Demokrat Jawab soal Dinamika Internal Kader Keluar karena Beda Pilihan

Jakarta – Juru Bicara Muda DPP Partai Demokrat Diska Putri Pamungkas merespons dinamika internal terkini seperti kader yang memilih hengkang dari Demokrat usai beda pilihan dalam Pilpres 2024.

Dokter spesialis jantung sekaligus pegiat media sosial Berlian Idris diketahui menyatakan mundur sebagai kader karena beda pilihan cawapres. Belum lama ini juga muncul Forum Komunikasi Lintas Pendiri Demokrat Kader (FKLPDK) yang malah mendukung paslon nomor urut 3, meski sudah dibantah FKLPDK tak mewakili Demokrat.

Diska menekankan dinamika internal itu harus dilihat secara menyeluruh bukan parsial.

Ia mengatakan masih banyak kader Demokrat yang memiliki arah dukungan dan komando yang sama dalam gelaran Pilpres 2024, yakni Demokrat tetap mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Kita harus melihat puluhan ribu kader yang tegak lurus dengan keputusan partai, bukan pada satu dua orang yang kemudian memilih berbeda pilihan,” kata Diska saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (6/12).

Diska mengatakan Demokrat sudah bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan mendukung penuh paslon nomor urut 2 dalam Pilpres 2024. Arah politik itu menurutnya sudah bulat berdasarkan keputusan Majelis Tinggi Partai (MTP) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Belakangan, AHY menurutnya juga mengikuti aktivitas kampanye Prabowo. Hal itu menurutnya telah membuktikan tekad Demokrat mendukung paslon nomor 2. Ia juga memastikan kondisi internal partai Demokrat baik-baik saja.

Demokrat menurutnya bakal tetap fokus untuk memenangkan kader di Pileg 2024 dan memenangkan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

“Insya Allah kita tegak lurus dan all out bersama pak Prabowo,” kata dia.

Adapun terkait elektabilitas partai berdasarkan survei internal litbang Demokrat, dengan parameter apabila dibandingkan saat berada di Koalisi Perubahan atau KIM, Diska enggan menanggapi. Menurutnya masyarakat yang akan menilai.

“Boleh dicek di lembaga survei ya,” ujar Diska.

Hasil survei belakangan mencatat posisi Demokrat dalam survei Parpol kini masih stagnan, namun ada yang mencatat terjadi kenaikan setelah bergabung dengan KIM, namun ada pula yang mencatat lebih tinggi saat di Koalisi Perubahan.

The Republic Institute misalnya dalam survei yang digelar 13-23 September 2023 mencatatkan kenaikan elektabilitas Demokrat secara signifikan. Demokrat menduduki peringkat ketiga dengan 11,8 persen.

Pada hasil survei yang lain, Indikator Politik Indonesia pada periode 27 Oktober-1 November mencatatkan Demokrat berada di urutan ketujuh dengan elektabilitas 5,2 persen.

Sementara saat Demokrat masih di Koalisi Perubahan alias sebelum September 2023, survei Indikator Politik Indonesia pada 15-21 Juli 2023 merilis Demokrat menduduki urutan kelima dengan elektabilitas 6,9 persen.

Sumber: cnnindonesia.com

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pemkot dan Kejari Ternate Teken Kerjasama Penanganan Masalah Hukum

TERNATE, Beritamalut.co — Pemerintah Kota Ternate bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata...

IWIP Serahkan 70 Ekor Hewan Kurban di Sejumlah Kabupaten Kota di Maluku Utara

WEDA, Beritamalut.co — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyerahkan 70 ekor hewan kurban Idul Adha 1445 Hijriah untuk masyarakat di Halmahera Tengah,...

Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan? Hindari 10 Kesalahan Ini

Jakarta - Berjalan adalah olahraga yang mudah dan efektif untuk menurunkan berat badan. Tanpa perlu peralatan khusus, berjalan juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, suasana hati, dan energi. Namun,...

WhatsApp Akhirnya Bisa Video Call 32 Orang di Laptop, Ada Fitur Baru Mirip Zoom

Jakarta - WhatsApp menghadirkan sejumlah fitur baru, khususnya fitur yang akan menambah pengalaman pengguna saat melakukan panggilan video, alias video call. Salah satu fitur baru WhatsApp itu memperluas batas peserta video call di aplikasi versi...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...