Sekda Kota Ternate Resmi 14 Rumah Layak Huni di Kelurahan Makassar Timur

TERNATE, Beritamalut.co — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly, meresmikan 14 Rumah Layak Huni di Kelurahan Makassar Timur pada Selasa (5/3/2024).

Pembangunan 14 Rumah layak huni itu merupakan program peningkatan kualitas Rumah di Daerah Kumuh Kota Ternate, melalui kolaborasi antara PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero bersama Kementerian Keuangan, Direktorat  Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian PUPR, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan Pemerintah Kota Ternate.

Menurut Sekda, Kelurahan Makassar Timur merupakan Kelurahan yang memiliki lokasi yang sangat strategis yakni berada di tengah pusat kota dan juga simpul jasa dan perdagangan, maka sudah tentunya memerlukan penataan yang lebih baik lagi, baik aspek lingkungan hunian, infrastruktur dan aspek jasa perdagangan.

“Dan konsep penataan kawasan kumuh di Makassar Timur sendiri adalah sebuah konsep yang sudah sejak lama direncanakan bersama-sama baik Kementerian PUPR, BPPW Maluku Utara dan Pemerintah Kota Ternate,” kata Rizal.

Alhamdulillah, lanjut Sekda, secara bertahap di 4 tahun terakhir ini mulai dilakukan pelaksanaan penataan dan hari ini ada 14 unit rumah yang sudah bisa dihuni oleh warga.

“Untuk itu, kita berharap apa yang sudah dibangun ini harus dijaga dan terpelihara dengan baik agar bisa menempati dengan jangka waktu yang panjang dan berkelanjutan,” harap Sekda.

Mewakili Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman, Kepala Sub Direktorat Wilayah III Direktorat Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Herman Tobo menyampaikan, penanganan kawasan kumuh di kelurahan Makassar Timur ini, sudah ada beberapa kegiatan yang dilakukan.

Diantaranya, penanganan kawasan skala lingkungan di tahun 2021 dengan anggaran kurang lebih Rp. 9,4 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi sebesar Rp13,96 miliar. Kemudian dilanjutkan di tahun 2022 penataan kawasan Makassar Timur melalui skala kawasan dengan anggaran Rp 21 miliar lebih.

“Selanjutnya berakhir di tahun 2023 terkait dengan optimalisasi skala kawasan dengan besar anggaran Rp. 2,9 miliar. Dan sudah tentunya ini menjadi perhatian pemerintah khususnya Direktorat Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk mendukung penataan kawasan kumuh Makassar Timur sangat lah serius,” ujarnya.

Lebih lanjut katanya, kurang lebih 3 tahun PKP sudah meluncurkan anggaran sebesar Rp. 44 miliar. Karena dalam penanganan rumah layak huni merupakan salah satu aspek yang tidak masuk di dalam pengembangan Direktorat Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

“Sehingga kita mencari alternatif lain untuk bagaimana bisa menangani kawasan kumuh khusus pada pembangunan rumah dari berbagai sumber lain seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), DAK Perumahan, dan salah satunya PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero sebuah BUMN di bawah Kementerian Keuangan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Ternate, Tonny S Pontoh mengatakan, pembangunan rumah layak huni di kawasan permukiman Kelurahan Makassar Timur sangat penting dilakukan, karena ada banyak problem yang teridentifikasi.

Salah satunya Makassar Timur berada di tengah pusat kota Ternate, dan masih kurangnya kesadaran masyarakat mengenai perilaku hidup sehat, masih banyak bangun yang belum teratur dengan baik.

“Termasuk rumah tidak layak huni berupa papan dan semi permanen yang masih banyak belum dilakukan renovasi, kondisi jalan lingkungan yang sempit, masyarakat masih banyak belum miliki sepiteng, sistem limbah dibawa rumah yang mengalir ke laut dan bahkan masih banyak sampah plastik, baik dari hulu dan sampah kiriman dari laut,”ungkapnya.

Hal ini, kata Tonny diakibatkan tingkat kepadatan penduduk di Makassar Timur masuk kategori sangat padat. Kepadatan penduduk ini berdasarkan data dari BPS Ternate mencapai 34,99 jiwa per hektar.

“Kepadatan itu akibat banyaknya penduduk yang tidak sebanding dengan luas wilayah Kelurahan Makassar Timur. Sehingga, perlu juga ada penataan kawasan kumuh secara berkelanjutan,” tambahnya.

Perlu diketahui, pembangunan 14 Rumah layak huni itu dengan total anggaran kurang lebih Rp1,1 miliar melalui program CSR dari PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero salah satu BUMN di bawah Kementerian Keuangan. (Uku)

 

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Ingat, Surat Tilang ELTE Tidak Pernah Dikirim Via WA dengan Format APK

JAKARTA - Polda Metro Jaya mulai mengirimkan surat tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) kepada 8.725 kendaraan yang melanggar aturan ganjil genap selama arus mudik dan balik Lebaran...

Ruben Onsu Benarkan Sudah Lama Tak Tegur Sapa dengan Jordi Onsu

Jakarta - Ruben Onsu bicara mengenai renggangnya hubungan dengan Jordi Onsu yang tak lain adalah adiknya sendiri. Hal ini disampaikan Ruben Onsu saat ditemui di kawasan...

Kenapa Follower Instagram Tiba-tiba Menurun? Ini Dia Penyebabnya

Jakarta - Instagram menjadi salah satu platform media sosial yang kerap digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari kreator konten hingga untuk kebutuhan bisnis. Adapun Pengikut (followers)...

Daftar 6 Gunung di Indonesia Erupsi dalam Tiga Hari Terakhir, Ada Dukono dan Gunung Ibu

Jakarta - Dalam tiga hari belakangan, enam gunung api di Indonesia erupsi yang membuat sebagian warga di wilayah tersebut harus dievakuasi hingga penetapan status tanggap...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...