15 Prajurit TNI Ditahan Usai Diduga Aniaya Relawan Ganjar di Boyolali

Jakarta – Sebanyak 15 prajurit TNI ditahan buntut dugaan penganiayaan terhadap relawan pendukung Ganjar Pranowo di depan markas Kompi B Yonif Raider 408/SBH, Jalan Perintis Kemerdekaan, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (30/12).

Penahanan ini atas perintah KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak untuk mempermudah proses pemeriksaan dan penyelidikan atas peristiwa tersebut.

“Telah memerintahkan Danyonif Raider 408/Sbh dan Denpom IV/4 Surakarta untuk menahan 15 prajurit terduga kasus penganiayaan guna memeriksa, menyelidiki dan mendalami keterlibatan oknum prajurit tersebut, serta melakukan proses hukum sesuai prosedur yang berlaku,” kata Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturi dalam keterangannya.

Kristomei mengatakan pimpinan TNI AD selalu berkomitmen untuk menegakkan aturan hukum yang berlaku. Maka dari itu, setiap prajurit yang melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan.

“Oleh karenanya, siapa pun nanti oknum anggota yang terbukti bersalah dalam kasus penganiayaan tersebut, tentu akan diambil langkah dan tindakan tegas sesuai aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Di sisi lain, Kristomei mengatakan Maruli selaku KSAD melalui Pangdam IV/Diponegoro juga meminta maaf kepada masyarakat Boyolali atas peristiwa tersebut.

“Kodam IV/Diponegoro juga telah berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk membantu pengobatan terhadap para korban,” ucap Kristomei.

Kristomei kembali menjelaskan peristiwa itu terjadi secara spontan karena kesalahpahaman dua belah pihak.

Sebab, saat prajurit sedang bermain bola voli, terdengar suara knalpot brong yang gasnya digeber oleh pemotor yang sedang melintas.

Apalagi, kata Kristomei, masyarakat sekitar juga mengaku merasa terganggu dengan suara knalpot brong tersebut.

“Seketika itu beberapa anggota yang sedang bermain bola voli tersebut keluar gerbang dan menghentikan, lalu menegur pengendara motor yang menggeber knalpotnya tersebut sehingga terjadi cek-cok mulut dan berujung terjadinya tindak penganiayaan oleh oknum anggota,” katanya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Hukum TPN Ganjar-Mahfud Todung Mulya Lubis meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turun tangan usai relawan pendukung Ganjar Pranowo diduga dianiaya anggota TNI.

“Kami ingin minta kepada Panglima TNI untuk mengambil tindakan yang tegas dan mempertanggungjawabkan secara hukum mereka yang melakukan kekerasan,” kata Todung di Djakarta Theatre, Jakarta, Sabtu (30/12).

Todung juga menegaskan TPN tak akan diam. Bahkan, ia menyebut pihaknya bakal menempuh jalur hukum agar kasus ini bisa diusut tuntas.

“Kami ingin minta investigasi dari pihak kepolisian dan TNI. Ini laporan yang kita terima. Kami sangat prihatin, sangat sedih,” ujarnya.

Berdasarkan data dari DPC PDIP Boyolali, relawan yang menjadi korban diketahui bernama Arif Diva Ramandani yang merupakan seorang mahasiswa. Satu lainnya bernama Slamet Andono yang berprofesi sebagai pekerja swasta.

Sumber: cnnindonesia.com

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Sumatra Terdeteksi Simpan Kekuatan Megathrust Paling Dahsyat

Jakarta - Pulau Sumatera terdeteksi menyimpan kekuatan megathrust paling dahsyat di antara wilayah lainnya di Indonesia. Simak penjelasannya. Megathrust adalah daerah pertemuan antar-lempeng tektonik Bumi yang...

Reaksi Keras Israel Usai Irlandia-Norwegia Akui Palestina

Oslo - Pemerintah Irlandia, Norwegia, dan Spanyol mengumumkan untuk memberikan pengakuan secara resmi atas negara Palestina. Israel pun memprotes dengan menarik Duta Besarnya di Irlandia dan Norwegia,...

Syahrini Umumkan Hamil Anak Pertama

Jakarta - Lama tak terdengar kabarnya, Syahrini akhirnya mengonfirmasi kabar kehamilannya. Pelantun Sesuatu itu memamerkan perut baby bump-nya yang sudah masuk ke trimester ketiga. Dilihat dari akun Instagram...

Satu Jemaah Haji Asal Maluku Utara Tunda Keberangkatan karena Stroke

MAKASSAR - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar memberangkatkan 448 jemaah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 13. Satu jemaah haji asal Maluku Utara harus...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...