum ajal tiba. Apabila ajal tiba dan ia baru bertaubat, maka taubatnya dianggap tidak bermanfaat.

Jika kematian telah mendekati seseorang dan ajal telah tiba sehingga dia putus asa dari kehidupan, bertaubat seperti itu sama saja seperti terpaksa. Karenanya, taubat harus dilakukan sebelum ajal menjelang.

2. Taubat dari Perbuatan Syirik

Syirik sama artinya dengan menyekutukan Allah SWT. Perbuatan ini tergolong ke dalam dosa besar yang tidak terampuni.

Dosa terkait perbuatan syirik dijelaskan dalam surah An Nisa ayat 48,

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِۦ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱفْتَرَىٰٓ إِثْمًا عَظِيمًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”

3. Taubat ketika Matahari Terbit dari Barat

Taubat yang dilakukan setelah munculnya tanda kiamat tidak lagi diterima oleh Allah SWT. Mengutip buku Huru-Hara Hari Kiamat oleh Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa taubat tidak diterima setelah terbitnya matahari dari barat.

Allah SWT berfirman, dalam surah Al-An’am ayat 158:

هَلْ يَنظُرُونَ إِلَّآ أَن تَأْتِيَهُمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ أَوْ يَأْتِىَ رَبُّكَ أَوْ يَأْتِىَ بَعْضُ ءَايَٰتِ رَبِّكَ ۗ يَوْمَ يَأْتِى بَعْضُ ءَايَٰتِ رَبِّكَ لَا يَنفَعُ نَفْسًا إِيمَٰنُهَا لَمْ تَكُنْ ءَامَنَتْ مِن قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِىٓ إِيمَٰنِهَا خَيْرًا ۗ قُلِ ٱنتَظِرُوٓا۟ إِنَّا مُنتَظِرُونَ

Artinya: “Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: “Tunggulah olehmu sesungguhnya Kami pun menunggu (pula).”

Meski demikian, jangan sampai kaum muslimin berputus asa dan enggan bertaubat karena telah berbuat dosa besar. Dijelaskan dalam buku 3 Golongan Musuh Allah Pada Hari Kiamat oleh Rizem Aizid, taubat merupakan kewajiban seorang hamba kepada Allah SWT. Karenanya, perintah bertaubat dijelaskan dalam sejumlah dalil Al-Qur’an dan Al-Hadits.

Para ulama menyatakan bahwa taubat itu wajib hukumnya. Yusuf Qardhawi menegaskan tidak ada sesuatu pun yang lebih wajib bagi manusia selain bertaubat. Tidak ada siksaan yang lebih keras daripada kehilangan pengetahuan tentang taubat.

Karenanya, dosa kecil maupun besar yang diperbuat oleh manusia, hendaklah ia bertaubat dengan sebenar-benarnya. Taubat harus dilakukan sesegera mungkin. Rasulullah SAW juga menyampaikan terkait menyegerakan taubat,

“Setiap anak Adam pasti melakukan kesalahan, dan sebaik-baiknya kesalahan tersebut ia segera bertaubat (menyadari dan memperbaikinya).” (HR Tirmidzi)

Wallahu alam bishawab.

Sumber: detik.com

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Enggak Perlu ke Samsat, Begini Cara Mudah Bayar Pajak Kendaraan via BRImo

Jakarta – Pajak kendaraan, baik tahunan maupun lima tahunan, wajib dibayar oleh pemiliknya. Namun, karena kesibukan di hari kerja, pembayaran pajak ini kadangkala tertunda. Belum lagi, pembayaran...

PLN Resmikan Stasiun Pengisian Hidrogen Pertama di RI

JAKARTA - PT PLN (Persero) meresmikan stasiun pengisian hidrogen atau hydrogen refueling station (HRS) pertama di Indonesia yang berlokasi di Senayan, Jakarta pada Rabu (21/2/2024). Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo...

Duka Cita Manajemen atas Peristiwa yang Menimpa Helikopter PK-WSW Weda Bay

WEDA, Beritamalut.co — Manajemen dan karyawan PT Weda Bay Nickel (WBN) dan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) turut berduka atas peristiwa yang...

297 Usulan akan Dibahas dalam Musrenbang Kecamatan Ternate Tengah

TERNATE, Beritamalut.co — Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman buka Musrenbang Kecamatan Ternate Tengah di Grand Fatma, Kelurahan Moya, Rabu (21/2/2024). Tema yang diangkat pada...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...