Warga Menduga Ada Penyimpangan Penyaluran Minyak Tanah di Payahe, Pemkot Diminta Tegas

OBA, Beritamalut.co – Warga menduga ada penyimpangan dalam penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah di setiap pangkalan di kelurahan Payahe kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan.

Dugaan warga itu menyusul kurangnya jatah yang disalurkan ke warga dari pihak pangkalan.

“Padahal minyak subsidi ini baru sehari sampai di pangkalan, tapi kenapa baru beberapa jam kemudian sudah habis tersalurkan, dan bahkan tiga kepala keluarga hanya diberikan jatah minyak 10 liter,” kata seorang warga yang tidak mau menyebutkan namanya saat disambangi media Minggu (25/2/2024).

“Seharusnya kami mendapatkan jatah 35 liter tapi kami hanya di kasih 10 liter, jangan jangan kami menduga sebagian nya dijual keluar dengan harga diluar HET,”katanya lagi.

Hal yang sama dikeluhkan warga lain berinisial S. Dia mengaku jumlah pangkalan yang tersedia di Kelurahan Payahe kurang lebih 4 pangkalan, namun warga setempat sulit mendapatkan minyak tanah sesuai jatah per KK.

Pemilik pangkalan juga katanya saat ditanyakan selalu beralasan stok minyak yang diterima dari agen sangat terbatas sehingga dalam pembagian juga berkurang.

“Setau kami minyak subsidi yang disuplai dari Pertamina ke agen dan disalurkan ke masyarakat itu sudah sesuai dengan jumlah KK, kenapa bisa jadi begini,” ujarnya.

Dari persoalan tersebut warga berharap kepada pemerintah daerah Tikep agar segera mengambil langkah tegas.

Sementara, salah satu pemilik pangkalan di Kelurahan Payahe, Jadda saat ditemui mengaku, pangkalan yang ada di kelurahan Payahe hampir semua kekurangan stok. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap pelayanan minyak tanah ke warga, jumlah kuota minyak tanah untuk pangkalan sebelumnya 2 ton, kini diberikan hanya 1 ton setengah.

“Nah ini yang masalah karena suplai minyak tanah ke pangkalan sudah terbatas sehingga pembagian ke masyarakat juga tidak mencukupi,” katanya.

Pihaknya meminta bantuan kepada pemerintah Tikep yang membidangi masalah tersebut ataupun aparat penegak hukum agar mengkoscek kembali. kenapa sehingga minyak tanah yang disuplai ke setiap pangkalan bisa berkurang dan tidak sesuai dengan jumlah data masyarakat yang diajukan.

Dia juga berharap agar dapat mengawasi pergerakan mobil minyak tanah ke setiap pangkalan di daratan Oba.

Terpisah Pranata laboratorium Perindagkop Tikep, Habib Abubakar menuturkan bahwa ada keluhan warga masyarakat di kelurahan Payahe tentang pelayanan beberapa pangkalan BBM jenis minyak tanah ke masyarakat tidak sesuai ketentuan beberapa waktu belakangan ini. oleh karena itu pemerintah khususnya dinas perindahkop berharap jika ada dugaan seperti itu jangan segan-segan masyarakat melapor ke dinas  untuk ditindaklanjuti.

Untuk diketahui bahwa saat ini dinas perindahkop akan memperbaharui surat rekomendasi bagi seluruh pangkalan di kota Tikep.

“Jadi jika ada pangkalan yang diduga berbuat seperti itu dan masyarakat mengetahuinya tolong lapor ke dinas perindahkop dengan menyebut nama pangkalan, pemilik, alamat dan pihak dinas akan menindaklanjuti serta menjaga rahasia si pelapor,” tegasnya.

Direktur utama CV RUSDA Tikep Awat Hi Ahmad saat dikonfirmasi melalui via telpon tidak menjawab hingga berita ini ditayangkan. (bl)

 

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Makan Nanas Bisa Turunkan Kolesterol, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan Dokter

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan yang kerap muncul setelah lebaran. Hal ini disebabkan oleh banyaknya makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang dikonsumsi selama...

Alasan TNI Kini Gunakan Istilah OPM di Papua

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut kelompok bersenjata di Papua dengan nama Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Istilah yang sebelumnya dipakai oleh TNI adalah...

Mengintip Kekuatan Militer Iran yang Disebut Segera Serang Israel

Jakarta - Iran disebut bakal segera menyerang Israel dalam 24-48 jam ke depan. Serangan itu buntut penyerangan yang dilakukan Israel terlebih dahulu ke konsulat Iran...

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

JAKARTA - Hasil Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Keputusan disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...