Ketua BPD Dituding Bohongi Warga, Kumpul Tanda Tangan untuk Berhentikan Kades Bobo

LABUHA, Beritamalut.co — Yusran Hayun selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bobo Kecamatan Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan diduga melakukan rekayasa tanda tangan berita acara usulan pemberhentian Kepala Desa Bobo Tarsan Abd Rahman Gosora.

Berdasarkan rilis yang diterima, Sabtu (16/3/2024) dari salah satu Pemuda di Desa Bobo Asri S Gosoro, menjelaskan bahwa Yusran Hayun pernah diminta oleh masyarakat untuk menjelaskan persoalan itu, apakah benar atau tidak.

Dia pun menjelaskan kepada masyarakat desa Bobo merekayasa tanda tangan untuk usulan pemberhentian kepala desa bobo.

Untuk itu, Kepala Desa Bobo, Tarsan Abd Rahman Gosora dan keluarga serta masyarakat tidak terima baik.

“Dari dugaan tindakan kejahatan tersebut yang dilakukan ketua BPD atas nama pemerintah desa, masyarakat dan keluarga tidak terima baik, maka kami meminta kepada ketua BPD, agar mengklarifikasi sehingga tidak terjadi konflik sosial atau konflik sesama keluarga dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H,” harapnya.

Jaber Jumat, salah satu tokoh agama yang juga Imam Masjid Al-Ikhlas Desa Bobo menyampaikan, bahwa ia juga korban tanda tangan yang diperintahkan langsung ketua BPD.

“Kemarin saya tanda tangan, karena ketua BPD menyuruh saya tanda tangan sudah karna ini bantuan mesin paras, jadi harus tanda tangan agar supaya bantuan tersebut bisa keluar, maka saya langsung tanda tangan dan berita acaranya sudah disiapkan oleh ketua BPD,” ungkapnya.

“Kalau saya tau berita acara itu untuk kasih berhenti kades saya tidak akan tanda tangan sebab kades Bobo, selama memimpin di periode ini desa bobo lebih baik salah satunya membangun rumah ibadah (masjid) dan masyarakat menikmati saat ini,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan anggota BPD, Sandi Abd Rahman, bahwa berita acara yang dibuat ketua BPD, Dia sendiri tidak mengetahuinya.

Bahkan Dia katanya dijebak oleh ketua BPD, yang menyuruhnya tanda tangan, dengan dalil, agar gaji cepat keluar.

“Kemarin saya juga tidak sempat melihat kop suratnya, karena saya dalam keadaan lelah dikarenakan baru pulang dari kebun. Walaupun sempat saya lihat/ baca, saya tidak akan tandatangan sebab kades sudah membuktikan membangun desa bobo dengan baik yang kami rasakan saat ini,” terangnya.

Tidak hanya itu, 9 orang masyarakat desa bobo penerima bantuan, ikut menjadi korban karena menandatangani berita acara yang ternyata untuk usulan pemberhentian kepala desa tersebut.

Sementara, Sekretaris Desa Bobo, Samang Habib, menyikapi terkait persoalan merekayasa tanda tangan yang dilakukan ketua BPD yang mengorbankan masyarakat.

“Saya akan berkoordinasi kepada Kepala kecamatan (Camat) Mandioli Utara, agar segera melakukan pemanggilan beberapa oknum yang diduga dengan sengaja melakukan rekayasa tanda tangan di berita acara usulan pemberhentian kades tersebut, agar bisa dijelaskan lebih lanjut,” tegasnya. (Uku)

 

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Makan Nanas Bisa Turunkan Kolesterol, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan Dokter

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan yang kerap muncul setelah lebaran. Hal ini disebabkan oleh banyaknya makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang dikonsumsi selama...

Alasan TNI Kini Gunakan Istilah OPM di Papua

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut kelompok bersenjata di Papua dengan nama Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Istilah yang sebelumnya dipakai oleh TNI adalah...

Mengintip Kekuatan Militer Iran yang Disebut Segera Serang Israel

Jakarta - Iran disebut bakal segera menyerang Israel dalam 24-48 jam ke depan. Serangan itu buntut penyerangan yang dilakukan Israel terlebih dahulu ke konsulat Iran...

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

JAKARTA - Hasil Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Keputusan disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Lima Hadits Rasulullah SAW Tentang Keistimewaan Wanita Salihah

Jakarta - Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Islam sangat menjaga harkat,...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...