Pinjaman Rp 40 Miliar Mendadak Muncul, Fraksi Nasdem Tolak Pengesahan APBD 2020

TERNATE,Beritamalut.co – Fraksi Partai Nasdem DPRD kota Ternate menolak rencana pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020.

Penolakan dilakukan karena Pemerintah Kota Ternate tetap memasukan skema pembiayaan pinjaman daerah senilai Rp 40 miliar. Hal ini disampaikan fraksi Nasdem ini disampaikan dalam rapat paripurna pengesahan APBD 2020 yang disampaikan oleh ketua fraksi Nasdem Nurlaela Syarif, Jumat (29/11/2019).

Menurut Nurlaela, sejak awal dalam pandangan fraksi di penyampaian RAPBD 2020 pihaknya sudah pertanyakan, karena skema pinjaman daerah senilai Rp 40 miliar tidak sesuai dengan PP 56 tahun 2018 dan PP 12 tahu 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.

“Isyarat aturan ini jelas bahwa pinjaman daerah bisa diajukan sesuai persetujuan DPRD sejak Nota kesepakatan keuangan atau KUA dan platform sementara atau PPAS tahun 2020,” katanya.

Ia mengatakan, persoalannya dalam MoU kesepakatan KUA PPAS 2020 tidak tergambar pinjaman daerah senilai Rp 40 miliar.

Selanjutnya dari hasil evaluasi fraksi nasdem juga di APBD 2019 ada pinjaman daerah senilai Rp 35 miliar dan digunakan Rp 5 miliar untuk penerimaan pernyataan modal.

“Tetapi di 2020 dalam dokumen KUA PPAS tidak tergambar baru muncul di RAPBD 2020. Ini menyalahi aturan,” ujar Nurlaela.

Selain itu, timbul pertanyaan karena dalam rapat tahap 1 akhir dengan Badan Anggaran penjelasan dari TIM TAPD pinjaman terpaksa dirancang di RAPBD 2020, karena menjaga keseimbangan anggaran karena angka defisit senilai Rp 40 miliar, tetapi juga pinjaman daerah ini nantinya tidak digunakan oleh Pemkot.

Kecurigaan Fraksi Nasdem yang diikhtiarkan oleh Nurlaela Syarif yang juga anggota Banggar bahwa secara sederhana kenapa merancang pinjaman tapi toh tidak digunakan? Berarti pinjaman ini pasif dan hanya skenario siluman dan pembodohan terhadap lembaga DPRD dan publik.

Untuk itu, Fraksi Nasdem melakukan koordinasi diinternal Partai mulai dari tingkatan DPD, DPW sampai DPP dan sesuai arahan partai Fraksi Nasdem harus menolak pengesahan APBD 2020.

Fraksi Nasdem akan melakukan upaya koordinasi dengan provinsi dalam proses evaluasi pengesahan APBD terhitung 14 hari, sesuai ketetapan PP 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan evaluasi atas pengesahan APBD 2020 untuk kabupaten kota harus melampirkan dokumen perencanaan lain seperti dokumen RKPD, KUA PPAS dan RAPBD 2020 untuk melihat konsistensi penganggaran.

“Fraksi Nasdem DPRD Kota Ternate berharap ini menjadi bahan evaluasi di Tim Provinsi agar mempertanyakan skema pembiayaan pinjaman daerah sebesar Rp 40 miliar yang tidak tercantum di KUA PPAS 2020,” ungkapnya. (As)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Gubernur dan Wagub Hadiri Paripurna Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda Usulan Kepala Daerah

SOFIFI, Beritamalut.co – Tujuh (7) fraksi DPRD Maluku Utara telah menyampaikan pemandangan umum fraksi terkait dengan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemprov, di ruang...

Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Paru-paru

JAKARTA - Paru-paru merupakan organ penting untuk manusia karena perannya dalam proses pernapasan. Apabila kamu ingin memulai gaya hidup sehat, ada beberapa cara menjaga...

MotoGP Austria 2020: Rossi Takut Hujan

JAKARTA - Valentino Rossi khawatir balapan MotoGP Austria 2020 di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (16/9), akan berlangsung di kondisi trek basah karena cuaca buruk. Kepercayaan diri...

Bangun Tidur, Nenek Ini Kaget Ular Kobra Melingkar di Atas Tubuhnya

INDRAMAYU - Seorang nenek berinisial Y di Indramayu, Jawa Barat, kaget bukan kepalang saat terbangun dari tidur pada Kamis (7/8/2020) malam. Perempuan berusia 67...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...